Tebar Jala, pilihan metode bermain saham

Elshinta
Senin, 04 Juli 2022 - 14:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Tebar Jala, pilihan metode bermain saham
Sumber foto: https://bit.ly/3yEsZRr/elshinta.com.

Elshinta.com - Pendiri Komunitas Trader Logicuan,  Himawan Sutanto memperkenalkan metode tebar jala bagi publik yang berminat bermain saham. Menurut Himawan dengan metode tebar jala ini memberikan kesempatan bagi semua orang bisa mengambil keuntungan dari bursa saham.

“Ini metode baru. Memang bagi sebagian orang itu sangat menarik dan itu membuktikan kalau semua orang bisa ngambil cuan, ngambil keuntungan dari bursa saham dengan cara yang sederhana atau simpel,” kata Himawan di sela acara Live Trading Logicuan di Grand Sahid Jaya, Jakarta pekan lalu.

Himawan menjelaskan, yang dimaksud metode tebar jala yakni di komunitas trader Logicuan diarahkan untuk membeli saham di banyak emiten. Dengan membeli saham di banyak emiten dimungkinkan tiap hari bisa mengambil keuntungan.

“Kalau kita punya 30 atau 40 emiten, minimal 5 sampai 10 emiten kan lumayan. Dan itu konsisten tiap hari, dapat cuan itu tiap hari. Dapat keuntungan itu tiap hari. Nah itulah yang akan kita akumulasi dan kita hitung sebagai penghasilan bulanan,” kata Himawan.

Di Logicuan ini, kata Himawan, kelebihannya siapapun bisa ikut. Tidak perlu apakah orang tersebut bisa main saham atau tidak. “Dia bisa masuk dan merasakan cuan dulu, baru belajar. Jadi saya ingin membalikkan persepsi orang kalau bermain saham itu sulit, bermain saham itu harus pinter dulu, tapi ini saya balik dengan cara, yuk temen-temen merasakan cuan-nya setiap hari sambil mempelajarinya. Itu kan lebih exsited, lebih menyenangkan,” katanya dalam keterangan yang diterima Reporter Elshinta, Remon Fauzi, Senin (4/7). 

Menurut Himawan, Komunitas Trader Logicuan ada sekitar 4.000 orang. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Bahkan ada yang dari luar negeri mulai negara Arab Saudi, Kuwait, Hong Kong, China. “Ada juga beberapa yang dari Eropa dan Australia,” katanya.

Himawan mengakui, latar belakang anggota Komunitas Trader Logicuan ini sangat variatif, semua range usia ada, semua profesi, ekonomi dan lain-lain semua ada. Karena, menurutnya, tidak semua orang memiliki latar belakang yang sama. “Karena Logicuan itu komunitas gratis. Jadi walaupun ada anggota kami yang tidak bisa main saham sama sekali, itu bisa masuk ke Logicuan. Sebaliknya orang yang sudah bisa main saham bahkan yang sudah puluhan tahun itu banyak juga yang masuk ke Logicuan,” paparnya.

Karena itu, kata Himawan, keberadaan Logicuan ini pasti menguntungkan Bursa Efek Indonesia (BEI) karena banyak investor yang masuk ke bursa. Menguntungkan ‘sirkulasi’ transaksi di BEI karena Logicuan memberikan kesempatan kepada orang tempat mencari nafkah.

“Karena konsep kita kan trading for living, mencari makan di bursa saham untuk menggantikan mungkin yang sebelumnya punya penghasilan, tapi karena mungkin karena pandemi sehingga kini tak ada penghasilan, maka itu bisa didapatkan di BEI. Ini sudah teruji dan banyak yang merasakan,” tandas Himawan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Gelar sembako murah, Ok Oce kolaborasi bersama KADIN Jakarta Pusat
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 15:05 WIB

Gelar sembako murah, Ok Oce kolaborasi bersama KADIN Jakarta Pusat

Gerakan Sosial Ok Oce melalui Ok Oce Kemanusiaan terus bergerak menggelar Bazaar Sembako Murah.
BLT 64 ribu buruh rokok di Kudus cair
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:05 WIB

BLT 64 ribu buruh rokok di Kudus cair

Wajah ibu-ibu buruh rokok PR Rajan Nabadi yang ada di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Desa M...
Serapan gabah Bulog Kediri berkurang, dampak serangan hama tikus
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 08:34 WIB

Serapan gabah Bulog Kediri berkurang, dampak serangan hama tikus

Capaian serapan gabah Perum Bulog Kediri semester tahun ini mengalami penurunan.
Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi
Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:06 WIB

Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mendorong PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) berperan besa...
Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:54 WIB

Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi, mengu...
IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:42 WIB

IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, dibuka melemah 3,83 poin
 Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:06 WIB

Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran

Kebakaran yang melanda rumah Ahmadi warga desa Ngembal Rejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tenga...
Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana asing bersih sebesar 50 miliar dolar AS atau ...
Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif
Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:35 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022...
Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai
Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya pemanfaatan lahan pekarangan di rumah tangga untuk mena...

InfodariAnda (IdA)