Pelaku penusukan istri dan anak serahkan diri ke Polres Malang

Elshinta
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:49 WIB |
Pelaku penusukan istri dan anak serahkan diri ke Polres Malang
Foto arsip. Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat (tengah) pada saat memberikan keterangan kepada media di Kabupaten Malang, Jawa Timur. ANTARA/HO-Humas Polres Malang.

Elshinta.com - Seorang pelaku penusukan istri dan anak di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur berinisial BFY (42) menyerahkan diri ke Kepolisian Resor (Polres) Malang.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat di Kabupaten Malang, Minggu mengatakan bahwa pelaku berinisial BFY tersebut menyerahkan diri pada Sabtu (2/7) ke pihak berwajib dan diantarkan oleh pihak keluarga.

"Mengetahui bahwa dirinya dicari oleh pihak kepolisian, pelaku akhirnya menyerahkan diri. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ferli.

Ferli menjelaskan, peristiwa penusukan istri dan anak tersangka tersebut bermula terjadi pada 28 Juni 2022 di Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang kurang lebih pada pukul 15.00 WIB.

Korban penusukan tersebut adalah istri tersangka yang berinsial LW dan anak kandungnya berusia 21 tahun berinisial IFC. LW mengalami sembilan luka tusuk di tubuhnya, sementara sang anak ditusuk menggunakan senjata tajam sebanyak satu kali.

"Kami mengamankan sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam jenis pisau," katanya.

Kronologi kejadian tersebut, lanjutnya, bermula pada saat tersangka mendatangi rumah nenek dari korban dalam kondisi marah. Kemudian, pelaku dan korban berinisal LW saling adu mulut di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.

"Selanjutnya pelaku langsung menusuk korban LW menggunakan pisau kecil. IFC yang berusaha melerai, juga ditusuk oleh tersangka," katanya.

Setelah melakukan perbuatan itu, pelaku kemudian melarikan diri. Korban IFC melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang setempat. Petugas kepolisian berusaha untuk mencari pelaku penusukan tersebut dengan mendatangi sejumlah lokasi.

"Pelaku akhirnya menyerahkan diri. Pelaku melakukan perbuatan itu karena tidak terima akan diceraikan oleh istrinya," katanya.

Saat ini kedua korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepanjen, Kabupaten Malang untuk menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.

Sementara pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) Jo. Pasal 5 UU. NO. 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda maksimal Rp30 juta.

Selain itu juga dikenakan Pasal 351 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman penjara maksimal lima tahun.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Imigrasi Mataram deportasi WNA asal Rusia
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:05 WIB

Imigrasi Mataram deportasi WNA asal Rusia

Petugas Kantor Imigrasi Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendeportasi seorang pria warga negara asing ...
Komnas HAM tegaskan penetapan tersangka tidak hambat penyelidikan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:29 WIB

Komnas HAM tegaskan penetapan tersangka tidak hambat penyelidikan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menegaskan penetapan tersangka sejumlah ajudan Irj...
Lemkapi minta Polri jamin keamanan Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:48 WIB

Lemkapi minta Polri jamin keamanan Bharada E

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan meminta P...
Polisi patroli untuk pastikan situasi kondusif di Mulyorejo Jember
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:58 WIB

Polisi patroli untuk pastikan situasi kondusif di Mulyorejo Jember

Aparat kepolisian intensif melakukan patroli ke sejumlah titik rawan untuk memastikan situasi kondus...
Kejari Aceh Utara tegaskan tak ragu tuntaskan kasus Monumen Samudera Pasai
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:44 WIB

Kejari Aceh Utara tegaskan tak ragu tuntaskan kasus Monumen Samudera Pasai

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu H. L Iswara Akbari menanggapi serius pernyataan Anggota ...
Polri umumkan tersangka baru tewasnya Brigadir J sore ini
Selasa, 09 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Polri umumkan tersangka baru tewasnya Brigadir J sore ini

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal mengumumkan tersangka baru kasus meninggalnya Bri...
Mahfud: Konstruksi hukum kasus Brigadir J akan tuntas di polisi
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Mahfud: Konstruksi hukum kasus Brigadir J akan tuntas di polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Mahfud...
LPSK ke Bareskrim Polri koordinasi `justice collaborator` Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:35 WIB

LPSK ke Bareskrim Polri koordinasi `justice collaborator` Bharada E

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengagendakan ke Bareskrim Polri pada hari Selasa untuk...
Komnas HAM buka peluang pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:17 WIB

Komnas HAM buka peluang pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI membuka peluang pemeriksaan atau permintaan ketera...
Mahfud MD sebut sudah ada tiga tersangka kasus tewasnya Brigadir J
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:08 WIB

Mahfud MD sebut sudah ada tiga tersangka kasus tewasnya Brigadir J

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan sudah...

InfodariAnda (IdA)