FBI gagalkan rencana serangan
Elshinta
Kamis, 15 Januari 2015 - 09:06 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
FBI gagalkan rencana serangan
FBI gagalkan rencana serangan
Gedung Capitol

Tersangka diduga akan memasang bom pipa dan menembak karyawan Gedung Capitol

Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat telah menangkap seorang pria di Ohio dengan tuduhan merencanakan serangan yang terinspirasi kelompok Negara Islam atau ISIS ke Gedung Capitol di Washington DC.

Pria yang diidentifikasi sebagai Christopher Cornell itu telah dikenai dakwaan upaya percobaan pembunuhan pejabat AS, menurut sebuah dokumen pengadilan.

Dia menjadi target penyelidikan FBI setelah menulis kicauan di Twitter yang mendukung kelompok ekstremis seperti ISIS.

Menurut agen yang menangani kasus ini, John Barrios, masyarakat tidak berada dalam bahaya selama penyelidikan dilakukan.

Cornell, 20 tahun, ditangkap setelah membeli senjata api pada Rabu (14/01). Dia sudah diintai oleh seorang agen yang menyamar.

Dia dituduh mengelola sebuah akun Twitter dengan nama Raheel Mahrus Ubaydah, yang kemudian menjadi target FBI, setelah Biro Investigasi AS itu mendapatkan informasi dari seorang 'sumber'.

Selama penyelidikan terhadap Cornell, FBI bekerja sama dengan seseorang yang disebut 'sumber' itu.

Dokumen pengadilan menyebutkan 'sumber' tersebut telah bekerja sama dengan FBI melalui pertukaran dengan kasus yang tidak terkait sama sekali.

Cornell dituduh mengatakan kepada 'sumber' itu bahwa dia tidak mendapatkan perintah langsung dari pemimpin ISIS, tetapi ingin melakukan "jihad dengan perintah sendiri".

Catatan kriminal menyebutkan, dalam sebuah pertemuan pada Oktober lalu, Cornell mengatakan kepada 'sumber' itu bahwa mereka butuh senjata tetapi dia tidak ingin memberitahukan rencananya secara rinci.

Pada pertemuan kedua, Cornell diduga mengatakan kepada 'sumber' itu, mereka akan pergi ke Washington, untuk memasang bom pipa di Gedung Capitol dan kemudian menembak karyawan dan pejabat disana.

Dia ditahan oleh Satgas Anti-Terrorisme FBI setelah membeli senjata semi-otomatis M-15 dengan 600 amunisi di Ohio.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sebelum Kobe Bryant, Kylie Jenner pernah sewa helikopter nahas Zobayan
Selasa, 28 Januari 2020 - 14:07 WIB
Kylie Jenner, di Instagram pada Senin (27/1), mengungkapkan bahwa dia sebelumnya menyewa helikopter ...
Terkait virus corona, ini yang disampaikan PPIT Wuhan
Selasa, 28 Januari 2020 - 08:23 WIB
Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) cabang Wuhan mengimbau masyarakat Indonesia tidak m...
KBRI Beijing pastikan perlindungan 93 WNI di Wuhan
Senin, 27 Januari 2020 - 12:25 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing memastikan akan terus melindungi keselamatan jiwa dan mencukupi kebutuh...
 Tiongkok uji coba obat HIV untuk penyembuhan virus corona baru
Senin, 27 Januari 2020 - 09:58 WIB
Tiongkok sedang menguji coba obat HIV  (Human Immunodeficiency Virus) sebagai penyembuhan gejala vi...
21 mahasiswa Surabaya di Wuhan tak terinfeksi virus corona
Senin, 27 Januari 2020 - 09:49 WIB
Sebanyak 21 mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya yang sedang menempuh pendidikan di Kota Wuhan...
<i>Surprise</i>... KJRI Jeddah beri kejutan bagi 10 pemohon pada HUT Imigrasi ke-70
Senin, 27 Januari 2020 - 07:06 WIB
Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-70, Teknis Imigrasi KJRI Jeddah menggelar Hari Bhakti Imigras...
Data baru virus korona: 56 orang meninggal, 2.000 tertular
Minggu, 26 Januari 2020 - 12:15 WIB
Lebih dari 2.000 orang di seluruh dunia tertular virus korona baru, yang sebagian besar di antaranya...
Korban tewas akibat corona jadi 52 orang, tiga dokter Beijing positif
Minggu, 26 Januari 2020 - 10:16 WIB
Jumlah korban tewas di Tiongkok akibat wabah virus corona jenis baru yang menyerang paru-paru bertam...
Penonton seluruh dunia menikmati pesta audiovisual Gala Tahun Baru Imlek
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:16 WIB
Tanggal 24 Januari merupakan hari menjelang Tahun Baru Imlek Tiongkok. Gala Tahun Baru Imlek 2020 ya...
 Korban tewas akibat virus corona di Tiongkok bertambah jadi 41 orang
Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:37 WIB
Tiongkok melaporkan bahwa 41 orang meninggal akibat virus corona baru, yang telah menginfeksi ke leb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV