Akademisi: Indonesia belum berdaulat atas ketahanan pangan 

Elshinta
Selasa, 05 Juli 2022 - 12:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Akademisi: Indonesia belum berdaulat atas ketahanan pangan 
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Negara agraris adalah salah satu julukan yang masih melekat dengan Indonesia hingga saat ini. Julukan itu disematkan karena Indonesia terkenal sebagai negara penghasil komoditas pertanian.

Meski dijuluki negara agraris, namun pada praktiknya Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan negara. Oleh karena itu, Indonesia dianggap belum daulat terhadap ketahanan pangan.

"Belum (Indonesia daulat pangan), karena kedaulatan pangan itu diartikan bahwa kita itu sudah mampu memenuhi pangan secara mandiri. Nah kalau lihat di statistiknya kita masih bergantung dari impor," kata akademisi Universitas Majalengka (Unma), Umar Dani, Selasa (4/7).

Akademisi yang juga menjabat Dekan Fakultas Pertanian itu menyampaikan, ada beberapa fakta bahwa Indonesia belum mencapai swasembada, salah satunya komoditas beras.

Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai lumbung padi terbesar di dunia. Akan tetapi, sebagian kebutuhan beras di Indonesia saat ini masih bergantung dengan impor. Adapun alasan impor dalam rangka menjaga stabilitas pangan negara.

"Beras masih fluktuatif, seperti 2020 kita sudah berada di atas tetapi di tahun 2021 mengalami penurunan. Itu yang menjadi kekhawatiran kami bagaimana untuk meningkatkan kedaulatan pangan itu jalannya masih jauh," ujar dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (5/7). 

Ia berharap fluktuatif jumlah pasokan pangan di tahun ini tidak mengalami penurunan lagi. Sehingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

"Kalau hal ini mengalami kelandaian kita tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan secara nasional, sehingga kita sangat tergantung pada impor," jelas dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Gelar sembako murah, Ok Oce kolaborasi bersama KADIN Jakarta Pusat
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 15:05 WIB

Gelar sembako murah, Ok Oce kolaborasi bersama KADIN Jakarta Pusat

Gerakan Sosial Ok Oce melalui Ok Oce Kemanusiaan terus bergerak menggelar Bazaar Sembako Murah.
BLT 64 ribu buruh rokok di Kudus cair
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:05 WIB

BLT 64 ribu buruh rokok di Kudus cair

Wajah ibu-ibu buruh rokok PR Rajan Nabadi yang ada di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Desa M...
Serapan gabah Bulog Kediri berkurang, dampak serangan hama tikus
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 08:34 WIB

Serapan gabah Bulog Kediri berkurang, dampak serangan hama tikus

Capaian serapan gabah Perum Bulog Kediri semester tahun ini mengalami penurunan.
Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi
Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:06 WIB

Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mendorong PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) berperan besa...
Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:54 WIB

Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi, mengu...
IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:42 WIB

IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, dibuka melemah 3,83 poin
 Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:06 WIB

Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran

Kebakaran yang melanda rumah Ahmadi warga desa Ngembal Rejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tenga...
Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana asing bersih sebesar 50 miliar dolar AS atau ...
Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif
Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:35 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022...
Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai
Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya pemanfaatan lahan pekarangan di rumah tangga untuk mena...

InfodariAnda (IdA)