Pengamat: Presiden ke Ukraina-Rusia torehkan sejarah damaikan konflik

Elshinta
Jumat, 01 Juli 2022 - 17:33 WIB |
Pengamat: Presiden ke Ukraina-Rusia torehkan sejarah damaikan konflik
Presiden RI Joko Widodo (kiri) dalam konferensi pers bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) usai pertemuan kedua pemimpin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis waktu setempat (30/6/2022). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Elshinta.com - Pengamat Pertahanan Anton Aliabbas berpendapat Presiden Joko Widodo ingin menorehkan sejarah bagi bangsa Indonesia dalam upaya mendamaikan konflik antara Ukraina dan Rusia.

"Presiden Jokowi ingin juga menorehkan sejarah sebagai pemimpin bangsa yang ikut andil dalam mendamaikan konflik antarnegara," kata Anton menanggapi kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia di tengah situasi perang, di Jakarta, Jumat.

Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) ini menyebutkan, pada lima tahun periode awal pemerintahan, Jokowi lebih banyak menghabiskan kepemimpinannya dalam penguatan diplomasi bilateral.

Namun, tersebut dikembangkan pada periode kedua dengan meningkatkan aktivitas pelaksanaan politik luar negeri dalam forum multilateral.

"Dan kunjungan ke Ukraina dan Rusia ini merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan amanat pembukaan UUD 1945 yakni ikut serta dalam menjaga perdamaian dunia," ujarnya.

Langkah yang dilakukan Jokowi dengan mendatangi Kyiv dan bertemu Presiden Ukraina Zelensky tidaklah bebas risiko.

Sebab, perang masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan berhenti. Apalagi, Rusia masih aktif melakukan serangan ke sejumlah tempat.

"Apa yang dilakukan Jokowi mendatangi dua negara bertikai tentu saja merupakan rangkaian dari upaya untuk menengahi konflik tersebut," ujarnya.

Sikap imparsialitas yang ditunjukkan Jokowi dengan aktif menemui dua pemimpin bertikai memang dibutuhkan oleh pihak yang menawari diri sebagai potensial mediator.

"Karena dengan begitu, ide-ide awal yang diungkapkan para pemimpin bertikai dapat diolah untuk menjadi tawaran agenda perundingan perdamaian," kata Anton.

Sekalipun secara kekuatan politik relatif, Indonesia masih kalah dari Rusia, akan tetapi Indonesia tetap mempunyai peluang untuk menjadi mediator.

"Dan salah satu titik kuncinya adalah penerimaan dari dua pihak yang bertikai. Dan sikap pemimpin Ukraina dan Rusia yang menerima kunjungan Jokowi merupakan signal awal penerimaan Indonesia sebagai potensial mediator," katanya.

Meski misi perdamaian Jokowi sudah selesai, namun menurut Anton, sebenarnya saat ini bukan momentum yang tepat untuk mendorong adanya perundingan damai.

Hal itu dikarenakan, Rusia dan Ukraina belum berada pada posisi "hurting stalemate" atau titik lelah eskalasi konflik bersenjata.

"Di sisi lain, 'ripe moment' atau masa yang 'matang' untuk memaksa kedua belah pihak duduk di meja perundingan juga belum terbentuk," katanya.

Meski demikian, peluang untuk terjadinya perundingan damai tetap dapat terjadi. Salah satunya adalah melalui pendekatan yang intensif kepada para pihak bertikai untuk mau duduk berunding.

"Jokowi punya kans untuk memainkan peranan itu. Tinggal sejauh mana kesiapan dan keseriusan Indonesia untuk menawarkan diri sebagai mediator perundingan damai," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anton juga berpendapat misi yang dibawa Presiden Jokowi itu sebenarnya tak lepas dari agenda Presidensi G-20 yang akan digelar di Bali pada November 2022 mendatang.

Di mana sebagai pemegang Presidensi G-20, ancaman "walkout" negara lain atau ketidakhadiran Rusia saat gelaran G-20 dapat berpengaruh terhadap kredibilitas Indonesia maupun keputusan yang akan dihasilkan.

"Jadi kunjungan (misi perdamaian) ini juga tidak bisa dilepaskan dari upaya melancarkan perhelatan G-20," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
HT bahas kolaborasi Perindo-Gerindra saat bertemu Prabowo
Selasa, 16 Agustus 2022 - 15:58 WIB

HT bahas kolaborasi Perindo-Gerindra saat bertemu Prabowo

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) membahas kolaborasi Peri...
Di Jaksel, Kowarteg dan Supir Bajaj dukung Ganjar maju Pilpres 2024 
Selasa, 16 Agustus 2022 - 14:11 WIB

Di Jaksel, Kowarteg dan Supir Bajaj dukung Ganjar maju Pilpres 2024 

Aspirasi `Ganjar Presiden 2024` kembali disuarakan Kolaborasi Warteg Indonesia (Kowarteg) melalui ak...
 Ratusan petani dan peternak lintas Jatim dukung Moeldoko maju Pilpres 2024
Selasa, 16 Agustus 2022 - 14:04 WIB

Ratusan petani dan peternak lintas Jatim dukung Moeldoko maju Pilpres 2024

Dukungan terhadap Purnawirawan Jendral TNI Moeldoko untuk maju dalam Pilpres  2024 terus meluas. Ka...
PKB sebut ada upaya jegal koalisi Gerindra dan PKB
Selasa, 16 Agustus 2022 - 13:48 WIB

PKB sebut ada upaya jegal koalisi Gerindra dan PKB

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut adanya pihak-pihak yang b...
Jokowi tekankan pentingnya optimalisasi ekonomi hijau
Selasa, 16 Agustus 2022 - 12:26 WIB

Jokowi tekankan pentingnya optimalisasi ekonomi hijau

Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau untuk...
Ketua DPR ingatakan waspadai transisi pandemi menuju endemi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 12:07 WIB

Ketua DPR ingatakan waspadai transisi pandemi menuju endemi

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar seluruh masyarakat di Tanah Air selalu mewaspadai trans...
Ketua DPR RI kembali tegaskan dukungan untuk IKN
Selasa, 16 Agustus 2022 - 11:26 WIB

Ketua DPR RI kembali tegaskan dukungan untuk IKN

Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menegaskan dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) ba...
Bamsoet: Presiden Jokowi tunjukkan kenegarawanan
Selasa, 16 Agustus 2022 - 11:07 WIB

Bamsoet: Presiden Jokowi tunjukkan kenegarawanan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun ...
Jokowi kenakan baju adat Babel motif pucuk rebung lambangkan kerukunan
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:45 WIB

Jokowi kenakan baju adat Babel motif pucuk rebung lambangkan kerukunan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Presiden memerintahkan Sekretaris Pribadi Presiden (Sespri) untuk m...
Bambang Soesatyo buka Sidang Tahunan MPR RI
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:11 WIB

Bambang Soesatyo buka Sidang Tahunan MPR RI

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membuka secara resmi Sidang Tahunan MPR RI sekaligus Sidang Bersama DP...

InfodariAnda (IdA)