Polri nyatakan penyidikan perkara tersangka Doni Salmanan selesai

Elshinta
Jumat, 01 Juli 2022 - 08:59 WIB |
Polri nyatakan penyidikan perkara tersangka Doni Salmanan selesai
Polisi menggiring tersangka kasus penipuan aplikasi Quotex Doni Salmanan (tengah) di Bareskrim, Mabes Polri Jakarta, Selasa (15/3/2022). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/nym)

Elshinta.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menyatakan penyidikan perkara penipuan investasi opsi biner aplikasi Quotex dengan tersangka Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan selesai.

Kepala Subdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Reinhard Hutagaol di Jakarta, Jumat, mengatakan berkas perkara tersangka Doni Salmanan telah dinyatakan lengkap dan Bareskrim Polri segera menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada penuntut umum di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Berkas perkara sudah dinyatakan P-21," kata Reinhard Hutagaol saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan pihaknya akan menyerahkan tersangka Doni Salmanan dan barang bukti atau pelimpahan tahap II kepada jaksa penuntut umum (JPU) pada Senin (4/7).

"Kalau enggak Senin, Selasa lah, karena banyak juga yang harus dibawa (dilimpahkan)," tambahnya.

Perkara dugaan penipuan investasi opsi biner Quotex itu bergulir sejak awal Maret 2022. Hingga kini, penyidik baru menetapkan satu orang tersangka, yakni Doni Salmanan, dan memeriksa 64 orang saksi dan 10 saksi ahli.

Menurut Reinhard, sementara ini Doni Salmanan menjadi tersangka tunggal dalam perkara penipuan investasi dengan korban berjumlah lebih dari 25 ribu orang itu.

"Sementara tunggal, nanti kalau ada bukti baru di persidangan atau itu nanti kami bisa itu (kembangkan). Nanti kan bisa terungkap di persidangan," jelasnya.

Setelah proses pelimpahan tersebut rampung, maka nantinya JPU akan menyusun surat dakwaan untuk menyidangkan Doni Salmanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan.

Tersangka Doni Salmanan dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman enam tahun penjara. Selain itu, Pasal 378 KUHP dengan ancaman penjara empat tahun dan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Penyidik menyita aset Doni Salmanan, terdiri atas dua unit rumah, dua bidang tanah seluas 500 m2 dan 400 m2, 18 unit kendaraan roda dua dari berbagai merk, enam kendaraan roda empat yang dua di antara kendaraan mewah, yakni Porsche dan Lomborghini.

Selain itu, polisi juga menyita empat akun Gmail, akun YouTube King Salmanan, tiga akun email terhubung dengan aplikasi Quotex, serta 27 dokumen yakni sertifikat hak milik, buku tabungan satu debit ATM, STNK kendaraan roda empat, akta jual beli, bukti penyerahan kendaraan bermotor, buku terkait trading, dan mutasi rekening.

Tersangka Doni Salmanan itu juga diketahui membagi-bagikan uang dugaan hasil kejahatan itu kepada sejumlah publik figur yang telah diperiksa polisi, antara lain Rizky Febian, Rizky Billar, Lesti Kejora, Arief Muhammad, Reza Arab, Atta Halilintar, dan Alffy Rev.

Bisnis sebagai affiliator aplikasi Quotex itu memungkinkan Doni Salmanan mendapat keuntungan hingga 80 persen jika anggota yang mengikutinya kalah dalam opsi biner.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Delapan remaja Semarang jadi geng pembacok
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:35 WIB

Delapan remaja Semarang jadi geng pembacok

Jajaran Polda Jateng menangkap sembilan remaja yang menjadi anggota geng dan melakukan pembacokan te...
Komnas HAM periksa Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob sore ini
Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:40 WIB

Komnas HAM periksa Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob sore ini

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan Komnas HAM akan memeriksa Bharada E ...
Sanksi denda Perda KTR di Surabaya berlaku juga untuk rokok elektronik
Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:16 WIB

Sanksi denda Perda KTR di Surabaya berlaku juga untuk rokok elektronik

Pemerintah Kota Surabaya menyatakan sanksi denda pelanggar Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kawasan ...
Jaksa ajukan kasasi perkara lima taruna PIP yang tewaskan juniornya
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:18 WIB

Jaksa ajukan kasasi perkara lima taruna PIP yang tewaskan juniornya

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Kota Semarang akan mengajukan kasasi terhadap putusan banding p...
Sidang pelecehan seksual di SPI diwarnai aksi tebar selebaran
Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:36 WIB

Sidang pelecehan seksual di SPI diwarnai aksi tebar selebaran

Sidang ke 23 kasus pelecehan seksual dengan terdakwa Julianto Eka Putra , `BOS` sekolah Selamat Pagi...
Samuel ayah Brigadir Yoshua binggung atas keterangan Sambo
Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:15 WIB

Samuel ayah Brigadir Yoshua binggung atas keterangan Sambo

Samuel Hutabarat, ayah almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, mengaku bingung dengan ketera...
Polda masih memburu bos judi terbesar di Sumut
Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:03 WIB

Polda masih memburu bos judi terbesar di Sumut

Polda Sumatera Utara bersama Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Po...
Konten promosi ACT di medsos diusulkan untuk diturunkan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 08:39 WIB

Konten promosi ACT di medsos diusulkan untuk diturunkan

Konten promosi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di media sosial diusulkan untuk diturunkan, seiring ...
KPK benarkan tangkap Bupati Pemalang
Jumat, 12 Agustus 2022 - 08:27 WIB

KPK benarkan tangkap Bupati Pemalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menangkap Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo pa...
Polri: Pengakuan FS marah setelah dapat laporan dari istrinya
Jumat, 12 Agustus 2022 - 07:51 WIB

Polri: Pengakuan FS marah setelah dapat laporan dari istrinya

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan tersan...

InfodariAnda (IdA)