Kiri Kanan
Pengadilan Mesir Batalkan Hukuman Mati Terhadap Morsi
Elshinta
Selasa, 15 November 2016 - 06:22 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
Pengadilan Mesir Batalkan Hukuman Mati Terhadap Morsi
(Courtesy: VOA Indonesia) Mantan Presiden Mohammed Morsi berada dalam kurungan saat menghadiri sidang di Akademi Kepolisian Nasional di Kairo, Mesir (Foto: dok). Pengadilan Mesir telah membatalkan hukuman mati terhadap Morsi.
<p>Pengadilan Mesir telah membatalkan hukuman mati terhadap mantan Presiden Mohammed Morsi dan memerintahkan pengadilan ulang atas tuduhan terkait pembobolan penjara ketika berlangsung pergolakan tahun 2011 yang menjatuhkan pemimpin yang lama berkuasa Hosni Mubarak dari kekuasaan. Pengadilan Kasasi, Selasa (15/11) mengatakan lima terdakwa lainnya juga akan memperoleh kesempatan disidangkan kembali.</p> <p>Morsi menjadi presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis pada tahun 2012, tetapi ia hanya menjabat setahun sebelum pengunjuk rasa mengadakan aksi massa menuduhnya berusaha memonopoli kekuasaan dan gagal untuk memperbaiki perekonomian Mesir.</p> <p>Abdel Fattah el-Sissi, yang ketika itu menjabat kepala militer Mesir, memimpin penggulingan Morsi sebelum dirinya menjadi presiden. Di bawah Sissi, pemerintah Mesir dengan keras menindak Ikhwanul Muslimin pimpinan Morsi. Kelompok ini pernah dilarang di bawah Mubarak, dan setelah mengalami kebangkitan kembali di bawah pemerintahan Morsi, kemudian dinyatakan sebagai organisasi teroris dan sebagian besar pemimpinnya ditangkap.</p> <p>Meskipun telah ada putusan MA hari Selasa tersebut, Morsi akan tetap mendekam di penjara. Dia dinyatakan bersalah dalam tiga kasus lain, termasuk salah satu yang mengganjarnya hukuman 20 tahun karena dakwaan membunuh pengunjuk rasa pada bulan Desember 2012 dan hukuman seumur hidup karena dakwaan menjadi mata-mata untuk kelompok militan Palestina Hamas. <em>[lt]</em></p> <p> </p> <p> </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda m...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pr...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 1...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat ...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh g...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pert...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Di Indonesia banyak orang terobsesi pada makanan pedas -namun cabe paling pedas sedunia jus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)