Hukuman mati atas mantan presiden Mohammed Morsi dibatalkan MA Mesir
Elshinta
Kamis, 17 November 2016 - 06:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
Hukuman mati atas mantan presiden Mohammed Morsi dibatalkan MA Mesir
BBC Indonesia
<p>Pengadilan tertinggi Mesir mencabut hukuman mati atas mantan presiden Mesir yang dikudeta, Mohammed Morsi, dan lima anggota Ikhwanul Muslimin lainnya.</p><p>Keputusan Mahkamah Agung, Selasa (15/11), juga memerintahkan keenamnya menghadapi sidang ulang terkait dengan pelarian besar-besaran dari penjara pada tahun 2011 dalam aksi perlawanan atas Presiden Hosni Mubarak. </p><p>Hukuman seumur hidup atas 21 anggota Ikhwanul Muslimin juga ditolak oleh Mahkamah Agung.</p><ul><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150517_dunia_morsi_reax">Dunia kutuk hukuman mati bagi eks presiden Morsi</a></li><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150616_dunia_mesir_morsi">Morsi dipenjara seumur hidup dalam kasus spionase</a></li><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/01/140128_sidang_morsi">Morsi didakwa atur pelarian dari penjara</a></li></ul><p>Morsi terpilih sebagai presiden pada tahun 2012, setelah unjuk rasa massal berhasil menggulingkan Presiden Mubarak. Namun setahun kemudian Morsi dijatuhkan oleh militer menyusul aksi unjuk rasa yang menentang kepemimpinannya.</p><p>Walau tidak lagi dibayang-bayangi eksekusi, Morsi diganjar tiga hukuman penjara yang panjang dalam dakwaan lainnya.</p><p>Morsi bersama lebih dari 100 orang lainnya divonis hukuman mati pada Mei 2015 setelah dinyatakan bersalah berkolusi dengan militan asing -antara lain Hamas dari Palestina dan Hisbullah dari Libanon- untuk mengatur pelarian dari penjara.</p><p>Pada Januari 2011, Morsi sedang ditahan di penjara Wadi Natroun ketika sekelompok pria bersenjata menaklukkan para penjaga dan membebaskan ribuan orang.</p><p>Dia bersama para terdakwa lainnya -termasuk pemimpin spritual Ikhwanul Muslimin, Mohammed Badie- juga diyatakan bersalah menculik dan membunuh para penjaga serta merusak maupun mencuri gudang senjata penjara. </p><ul><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150421_morsi_vonis_pertama">Mantan Presiden Mesir hadapi vonis pertama</a></li><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150421_morsi_20tahun">Mohammed Morsi dijatuhi vonis penjara 20 tahun</a></li><li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/02/140216_mesir_morsi">Morsi ditempatkan di kandang kedap suara, sidang ditunda</a></li></ul><p>Bulan Juni 2015, pengadilan -setelah berdiskusi dengan Mufti Besar Mesir, Shawi Allam- mengukuhkan hukuman mati atas Morsi dan 98 terpidana lainnya.</p><p>Belum jelas alasan Mahkamah Agung dalam membatalkan keputusan hukuman mati tersebut namun seorang pengacara Ikhwanul Muslimin mengatakan 'hukum diterapkan dengan benar'.</p><p>&quot;Keputusan sudah diperkirakan karena (hukuman Morsi) secara hukum cacat,&quot; kata Abdel Moneim Abdel Maksoud kepada kantor berita Reuters.</p><p>Para pendukung Morsi berpendapat bahwan pengadilan atas Morsi dan para pemimpun maupun anggota Ikhwanul Muslimin lainnya bermotif politik sebagai upaya hukum untuk menutupi kudeta.</p><p>Keputusan Mahkamah Agung Mesir pada hari Selasa juga membebaskan dua putra Hosni Mubarak, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah, Mena. </p><p>Pengadilan yang lebih rendah pada Oktober 2015 memutuskan Alaa dan Gamal Mubarak menghabiskan masa penahanan yang melebihi batasan yang diatur undang-undang. </p><p>Keduanya, yang ditangkap tak lama setelah aksi unjuk rasa yang menjatuhkan ayahnya, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara bersama ayahnya pada Mei 2015 dengan dakwaan penggelapan dana. </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda m...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pr...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 1...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat ...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh g...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pert...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Di Indonesia banyak orang terobsesi pada makanan pedas -namun cabe paling pedas sedunia jus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)