#TrenSosial: Kemarahan di media sosial Arab terkait dibakarnya pilot Yordania
Elshinta
Rabu, 04 Februari 2015 - 21:19 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
#TrenSosial: Kemarahan di media sosial Arab terkait dibakarnya pilot Yordania
<content type="xhtml" xml:lang="id"> <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"> <p>Media sosial di Arab mengungkapkan kemarahan terkait tewasnya pilot Yordania yang dibakar hidup-hidup oleh kelompok yang menyebut diri sebagai Negara Islam atau ISIS.</p> <p>Tagar dalam bahasa Arab #ISIS_membakar_pilot_Yordania disinggung sebanyak 370.000 kali dalam beberapa jam mengacu pada pilot Moaz al-Kasasbeh.</p> <p>Sementara tagar #kami_semua_adalah_Moaz serta #Martir_Moaz, disinggung sebanyak 61.000 kali.</p> <p>Tagar dalam bahasa Inggris #SayaMoaz mendapat respons 24.000 kali sementara #ISIS_BUKAN_Muslim sebanyak 55.000.</p> <p>Namun ada sebagian komentar di Twitter dan Facebook yang mendukung dengan alasan Kasasbeh membunuh orang dalam serangannya terhadap ISIS.</p> <p>Raja Abdullah II kembali ke Yordania Rabu (04/02) untuk mengadakan pertemuan darurat setelah mempersingkat kunjungan ke Amerika Serikat menyusul <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150203_isis_moaz_sandera"> dibunuhnya Kasasbeh</a>.</p> <p/> <p>Raja Abdullah mendarat di Amman satu hari setelah ISIS memasang video yang menunjukkan Kasasbeh dibakar hidup-hidup.</p> <p>Kasasbeh ditangkap setelah pesawatnya jatuh saat melancarkan misi menggempur ISIS di Suriah Desember lalu.</p> <p/> <p>Menanggapi langkah ISIS ini, Yordania mengeksekusi dua narapidana, Sajida al-Rishawi, yang ditangkap setelah gagal melakukan misi bom bunuh diri, dan Ziyad Karboli seorang anggota al-Qaida.</p> <p>Sejumlah pengguna Twitter menyambut eksekusi ini dengan tagar dalam bahasa Arab #eksekusi_Sajida-al-Rishawi digunakan 3.000 kali.</p> <p>Foto-foto Kasasbeh dibakar hidup-hidup muncul di sejumlah surat kabar di Mesir, Irak, Arab Saudi dan Lebanon namun tidak masuk di koran Yordania.</p> </div> </content>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda melihat te...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pro jihadis...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 10 tahun t...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat (13/4) de...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk maka itu ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pertandingan ...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Gara-gara makan cabai yang tingkatr pedasnya 30-50 kali lipat dibanding cabe rawit paling pedas, seo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)