Pemkot Surabaya siapkan pekerjaan untuk 35 ribu KK penghuni rusunawa

Elshinta
Minggu, 03 Juli 2022 - 07:15 WIB |
Pemkot Surabaya siapkan pekerjaan untuk 35 ribu KK penghuni rusunawa
Ilustrasi - Salah seorang penjahit di Kampung Jahit Nusantara di RW 10 Kelurahan Manukan Kulon, Kota Surabaya. ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Elshinta.com - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan pekerjaan untuk 35 ribu kepala keluarga penghuni rumah susun sederhana sewa melalui program padat karya agar lepas dari kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

"Agar masyarakat tidak salah persepsi, kami bertekad membangun pola pikir warga untuk mandiri yaitu menyediakan lapangan pekerjaan dengan menggunakan aset pemkot dijadikan tempat padat karya," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Sabtu.

Selain itu, lanjut Eri, pemkot juga melakukan pendataan ulang masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di setiap kecamatan dan kelurahan. Sehingga ketika sudah ada pembaruan data, pemkot bisa memprioritaskan warga MBR untuk tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

"Jadi harus bangun mental masyarakat terlebih dulu. Kami berikan pekerjaan kepada sekitar 35 ribu KK kategori MBR yang terdata itu, sehingga ketika sudah mendapatkan pekerjaan dan punya pendapatan per kapita, kemudian penghasilannya itu bisa digunakan untuk kontrak rumah sendiri atau membeli rusunami, setelah lulus dari MBR," ujar dia.

Wali Kota Eri menjelaskan rusunawa yang dibangun oleh Pemkot Surabaya itu untuk warga dari kalangan MBR. Tentunya, kata dia, ketika ada yang masuk ke rusunawa itu bisa dipantau oleh pemkot.

"Kami punya target setiap menempati rusunawa harus lulus dari MBR dalam waktu dua tahun," kata dia.

Menurut Eri, di Kota Surabaya saat ini kurang lebih ada 4.000 KK yang mengantre masuk ke dalam rusunawa. Banyaknya permintaan masuk ke dalam rusunawa itu, lanjut dia, karena ada warga yang mengaku MBR.

Maka dari itu, kata dia, Pemerintah Kota Surabaya melakukan seleksi terlebih dahulu melalui pendataan.

Eri menjelaskan persyaratan bagi warga yang boleh menempati rusunawa yakni harus masuk dalam kategori MBR. Menurut dia, jika tidak sesuai dengan kategori itu, maka tidak akan bisa masuk ke dalam rusunawa.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu menegaskan, apabila penghuni rusunawa sudah mempunyai penghasilan tetap dan memiliki kendaraan, maka harus keluar. Tujuannya, agar rusunawa itu nantinya ditempati oleh warga MBR baru.

"Jika tidak keluar dan menghuni puluhan tahun, artinya yang gagal kan itu pemerintahnya, tidak bisa mensejahterakan umatnya, makannya kita harus berani punya target itu," kata Eri.

Eri menyampaikan kepada masyarakat, bagi yang sudah lolos dari kategori MBR dan tidak lagi bisa menghuni rusunawa, sebagai opsinya Pemkot Surabaya menyediakan rumah susun sederhana milik sendiri (rusunami).

Nantinya, kata dia, rusunami yang disediakan itu bisa dibeli dengan cara diangsur dan dimiliki, begitu dengan biaya operasionalnya yang juga ditanggung oleh masing-masing penghuni rusunami.

Dia menjelaskan, saat ini sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membuat rusunami yang nantinya digunakan tempat tinggal warga selain MBR. Oleh sebab itu, dia meminta warganya bersabar dan jangan sampai ada yang mengaku-aku sebagai MBR demi bisa tinggal di rusunawa.

"Seperti tadi ada warga yang minta rusunawa, tapi bukan kategori MBR, ya jangan," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Nielsen: Belanja iklan semester I capai Rp135 triliun
Kamis, 11 Agustus 2022 - 21:11 WIB

Nielsen: Belanja iklan semester I capai Rp135 triliun

Nielsen Indonesia mencatat belanja iklan pada semester I 2022 mencapai Rp135 triliun atau naik tujuh...
Nengah Widiasih sampaikan terima kasih kepada Presiden
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:59 WIB

Nengah Widiasih sampaikan terima kasih kepada Presiden

Atlet para angkat berat putri Indonesia, Ni Nengah Widiasih menyampaikan terima kasih kepada Preside...
Daihatsu Ayla EV dikenalkan perdana di GIIAS 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:47 WIB

Daihatsu Ayla EV dikenalkan perdana di GIIAS 2022

Pabrikan otomotif PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengenalkan sejumlah kendaraan hijaunya, salah satun...
Hino bawa truk listrik hingga kendaraan Euro4 terbaru di GIIAS 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:11 WIB

Hino bawa truk listrik hingga kendaraan Euro4 terbaru di GIIAS 2022

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) membawa deretan kendaraan mulai dari truk listrik hingga kenda...
Rupiah menguat didorong turunnya laju inflasi AS
Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:59 WIB

Rupiah menguat didorong turunnya laju inflasi AS

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat d...
Asosiasi nilai penggunaan BBG bagi angkutan darat tekan biaya logistik
Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:11 WIB

Asosiasi nilai penggunaan BBG bagi angkutan darat tekan biaya logistik

Asosiasi Perusahaan Liquid & Compress Natural Gas Indonesia (APLCNGI) mengingatkan pentingnya penggu...
Kehadiran Wapres jadi pelecut pesantren hasilkan produk terbaik
Kamis, 11 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Kehadiran Wapres jadi pelecut pesantren hasilkan produk terbaik

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan Kehadiran Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf A...
BPBD: Kota Banjarmasin waspada rob 10-16 Agustus
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:34 WIB

BPBD: Kota Banjarmasin waspada rob 10-16 Agustus

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Kalsel, Fahruraji menyatakan dae...
Kemendikbud Ristek dorong budaya hidup berkelanjutan dalam G20 culture
Kamis, 11 Agustus 2022 - 13:59 WIB

Kemendikbud Ristek dorong budaya hidup berkelanjutan dalam G20 culture

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menyampaikan, moment Indonesia presiden...
BMKG beri peringatan dini hujan dan angin kencang di Manggarai Barat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 11:24 WIB

BMKG beri peringatan dini hujan dan angin kencang di Manggarai Barat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat membe...

InfodariAnda (IdA)