Pemkot Jakpus sosialisasikan lagi perubahan nama jalan ke warga

Elshinta
Minggu, 03 Juli 2022 - 18:55 WIB |
Pemkot Jakpus sosialisasikan lagi perubahan nama jalan ke warga
Warga membentangkan spanduk penolakan perubahan nama jalan di Batu Ampar, Jakarta, Kamis (30/6/2022). ANTARA/Yogi Rachman

Elshinta.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyosialisasikan lagi perubahan nama jalan di delapan titik kepada warga terdampak.

"Iya akan disosialisasikan lagi dan akan kita rapatkan bersama pihak-pihak terkait hari Senin esok," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu.

Irwandi mengatakan pemkot Jakarta Selatan berencana memanggil seluruh ketua RT dan RW yang wilayahnya terdampak perubahan nama jalan.

Menurut dia, sosialisasi ke warga ini merupakan upaya untuk meyakinkan bahwa perubahan nama jalan ini tidak akan merugikan masyarakat.

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat mencatat sebanyak 654 warga terdampak perubahan nama jalan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Setidaknya ada delapan jalan di Jakarta Pusat yang mengalami perubahan nama, yakni Jalan Srikaya (Kebon Sirih) menjadi Jalan Mahbub Djunaidi; Jalan Buntu (Jalan Musi) menjadi Jalan Raden Ismail; Jalan Tanah Tinggi I Gang 5 menjadi A. Hamid Arief; Jalan Senen Raya menjadi H. Imam Sapi'e.

Kemudian, Jalan SMP 76 (Percetakan Negara) menjadi Jalan Abdullah Ali; Jalan Kebon Kacang Raya sisi Utara menjadi M. Mashabi; Jalan Kebon Kacang Raya sisi Selatan menjadi Jalan M. Saleh Ishak dan Jalan Cikini VII menjadi Tino Sidin.

Dari delapan jalan itu, hanya lima di antaranya yang terdapat penduduk atau tempat tinggal, yakni di Jalan Senen Raya, Jalan Musi Cideng, Jalan Tanah Tinggi dan Jalan Percetakan Negara.

Adapun, perubahan nama jalan ini sebelumnya menuai penolakan warga dari salah satu wilayah.

Fajri, Ketua Rukun Tetangga (RT) 10 Rukun Warga (RW) 06, Tanah Tinggi, Johar Baru, menyatakan menolak perubahan nama jalan di wilayah tempat tinggalnya yang dulu bernama Jalan Tanah Tinggi I Gang 5 lalu menjadi Jalan A. Hamid Arief.

"Kami menolak karena berkaitan banyak dokumen kami yang harus diganti, itu memerlukan dana dan waktu," ujar Fajri.

Menurut Fajri, warga RT 10 RW 06 Tanah Tinggi, tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi perubahan nama jalan di wilayahnya.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Rosjik Muhammad mengaku telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat yang terdampak perubahan jalan.

Sudin Dukcapil Jakarta Pusat juga akan melakukan jemput bola atau menyambangi lokasi-lokasi terdampak perubahan nama.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mendatangi kantor kelurahan setempat, cukup  membawa fotokopi KTP dan KK ke layanan keliling Sudin Dukcapil Jakarta Pusat.

"Prinsipnya kita akan hadir ke masyarakat, kita sampaikan di satu titik, nanti kita undang ke masyarakatnya. Kita akan menjemput bola ke lokasi-lokasi yang berubah tersebut," kata Rosjik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pemkab Tangerang minta ponpes tingkatkan pengawasan terhadap santri
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:17 WIB

Pemkab Tangerang minta ponpes tingkatkan pengawasan terhadap santri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Provinsi Banten meminta pengelola Pondok Pesantren (Ponpes) ...
Warga Pulogadung yang aksesnya tertutup tembok memutuskan pindah rumah
Selasa, 09 Agustus 2022 - 19:53 WIB

Warga Pulogadung yang aksesnya tertutup tembok memutuskan pindah rumah

Keluarga Anisa (40) yang akses rumahnya tertutup tembok di Jalan Gading Raya, Kelurahan Pisangan Tim...
DPRD DKI panggil Dinkes soal jenama RSUD jadi rumah sehat
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:41 WIB

DPRD DKI panggil Dinkes soal jenama RSUD jadi rumah sehat

Komisi E DPRD DKI Jakarta menjadwalkan untuk memanggil Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait penjenama...
Dinkes DKI: Anggaran logo Rumah Sehat dibebankan ke RSUD
Selasa, 09 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Dinkes DKI: Anggaran logo Rumah Sehat dibebankan ke RSUD

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan anggaran penggantian logo untuk jenama `Rumah Sehat untuk Ja...
Wagub DKI: Perpindahan IKN bantu kurangi potensi Jakarta tenggelam
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:10 WIB

Wagub DKI: Perpindahan IKN bantu kurangi potensi Jakarta tenggelam

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan...
Pemkab Tangerang diharapkan buat rumah aman anak
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:34 WIB

Pemkab Tangerang diharapkan buat rumah aman anak

Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak ataupun kasus kekerasan terhadap anak diharapkan ...
Polisi tetapkan M sebagai `Anak Pelaku` perkelahian sesama santri
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:06 WIB

Polisi tetapkan M sebagai `Anak Pelaku` perkelahian sesama santri

Polresta Tangerang menetapkan M sebagai Anak Pelaku dalam kasus perkelahian antara dirinya dengan B ...
LPSK tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:56 WIB

LPSK tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tiba di rumah pribadi mantan Kadiv Propam Polri Irjen P...
Polda Metro sediakan 14 lokasi Samsat Keliling di Jadetabek
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:11 WIB

Polda Metro sediakan 14 lokasi Samsat Keliling di Jadetabek

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di wilayah Jakar...
Damri operasikan Bus Kuning di kawasan Universitas Indonesia
Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:15 WIB

Damri operasikan Bus Kuning di kawasan Universitas Indonesia

Damri bersama Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi menghadirkan sarana transportasi Bus Kuning d...

InfodariAnda (IdA)