Kasus dugaan penistaan agama
Ormas Islam akan kawal proses hukum Ahok
Elshinta
Rabu, 16 November 2016 - 06:22 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Ormas Islam akan kawal proses hukum Ahok
<p>Perwakilan sejumlah ormas Islam menyatakan akan terus mengawal proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.</p><p>"Kami akan tetap mengawal proses hukum selanjutnya agar tidak menyimpang karena kasus penistaan agama merupakan kasus besar yang potensial mengancam bangsa," ujar Ketum PB Al Washliyah, Yusnar Yusuf, mewakili ormas Islam dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/11).</p><p>Dalam kesempatan itu, Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), MS Kaban bahkan mengaku akan mengawal sepanjang malam proses hukum Ahok. "Proses penegakkan hukum untuk saudara Basuki Tjahaja Purnama akan kami kawal sampai proses akhir pengadilan. Kita akan kawal sepanjang malam proses ini, dalam rangka membangun Indonesia yang kuat dalam penegakkan hukum," kata Kaban.</p><p>Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari menilai pengawalan proses hukum ini sekaligus menjadi upaya membuktikan pada dunia bahwa Indonesia menjunjung supremasi hukum.</p><p>"Proses akhir penyidikan, pemberkasan, pelimpahan berkas, sehingga proses pengadilan secara terbuka dapat segera dilakukan. Dengan demikian kita akan membuktikan pada masyarakat internasional bahwa negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia nkri adalah negara hukum, yang menjunjung supremasi hukum," tutur dia.</p><p>Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah ormas Islam lainnya, antara lain PIM, Forum Santri untuk Jakarta, IPHI, PP Wanita Islam, FKAAI, PP Nasyiatul Aisyiyah, Rifa'atul Mahmudah serta PP Pemuda Muhammadiyah. Lebih lanjut, Yusnar menilai kasus penistaan agama harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan prahara sosial.</p><p>"Bara apinya harus segera dipadamkan sebelum meluas menimbulkan prahara sosial yang menggoyahkan sendi-sendi NKRI berdasarkan Pancasila yang ber-Bhineka Tunggal Ika," kata dia.</p><p>Mereka sepakat menghimbau masyarakat terutama umat Islam tetap tenang dan menahan diri serta tidak terhasut oleh upaya pihak-pihak yang ingin mengadu domba antar umat berbagai agama, maupun mempertentangkan rakyat dengan pemerintah.(Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pimpinan KPK Dilaporkan ke Polri, Baru BW yang Tersangka
Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00 WIB
<P>Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Ronny Franky Sompie mengakui, dari semua Pimpin...
Jokowi Harus Segera Terbitkan SK Tim Tujuh
Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00 WIB
<P>Presiden RI Joko Widodo diminta segera menerbitkan SK terkait tim tujuh untuk efektivitas d...
Pesawat Air Asia Surabaya-Singapura Hilang Kontak
Kamis, 15 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Pesawat Air Asia diduga hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura pada...
Warga negara Indonesia diimbau tidak kunjungi Suriah
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Kementerian Luar Negeri mengeluarkan imbauan perjalanan bagi warga negara Indonesia (WNI) u...
Musim kemarau, waspadai daerah-daerah rentan karhutla
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menghadapi musim kemarau tahun 2018, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) m...
DPR: Pemerintah awasi peredaran uang jelang pilkada
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah terus mengawasi peredaran uang menjelang P...
KPK kembali panggil saksi untuk tersangka Emirsyah
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil saksi dalam penyidikan tindak pidana k...
Menkumham: 16 tahanan Labuhan Bilik belum ditemukan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan 16 tahanan yang ka...
Kemenperin dongkrak tingkat inovasi Indonesia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Perindustrian Airlangga menyampaikan salah satu pendorong keberhasilan dalam upaya ...
Hasil munas ulama PPP belum putuskan cawapres
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Hasil Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan yang diselenggarakan di S...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once