HUT kiri HUT kanan

Topan Chaba landa China, Makau dan Hong Kong

Elshinta
Minggu, 03 Juli 2022 - 07:01 WIB |
Topan Chaba landa China, Makau dan Hong Kong
Arsip - Bangunan dan lahan pertanian terendam banjir menyusul hujan deras di daerah Poyang, Jiangxi, China, 17 Juli 2020. (China Daily via Reuters/as)

Elshinta.com - Topan Chaba melanda China daratan, Makau dan Hong Kong pada Sabtu.

Topan tersebut menimbulkan angin kencang dan hujan deras di pantai selatan China.

Pusat Meteorologi Nasional China memperingatkan rekor curah hujan dan risiko tinggi bencana di beberapa provinsi, termasuk Guangdong yang berpenduduk paling banyak di negara itu.

Chaba, yang berarti kembang sepatu dalam bahasa Thailand, terus bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15-20 km per jam setelah pusat badainya mendarat di kota Maoming, Guangdong pada Sabtu sore.

Meski intensitasnya sedang dan kekuatannya diperkirakan makin menurun, Chaba kemungkinan akan menimbulkan hujan ekstrem dan memecah rekor curah hujan secara kumulatif.

Hal itu dapat terjadi karena topan tersebut menarik sabuk hujan monsun di daratan kawasan tersebut, kata Gao Shuanzhu, kepala peramal cuaca di pusat meteorologi China.

"Uap air monsun yang berlimpah akan mendorong hujan lebat dan curah hujan tinggi secara kumulatif yang bersifat ekstrem," kata Gao.

Dia memperkirakan curah hujan dapat mencapai 600 mm di sejumlah daerah.

Daerah-daerah berisiko mencakup bagian barat Guangdong, bagian timur wilayah otonomi Guangxi dan Hainan, dengan badai hujan yang menyebabkan longsor, genangan air di perkotaan dan banjir, kata Gao.

Hainan memperbarui status tanggap darurat menjadi Level II, tertinggi kedua, pada Sabtu.

Provinsi pulau itu menangguhkan layanan kereta api dan membatalkan lebih dari 400 penerbangan ke dan dari kota Haikou dan Sanya.

Di Makau, seorang warga terluka akibat angin dan hujan ketika Chaba mendekat, menurut televisi pemerintah.

Di perairan lepas pantai Hong Kong, sekitar 270 km arah timur laut dari Maoming, lebih dari 24 kru hilang setelah sebuah kapal teknik berawak 30 orang terbelah dua terhantam topan Chaba, kata pihak berwenang.

Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan ekstrem dan banjir di China selatan telah merusak properti, melumpuhkan lalu lintas dan mengganggu aktivitas jutaan orang di wilayah-wilayah terpadat dan pusat bisnis di negara itu.

Cuaca ekstrem, termasuk banjir besar, di China diperkirakan akan berlangsung hingga Agustus, menurut prediksi peramal cuaca, sebagian disebabkan oleh perubahan iklim.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
China latihan tempur lagi di Taiwan untuk sikapi kunjungan senator AS
Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:31 WIB

China latihan tempur lagi di Taiwan untuk sikapi kunjungan senator AS

Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali mengerahkan pasukan dari berbagai...
Banjir bandang di kota wisata Pengzhou China tewaskan tujuh orang
Minggu, 14 Agustus 2022 - 17:31 WIB

Banjir bandang di kota wisata Pengzhou China tewaskan tujuh orang

Banjir bandang melanda kota wisata Pengzhou di Provinsi Sichuan, China, pada Sabtu (13/8) dan men...
UPI kerja sama pelatihan angklung dengan dua universitas di Jepang
Jumat, 12 Agustus 2022 - 19:01 WIB

UPI kerja sama pelatihan angklung dengan dua universitas di Jepang

Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan Chubu Gakuin University dan Chubu Gakuin Univer...
Indonesia dapat penghargaan dari Arab Saudi terkait layanan haji
Jumat, 12 Agustus 2022 - 06:31 WIB

Indonesia dapat penghargaan dari Arab Saudi terkait layanan haji

Pemerintah Indonesia mendapat penghargaan dari Kerajaan Arab Saudi karena dinilai telah memberikan p...
Eks presiden Sri Lanka diizinkan masuk ke Thailand sementara
Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Eks presiden Sri Lanka diizinkan masuk ke Thailand sementara

Presiden Sri Lanka yang digulingkan, Gotabaya Rajapaksa, bisa memasuki Thailand berdasarkan perminta...
80.000 turis terjebak di Sanya China karena `lockdown`
Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:31 WIB

80.000 turis terjebak di Sanya China karena `lockdown`

Lebih dari 80.000 turis terjebak di Sanya, sebuah kota resor pesisir di Provinsi Hainan, China akiba...
Kota Terlarang Beijing yang (masih) `terlarang`
Minggu, 07 Agustus 2022 - 22:45 WIB

Kota Terlarang Beijing yang (masih) `terlarang`

Juli hingga Agustus merupakan waktu terbaik untuk berwisata ke China karena musim panas yang bertepa...
PM Jepang akan ganti Menteri Pertahanan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 14:01 WIB

PM Jepang akan ganti Menteri Pertahanan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan mengganti Menteri Pertahanan Nobuo Kishi dengan pertimbang...
`Rasa Sayange`jadi lagu favorit peserta lomba nyanyi mahasiswa China
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:01 WIB

`Rasa Sayange`jadi lagu favorit peserta lomba nyanyi mahasiswa China

Lagu daerah yang berasal dari Maluku dengan judul \"Rasa Sayange\" menjadi lagu yang paling difavori...
China panggil para dubes Eropa, petempur PLA terus dekati Taiwan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 10:45 WIB

China panggil para dubes Eropa, petempur PLA terus dekati Taiwan

Wakil Menteri Luar Negeri China Deng Li diperintahkan untuk memanggil para duta besar negara-negara ...

InfodariAnda (IdA)