Penderita Kanker Prostat di Queensland Bertahan Hidup Lebih Lama
Elshinta
Selasa, 17 Februari 2015 - 00:51 WIB | Penulis : Administrator | Editor : Administrator
Penderita Kanker Prostat di Queensland Bertahan Hidup Lebih Lama
Data statistik menunjukkan, jumlah orang yang didiagnosa menderita kanker di Queensland naik tiga kali lipat dalam 30 tahun terakhir. Meski demikian, jumlah penderita yang bertahan hidup lebih lama juga meningkat.<br><br>Data yang diterbitkan Queensland Cancer Registry itu menunjukkan, sebanyak 25.614 kasus kanker didiagnosa pada tahun 2012, dibanding dengan 8.250 kasus pada tahun 1982.<br><br>Juru bicara Dewan Kanker Queensland, Katie Clift, mengatakan, angka tersebut merupakan hasil dari populasi yang menua dan meningkat, tapi sekaligus deteksi yang lebih baik dan faktor-faktor resiko yang berubah, seperti obesitas.<br><br>"Masyarakat mungkin tak mengaitkan ini secara alami tetapi jika Anda mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, Anda tak banyak bergerak, hal itu meningkatkan resiko kelebihan berat badan atau obesitas dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis", jelasnya pada ABC dikutip Selasa (17/2).<br><br>"Kita tahu bahwa sekitar sepertiga dari kasus kanker bisa dicegah, itu berhubungan dengan hal-hal seperti pola makan, gaya hidup sehat, berolahraga cukup, pastikan Anda memiliki berat badan yang pas. Benar-benar hal sederhana yang bisa kita kontrol", terangnya lagi.<br><br>Data yang dirilis pusat penelitian Dewan Kanker menunjukkan, kanker prostat adalah kanker yang paling sering terdiagnosa pada tahun 2012, mengambil porsi 16% dari semua kasus kanker.<br><br>Namun 92% dari semua pria yang terdiagnosa kanker tersebut mampu bertahan hidup selama lebih dari lima tahun.<br><br>Melanoma atau kanker kulit adalah kanker yang paling umum terdiagnosa-kedua, diikuti oleh kanker payudara, kanker usus dan kanker paru-paru.<br><br>Pada pria, kanker prostat adalah kanker yang paling sering dialami, sedangkan pada perempuan, kanker payudara adalah yang paling sering muncul.<br><br>Diantara warga Queensland yang berusia di bawah 35 tahun, melanoma atau kanker kulit adalah penyakit utama.<br><br>Kanker paru-paru adalah penyebab utama dari kematian akibat kanker, diikuti oleh kanker usus.<br><br>Data penelitian menunjukkan, sebanyak 85.140 warga Queensland yang didiagnosa menderita kanker pada lima tahun sebelum 2012, ternyata mampu bertahan hidup hingga tahun 2012.<br><br>Katie mengatakan, makin banyak penderita kanker yang mampu bertahan hidup tetapi hal itu justru menciptakan tantangan baru dalam membantu kehidupan mereka agar kembali normal, dan dalam memenuhi kebutuhan fisik serta emosional mereka.<br><br>"Kami tahu bahwa salah satu kesulitan atau kekhawatiran terbesar yang dimiliki penderita setelah terdiagnosa kanker adalah ketakutan bahwa kanker tersebut bisa berulang", ungkapnya.<br><br>"Itu adalah salah satu kekhawatiran emosional terpenting yang dimiliki penderita, dan bagi sebagian besar dari mereka, kekhawatiran tak pernah hilang. Beberapa orang sangat tabah, sangat positif tapi bagi banyak orang, kekhawatiran itu jelas bertahan hingga sisa hidup mereka", urainya.<br>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kelima aktivitas ini adalah olahraga terbaik untuk tubuh anda
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Siapa sih yang tidak menginginkan bentuk tubuh yang ideal dan proporsional? Banyak di antara kita ya...
Menkes resmikan dua puskesmas perbatasan di Kalimantan Barat
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meresmikan dua puskesmas di daerah perbatasan Kalimantan Barat, Ra...
Metanol minuman keras oplosan sebabkan kebutaan-kematian
Kamis, 12 April 2018 - 01:00 WIB
Kandungan metanol atau alkohol industri yang terdapat dalam minuman keras (miras) oplosan dan telah ...
Penelitian: Konsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh infeksi bakteri
Rabu, 11 April 2018 - 01:30 WIB
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh Anda infeksi ...
Dinkes: Pengidap penyakit HIV di Kolaka meningkat
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyatakan bahwa jumlah pengidap penyakit HIV d...
Khasiat buah beri, turunkan berat badan hingga tangkal kanker
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Buah beri mengandung antioksidan dan polifenol yang bagus untuk sistem pencernaan dan membantu menur...
Jus jeruk kurang baik untuk sarapan
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Jus jeruk sepertinya tidak cocok untuk sarapan, karena hasil studi menunjukkan konsumsi fruktosa bua...
Daging merah picu kanker usus besar pada wanita
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Konsumsi daging merah ternyata berhubungan dengan peningkatan risiko kanker usus besar pada wanita, ...
IDI: Metode cuci otak dr Terawan harus diuji klinis lagi
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum PB IDI Prof Ilham Oetama Marsis, SpoG mengatakan bahwa metode cuci otak dr Terawan harus...
Terapi otak dr Terawan tak perlu testimoni
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Ilham Oetama Marsis, SpOG menyatakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV