Arab Saudi 'disamakan' dengan penyerang Charlie Hebdo
Elshinta
Kamis, 15 Januari 2015 - 04:03 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Arab Saudi 'disamakan' dengan penyerang Charlie Hebdo
<content type="xhtml" xml:lang="id"> <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"> <div class="bbc-image" itemscope="itemscope" itemtype="http://schema.org/ImageObject"> <img alt="Raif Badawi" height="360" itemprop="contentUrl" src="http://a.files.bbci.co.uk/worldservice/live/assets/images/2015/01/09/150109211848_badawi640.jpg" width="640"/> <p class="bbc-caption">Penulis blog Raif Badawi ikut mendiri kelompok "Jaringan Saudi Liberal".</p> <meta content="bbc" itemprop="copyrightHolder"/> </div> <p>Istri Raif Badawi, penulis blog Arab Saudi yang dijatuhi hukuman penjara sepuluh tahun dan 1.000 kali dicambuk karena ikut mendirikan "Jaringan Saudi Liberal", menyamakan Saudi dengan pelaku serangan terhadap majalah satire Prancis, Charlie Hebdo.</p> <p>Ensar Haidar secara khusus mempersoalkan tindakan Saudi yang mencambuk suaminya di depan umum.</p> <p> <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150109_arabsaudi_blogger_cambuk.shtml"> Pelaksanaan hukum cambuk terhadap Badawi</a> dimulai Jumat (09/01) pekan lalu ketika Badawi dibawa ke satu lapangan terbuka dan dicambuk 50 kali.</p> <p>Pelaksanaan hukum cambuk untuk Badawi tidak dilakukan sekaligus.</p> <p>Haidar menyampaikan pernyataan ini di Kanada, negara yang memberinya suaka.</p> <p>Ia juga menyamakan tindakan Saudi ini dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam yang dulu dikenal dengan ISIS dan mempertanyakan bagaimana bisa negara seperti Saudi menjadi mitra Barat yang memerangi ISIS.</p> <p>"Bagaimana ini bisa terjadi? Mungkin konteksnya berbeda ... tapi (tindakan mencambuk Badawi) sama (dengan tindakan ISIS)," kata Haidar dalam wawancara dengan BBC.</p> <p>"Mencambuk Raif bertentangan nilai-nilai kemanusiaan. Ini tindakan yang tidak beradab," kata Haidar.</p> </div> </content>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda melihat te...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pro jihadis...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 10 tahun t...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat (13/4) de...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk maka itu ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pertandingan ...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Gara-gara makan cabai yang tingkatr pedasnya 30-50 kali lipat dibanding cabe rawit paling pedas, seo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)