Sinektika
Dilema diantara ke-tidak-berdayaan dengan ke-tiada-berdayaan
Elshinta
Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:38 WIB | Penulis : Administrator
Dilema diantara ke-tidak-berdayaan dengan ke-tiada-berdayaan
Nama :
Mas Adhi Sukirno
Profesi :
Motivator Amatiran

Apa yang saya bisa, belum tentu Anda bisa. Apa yang Anda bisa, belum tentu saya bisa.

 

Dari situ jelas bahwa tidak ada orang yang bisa segalanya. Tidak ada yang sempurna. Hanya jika kita bersama-sama, barulah kita bisa menuju sempurna. Kita bisa saling menutupi kekurangan kita. Kita bisa saling menopang, membantu, menolong, dan melengkapi kekurangan sesama kita.

 

Ketidakberdayaan kita adalah kekuragan kita, namun itu juga yang kadang menjadi kekuatan kita. 

 

Ketiadaberdayaan kita adalah kehilangan dari daya upaya yang seharusnya kita miliki, namun itu juga yang seringkali memperkaya diri kita.

 

Orang yang tidak dapat mendengar, dia akan terbebas dari mendengar hal-hal yang buruk.

 

Orang yang tidak dapat melihat, dia akan terbebas dari melihat hal-hal yang tidak semestinya. 

 

Kekurangan kita, kadang pada suatu situasi yang tepat adalah kelebihan kita. Begitu juga apa yang kita miliki, pada suatu saat pada situasi tertentu kadang menjadi beban yang memberatkan.

 

Ketidakberdayaan jangan kita jadikan beban, justru itu adalah kesempatan untuk kita mengekspos keberdayaan kita.

 

Ketiadaberdayaan jangan kita ratapi sebagai kekurangan, justru itu adalah peluang kita untuk lebih fokus pada pemanfaatan apa yang telah kita punya.

 

Di balik kekurangan, pasti ada kelebihan. Di balik kelebihan, selalu ada beban. Itu terjadi karena hidup kita selalu mengalami perubahan, entah karena prilaku kita sendiri ataupun karena pengaruh prilaku orang lain.

 

Mari saling melengkapi, bersatu untuk tujuan hidup yang lebih baik lagi. Jangan terlalu lama memikirkan ketidakberdayaan, ataupun meratapi ketiadaberdayaan.

 

Mari kita saling berdaya dan memberdayakan setiap potensi yang kita punya. Percayalah, potensi saya berbeda dengan potensi Anda. Potensi Anda juga berbeda dengan potensi saya. Tidak ada yang lebih bagus. Tidak ada yang lebih benar. Hanya jika kita sadar untuk berdaya bersama-sama, kita akan melihat hasil yang bagus dan nyata.

 

Terima kasih.

 

Mas Adhi Sukirno

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Liburan sekolah telah tiba, perlu wahana liburan yang ramah anak
Selasa, 18 Juni 2019 - 13:26 WIB
Para pelajar mulai memasuki liburan sekolah pada bulan Juni hingga pertengahan Juli 2018. Tentu saja...
Salah kaprah dalam menerjemahkan pelayanan dan keramahan
Senin, 11 Februari 2019 - 11:43 WIB
Ramah dalam menegur sapa pelanggan adalah hal yang wajib dilakukan, lalu beberapa gerai atau toko, b...
Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta perlu dilengkapi dengan eskalator
Jumat, 14 Desember 2018 - 13:42 WIB
Jalan-jalan naik kereta api, sekarang ini memang menyenangkan. Kita tidak perlu lagi antri untuk mem...
Dilema diantara ke-tidak-berdayaan dengan ke-tiada-berdayaan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:38 WIB
Apa yang saya bisa, belum tentu Anda bisa. Apa yang Anda bisa, belum tentu saya bisa.   D...
Membangun kehidupan sekitar melalui gagasan, bukan hanya kritikan
Jumat, 11 Mei 2018 - 20:29 WIB
  Mengeritik itu hal yang mudah, apalagi hanya sekadar marah-marah. Selama kita merasa kuran...
Dimana seharusnya ojek online memarkirkan motornya?
Rabu, 09 Mei 2018 - 01:16 WIB
  Sejak ojek online marak berseliweran di Jakarta, kini jalanan yang sempit dan terbatas di ...
Saatnya ada penitipan balita di bioskop
Kamis, 03 Mei 2018 - 12:33 WIB
  Mal masih menjadi alternatif yang menyenangkan untuk anggota keluarga menghabiskan waktu b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV