OJK sebut 173.234 warga Sultra terdaftar berutang di pinjaman online

Elshinta
Minggu, 03 Juli 2022 - 23:59 WIB |
OJK sebut 173.234 warga Sultra terdaftar berutang di pinjaman online
Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara (OJK Sultra). (ANTARA/Harianto)

Elshinta.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mencatat akumulasi rekening pinjaman warga di provinsi tersebut yang terdaftar berutang atau melakukan kredit di pinjaman online sebanyak 173.234.

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sultra Maulana Yusuf di Kendari, Minggu mengatakan jumlah masyarakat Sultra yang meminjam melalui pinjaman online (borrower) mengalami tren peningkatan sejak Januari hingga April 2022.

"Di Sultra ini yang melakukan pinjaman online dibanding tahun lalu posisi April 2022 meningkat, per April 2022 sebanyak 173.234 orang atau naik 53,66 persen dibanding periode yang sama tahun 2021 lalu," katanya.

Dia menyampaikan, jumlah pemberi pinjaman (lender) sebanyak 2.288 entitas bertambah 522 atau naik 29,56 persen dibanding April tahun lalu sebanyak 1.766 entitas.

Sementara, dari sisi jumlah transaksi pun menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, terdiri dari transaksi lender sebanyak 15.988 atau naik 41,8 persen dan transaksi borrower 901.972 orang atau meningkat 81,76 persen dengan besaran atau outstanding pinjaman sebesar Rp122 miliar.

Dia merinci pada Januari 2022, akumulasi rekening pinjaman online warga Sultra sebanyak 156.643, lalu pada Februari 2022 meningkat menjadi 161.752, dan kembali naik pada Maret 2022 yang tercatat 167.550 hingga April sebanyak 173.234.

Ia berharap, dengan melihat peningkatan yang cukup signifikan ini, pihaknya meminta seluruh masyarakat di Sulawesi Tenggara agar lebih hati-hati dan waspada terhadap pinjaman online ilegal.

OJK menyebut ciri-ciri pinjaman daring yang tidak terdaftar atau berizin di antaranya meminta akses data pribadi seperti kontak, foto, video, lokasi dan sejumlah data pribadi lainnya yang digunakan untuk meneror peminjam yang jika bermasalah pembayarannya.

Ciri-ciri lain dari pinjaman daring yang ilegal yakni tidak terdaftar, suku bunga pinjaman sangat tinggi 1-4 persen per hari bahkan bisa mencapai 40 persen dari total pinjaman, kantor atau tempat pusat pengaduan tidak ada, jangka waktu tidak sesuai dengan kesepakatan awal, hingga penagihan yang semena-mena.

OJK menyampaikan, selama April 2022 Satgas Waspada Investasi kembali menemukan tujuh entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin dan 100 pinjaman online ilegal.

"Sampai saat ini walaupun meningkat, belum ada masyarakat Sultra yang komplain, artinya masyarakat sekarang sudah semakin pintar melakukan pinjaman kepada pinjol legal," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A beroperasi gratis sambut GIIAS 2022
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:29 WIB

Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A beroperasi gratis sambut GIIAS 2022

Ruas Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A akan dioperasikan tanpa tarif alias gratis pada perio...
Pemprov Jabar bentuk satgas terkait tuntutan pegawai honorer kesehatan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 19:41 WIB

Pemprov Jabar bentuk satgas terkait tuntutan pegawai honorer kesehatan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat membentuk satuan tugas (satgas) untuk mencari solusi atas tuntutan pe...
Pemkab Belitung Timur siapkan produk unggulan khas lokal jelang G20
Selasa, 09 Agustus 2022 - 19:17 WIB

Pemkab Belitung Timur siapkan produk unggulan khas lokal jelang G20

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan produk unggulan ...
Hutama Karya terima keluhan masyarakat terkait rembesan BBM di Cilacap
Selasa, 09 Agustus 2022 - 19:05 WIB

Hutama Karya terima keluhan masyarakat terkait rembesan BBM di Cilacap

Pertamina bersama pihak kerja sama operasional PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo selak...
Pemerintah raup dana Rp10,64 triliun dari lelang sukuk negara
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:53 WIB

Pemerintah raup dana Rp10,64 triliun dari lelang sukuk negara

Pemerintah meraup dana senilai Rp10,64 triliun dari lelang sukuk negara atau Surat Berharga Syariah ...
Jokowi minta masyarakat manfaatkan BMK untuk modal usaha
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:17 WIB

Jokowi minta masyarakat manfaatkan BMK untuk modal usaha

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat penerima Bantuan Modal Kerja (BMK) untuk memanfaatkan d...
Jokowi: RSUD Soedarso sudah modern jadi tak perlu berobat ke luar
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:55 WIB

Jokowi: RSUD Soedarso sudah modern jadi tak perlu berobat ke luar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan RSUD dr. Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, sudah memil...
Babinsa di Bungo dilibatkan sisir ternak untuk divaksin PMK
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:47 WIB

Babinsa di Bungo dilibatkan sisir ternak untuk divaksin PMK

Babinsa dari Koramil 06/Muara Bungo ikut mendampingi petugas terkait upaya melakukan penyisiran terh...
 Soal insiden tewasnya Brigadir J, Presiden: Jangan ragu, ungkap kebenaran apa adanya
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:18 WIB

Soal insiden tewasnya Brigadir J, Presiden: Jangan ragu, ungkap kebenaran apa adanya

Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan ketegasannya terkait dengan kasus penembakan anggota Polri...
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana kunjungan kerja ke Kalimantan Barat
Selasa, 09 Agustus 2022 - 10:46 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana kunjungan kerja ke Kalimantan Barat

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Kalimantan Barat untuk mela...

InfodariAnda (IdA)