Ini alasan Pertamina gunakan aplikasi MyPertamina dalam pembelian Pertalite 

Elshinta
Sabtu, 02 Juli 2022 - 10:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ini alasan Pertamina gunakan aplikasi MyPertamina dalam pembelian Pertalite 
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com

Elshinta.com - Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, mengatakan pihaknya perlu memberi penjelasan mengenai penggunaan platform MyPertamina yang belakangan ini menuai polemik di tengah masyarakat. Menurut dia, penggunaan platform tersebut berangkat dari kondisi yang mana Pertalite masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah ke atas.

"Hampir 60% orang kaya menikmati hampir 80% dari total konsumsi BBM bersubsidi," ujarnya dalam temu pers yang digelar secara virtual, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Sabtu (2/7).

Justru sekitar 40% masyarakat miskin dan rentan, lanjut dia, mengonsumsi hanya 20% BBM bersubsidi. Secara kasat mata hal ini bisa dilihat dari antrean kendaraan bermotor di SPBU.

Padahal pemerintah saat ini sudah mengeluarkan subsidi energi hingga Rp520 triliun. Sebagian besar dari jumlah itu untuk BBM bersubsidi (Solar dan Pertalite).

Di sisi lain, Pertamina ditugaskan untuk menyalurkan BBM bersubsidi tepat sasaran dan tepat kuota, sesuai dengan ketetapan pemerintah. Namun bila tidak dilakukan pengaturan maka berpotensi akan terjadi over kuota.

Melihat tren konsumsi BBM bersubsidi saat ini Pertamina memerediksi konsumsi Pertalite pada 2022 dapat mencapai 28 juta KL, sedangkan kuota hanya sebanyak 23,05 juta KL.

Sampai dengan Mei 2022 konsumsi Pertalite sudah 23% melebihi kuota. Kondisi serupa terjadi pada Solar bersubsidi.

Pertamina memerkirakan konsumsi Solar bersubsidi pada 2022 dapat mencapai 17,2 juta KL, sedangkan kuota yang diberikan hanya 14,91 juta KL. Sampai dengan Mei 2022, konsumsi Solar bersubsidi sudah 11% lebih banyak dari kuota.

Untuk mendukung rencana revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 dan SK BPH Migas Nomor 4 Tahun 2020, Pertamina sedang mengembangkan MyPertamina sebagai platform digital dalam penyaluran Pertalite dan Solar sesuai peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2013.

Pertamina memang diwajibkan menyiapkannya untuk mendata siapa saja yang menerima subsidi BBM. Subsidi yang tepat sasaran akan melindungi masyarakat miskin dan rentan sebagai pihak yang berhak memanfaatkan subsidi energi dari pemerintah.

Platform MyPertamina digunakan untuk membantu pencatatan siapa saja yang membeli BBM bersubsidi. Data yang tercatat akan digunakan untuk menetapkan kebijakan subsidi energi ke depan.

Plaform ini juga sebagai upaya pencegahan penyelewengan BBM bersubsidi di lapangan. Dia yakin publik sudah mengetahui banyaknya penyelewengan BBM bersubsidi yang sudah terjadi selama ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Direktur AKABI Kementan optimistis Cawas bisa jadi `soybean village`
Jumat, 19 Agustus 2022 - 19:12 WIB

Direktur AKABI Kementan optimistis Cawas bisa jadi `soybean village`

Gerakan merdeka panen kedelai bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Bupati Klaten dis...
Rupiah melemah tipis seiring surplusnya neraca transaksi berjalan
Jumat, 19 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Rupiah melemah tipis seiring surplusnya neraca transaksi berjalan

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (19/8) sore melemah ti...
Rupiah Jumat pagi melemah 28 poin
Jumat, 19 Agustus 2022 - 09:59 WIB

Rupiah Jumat pagi melemah 28 poin

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 28 poin
IHSG Jumat dibuka menguat 11,51 poin
Jumat, 19 Agustus 2022 - 09:47 WIB

IHSG Jumat dibuka menguat 11,51 poin

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka menguat 11,51 poin
Wapres: Ekonomi dan keuangan syariah penting dalam pemulihan ekonomi
Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Wapres: Ekonomi dan keuangan syariah penting dalam pemulihan ekonomi

Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin menegaskan pentingnya peran ekonomi dan keuangan syariah dalam pemulih...
Sri Mulyani: Uang Rupiah kertas baru bentuk kebanggaan RI
Kamis, 18 Agustus 2022 - 11:47 WIB

Sri Mulyani: Uang Rupiah kertas baru bentuk kebanggaan RI

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan peluncuran tujuh pecahan Uang Rupiah Kert...
Rupiah Kamis pagi melemah 18 poin
Kamis, 18 Agustus 2022 - 09:47 WIB

Rupiah Kamis pagi melemah 18 poin

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah 18 poin
IHSG Kamis dibuka menguat 10,76 poin
Kamis, 18 Agustus 2022 - 09:35 WIB

IHSG Kamis dibuka menguat 10,76 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat 10,76 poin
Peneliti sebut perlu kerja keras capai target inflasi 2023
Selasa, 16 Agustus 2022 - 21:01 WIB

Peneliti sebut perlu kerja keras capai target inflasi 2023

Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute (TII) Nuri Resti Chayyani mengatakan para pemangku ...
Kembangkan kelapa genjah, Sukoharjo dianugerahi Golden Certificate Award dari Kementan
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:34 WIB

Kembangkan kelapa genjah, Sukoharjo dianugerahi Golden Certificate Award dari Kementan

Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diganjar penghargaan atas capaian budidaya kelapa genjah dari Kemen...

InfodariAnda (IdA)