BPJS Kesehatan: Penghapusan kelas rawat inap tidak bisa tergesa-gesa

Elshinta
Rabu, 06 Juli 2022 - 06:15 WIB |
BPJS Kesehatan: Penghapusan kelas rawat inap tidak bisa tergesa-gesa
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat memberikan sambutan pada acara Publik Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan 2021 melalui zoom meeting, Selasa (5/7/2022). ANTARA/Akhmada Nazaruddin Lathif.

Elshinta.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa penghapusan kelas rawat inap menjadi kelas rawat inap standar (KRIS) di rumah sakit membutuhkan proses dan tidak bisa tergesa-gesa.

"Pelaksanaannya harus hati-hati dan tidak tergesa-gesa, karena memerlukan proses yang komprehensif dan lebih baik lagi," ujarnya saat menggelar Publik Ekspose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan 2021 melalui zoom meeting yang dipantau dari Kudus, Selasa.

Menurut dia, perubahan menjadi Kris harus pelan-pelan, karena di rumah sakit juga perlu melakukan perubahan fisik ruang rawat inapnya.

Bagi rumah sakit pemerintah daerah untuk melakukan perubahan fisik bangunan, tentunya membutuhkan tahapan yang lebih lama, karena ada persetujuan dengan DPRD setempat.

Selain itu, imbuh dia, perlu duduk bersama untuk merumuskan kembali yang tepat seperti apa, termasuk untuk kesiapan rumah sakitnya sendiri. Apalagi, rumah sakit juga harus memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan, salah satunya terkait standar ruang rawat inapnya.

"Sebelum diputuskan, tentunya perlu ada perumusan kembali dan kesepakatan tentang tujuan dan definisi KRIS. Bagaimana kriterianya, apakah fisik dan nonfisik," ujarnya.

Misalnya, untuk kriteria nonfisik, karena ada pertanyaan dari pasien terkait anggapan dipulangkan lebih awal. Jika belum ada petunjuk klinis medisnya, seharusnya jangan dipulangkan, sehingga muncul persepsi sudah harus pulang atau dananya tidak cukup.

Untuk itu, kata dia, perlu pertimbangan yang komprehensif dan lebih matang serta seksama, sehingga perlu waktu untuk perumusannya.

Karena membutuhkan waktu dan kesiapan, selanjutnya dilakukan uji coba penerapan KRIS di beberapa rumah sakit khusus vertikal milik Kementerian Kesehatan, termasuk terhadap peserta jaminan kesehatan nasional (JKN).

Rumah sakit yang dinyatakan siap melaksanakan uji coba penghapusan kelas rawat inap BPJS Kesehatan, meliputi Rumah Sakit dr. Sardjito di Yogyakarta, RS TNI AD Reksodiwiryo di Padang Sumatra Barat, dan RS Pongtiku Toraja Utara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Nielsen: Belanja iklan semester I capai Rp135 triliun
Kamis, 11 Agustus 2022 - 21:11 WIB

Nielsen: Belanja iklan semester I capai Rp135 triliun

Nielsen Indonesia mencatat belanja iklan pada semester I 2022 mencapai Rp135 triliun atau naik tujuh...
Nengah Widiasih sampaikan terima kasih kepada Presiden
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:59 WIB

Nengah Widiasih sampaikan terima kasih kepada Presiden

Atlet para angkat berat putri Indonesia, Ni Nengah Widiasih menyampaikan terima kasih kepada Preside...
Daihatsu Ayla EV dikenalkan perdana di GIIAS 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:47 WIB

Daihatsu Ayla EV dikenalkan perdana di GIIAS 2022

Pabrikan otomotif PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengenalkan sejumlah kendaraan hijaunya, salah satun...
Hino bawa truk listrik hingga kendaraan Euro4 terbaru di GIIAS 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:11 WIB

Hino bawa truk listrik hingga kendaraan Euro4 terbaru di GIIAS 2022

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) membawa deretan kendaraan mulai dari truk listrik hingga kenda...
Rupiah menguat didorong turunnya laju inflasi AS
Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:59 WIB

Rupiah menguat didorong turunnya laju inflasi AS

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat d...
Asosiasi nilai penggunaan BBG bagi angkutan darat tekan biaya logistik
Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:11 WIB

Asosiasi nilai penggunaan BBG bagi angkutan darat tekan biaya logistik

Asosiasi Perusahaan Liquid & Compress Natural Gas Indonesia (APLCNGI) mengingatkan pentingnya penggu...
Kehadiran Wapres jadi pelecut pesantren hasilkan produk terbaik
Kamis, 11 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Kehadiran Wapres jadi pelecut pesantren hasilkan produk terbaik

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan Kehadiran Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf A...
BPBD: Kota Banjarmasin waspada rob 10-16 Agustus
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:34 WIB

BPBD: Kota Banjarmasin waspada rob 10-16 Agustus

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Kalsel, Fahruraji menyatakan dae...
Kemendikbud Ristek dorong budaya hidup berkelanjutan dalam G20 culture
Kamis, 11 Agustus 2022 - 13:59 WIB

Kemendikbud Ristek dorong budaya hidup berkelanjutan dalam G20 culture

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menyampaikan, moment Indonesia presiden...
BMKG beri peringatan dini hujan dan angin kencang di Manggarai Barat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 11:24 WIB

BMKG beri peringatan dini hujan dan angin kencang di Manggarai Barat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat membe...

InfodariAnda (IdA)