Helikopter VVIP Super Puma L2 kembali beroperasi
Elshinta
Senin, 27 Juni 2016 - 06:22 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Helikopter VVIP Super Puma L2 kembali beroperasi
<p>Setelah sempat dinyatakan larang terbang, helikopter VVIP TNI AU dalam beberapa minggu ke depan sudah dapat kembali digunakan. Pelarangan terbang jenis Helikopter Super Puma L2 merupakan rekomendasi dari pabrik airbus terkait dengan beberapa rangkaian insiden kecelakaan yang menimpa Helikopter Super Puma L2. </p><p>Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama Wieko Syofyan menyatakan, Helikopter Super Puma selama ini dioperasikan skuadron tempur dan skuadron VVIP TNI AU. Untuk jenis VVIP digunakan sebagai kendaraan operasional Presiden, jika berkunjung ke daerah-daerah yang memerlukan akses transportasi udara, seperti dilaporkan <i>Reporter Elshinta, Joko Ismoyo.</i></p><p>Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, sesuai dengan saran pabrikan, Helikopter Super Puma menjalani serangkaian pemeriksaan oleh&nbsp; tim Keselamatan Terbang dan Kerja Mabes TNI AU. Dari hasil pengecekan, Kadispen TNI AU menyatakan tidak ditemukan adanya anomali atau kerusakan. Saat ini serangkaian uji tes terbang telah dilaksanakan dan dalam beberapa minggu mendatang diharapkan helikopter VVIP Super Puma dapat kembali beroperasi.</p><p>Dengan alasan yang sama, kata Kadispenau, beberapa negara di Eropa juga telah menghentikan sementara operasi penerbangan yang menggunakan Helikopter Super Puma ini. Wieko Syofyan tidak menjelaskan jumlah unit Super Puma L2 yang dimiliki oleh TNI AU.</p><p>Selama ini, sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden RI mengunakan Helikopter Super Puma yang dioperasikan oleh Skuadron 17 VIP TNI AU yang bermarkas di Pangkalan Udara Utama Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebelum kemudian dirawat dan dioperasikan oleh Skuadron 45 VIP yang juga bermarkas di Halim. Skuadron 17 dan 45 tersebut merupakan skuadron khusus yang menerbangkan pesawat-pesawat atau helikopter-helikopter untuk VIP dan VVIP. </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK catat 89 kepala daerah terjerat korupsi
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat terdapat 18 gubernur dan 71 wali kota/bupati se...
MK gelar sidang lanjutan uji UU BUMN
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang keenam uji materi ketentuan pasal 14 ayat (3) hur...
Anies pembicara Smart Cities di Casablanca
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan Wali Kota Casablanca Abdeelaziz Omari...
KPK tahun ini bakal punya sembilan kantor perwakilan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengharapkan rencana p...
Titik-titik rawan Pilkada sudah terpetakan, Jateng aman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Polisi Syafruddin mengaku bahwa Polri sud...
Ketua DPR: Kemenristekdikti jangan buru-buru impor dosen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tin...
BNN usulkan bandar narkoba dimiskinkan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan agar para bandar narkoba dimiskinkan dari harta ...
Ganjil-Genap di pintu Tol Cibubur lancar
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Evaluasi pada hari kedua uji coba pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor ganjil dan ge...
Polisi duga pembunuhan di Gang Waru terkait hubungan LGBT
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Jakarta Timur menduga pembunuhan Ali Rahman (34), y...
Peta lahan pertanian Indonesia kini tersedia online
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Peta informasi lahan pertanian dalam bentuk peta skala 1:50.000 kini telah tersedia online ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once