Mengguncang Bayi dengan Kasar Direkomendasikan sebagai Jenis Kejahatan Baru
Elshinta
Selasa, 17 Februari 2015 - 03:35 WIB | Penulis : Administrator | Editor : Administrator
Mengguncang Bayi dengan Kasar Direkomendasikan sebagai Jenis Kejahatan Baru
Kematian seorang bayi di NSW&nbsp; akibat diguncang dengan kasar oleh orang tuanya telah mendorong pengadilan koroner NSW&nbsp; merekomendasikan otoritas hukum di negera bagian itu membuat aturan hukum baru untuk menjerat orang tua yang mengguncang bayi dengan keras hingga menyebabkan anaknya cedera atau meninggal.<br><br>Kasus ini berawal dari kematian seorang bayi laki-laki yang dikenal dengan sebutan R pada Juni 2009 di Rumah Sakit Anak Sydney di Randwick.<br>&nbsp;<br>Dalam Laporannya, Kepala Pengadilan Koroner NSW, Elaine Truscott menyimpulkan kalau bayi laki-laki itu meninggal setelah mengalami cedera otak hebat yang kemungkinan disebabkan karena diguncang dengan kasar dan tulang selangkanya patah karena ditarik dengan kasar.<br>&nbsp;<br>Kasus ini sekarang diteruskan ke divisi kasus kejahatan yang belum terselesaikan di bagian pembunuhan Kepolisian NSW.<br>&nbsp;<br>Pengadilan koroner juga tidak bisa menentukan apakan ibu atau ayah dari bayi itu yang menyebabkan anaknya terluka parah.<br>&nbsp;<br>Truscott mengatakan kedua orang tua itu&nbsp; memberikan kesaksian yang berbeda-beda dan membantah telah mengguncang anaknya.,<br>&nbsp;<br>"Kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai layak tidaknya hukum pidana di NSW dalam menangani kasus di mana tidak mungkin untuk mengidentifikasi siapa dari dua orang tua yang bertanggung jawab atas kematian seorang anak yang bukan disebabkan karena kecelakaan", katanya pada ABC, dikutip Selasa (17/2) <br>&nbsp;<br>Atas kondisi ini Koroner merekomendasikan Jaksa Agung NSW untuk mempertimbangkan hukuman yang bisa diterapkan ketika tidak jelas atau pasti mana diantara kedua orang tua yang mengguncang anaknya hingga tewas.<br>&nbsp;<br>Dalam pernyataannya Jaksa Agung NSW, Brad Hazzard mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan rekomendasi pihak koroner untuk memperkenalkan aturan baru yang mengatur tindak kejahatan baru yaitu "Kekerasan yang berkontribusi pada kematian".<br>&nbsp;<br>Selain itu pengadilan koroner juga merekomendasikan agar setiap kali perugas paramedis dipanggil untuk menyadarkan anak yang pingsan polisi juga harus dipanggil ke lokasi kejadian sebagai persyaratan otomatis.&nbsp; Rekomendasikan ini langsung ditindak lanjuti oleh Kepolisian NSW.<br>&nbsp;<br>Koroner mengatakan tidak pasti berapa banyak orang tua yang telah mengguncang bayi mereka hingga menyebabkan bayi cedera yang tidak dijerat hukum..<br>&nbsp;<br>Robyn Domba, kepala Unit Perlindungan Anak di Rumah Sakit Anak di Westmead di Sydney, mengatakan mengguncang bayi&nbsp; bisa berakibat fatal.<br>&nbsp;<br>"Jelas salah satu dampak terburuk yang terjadi adalah beberapa dari bayi itu meninggal. Ini adalah masalah yang terus berlanjut", katanya.<br>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda melihat te...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pro jihadis...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 10 tahun t...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat (13/4) de...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk maka itu ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pertandingan ...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Gara-gara makan cabai yang tingkatr pedasnya 30-50 kali lipat dibanding cabe rawit paling pedas, seo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV