Polisi bakal libatkan ahli dalam kasus pelecehan mahasiswi di Mataram

Elshinta
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:59 WIB |
Polisi bakal libatkan ahli dalam kasus pelecehan mahasiswi di Mataram
Kepala Bidhumas Polda NTB Kombes Pol. Artanto (tengah) didampingi Wadir Reskrimum AKBP Feri Jaya Satriansyah (kanan) dan Kasubbid Renakta AKBP Ni Made Pujawati membuka konferensi pers kasus pelecehan seksual mahasiswi di Mataram dengan terlapor pria berusia 65 tahun berinisial AF di Mapolda NTB, Mataram, Kamis (30-6-2022). ANTARA/Dhimas B.P.

Elshinta.com - Aparat kepolisian bakal melibatkan ahli dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Sebagaimana Pasal 184 KUHAP yang mengatur tentang pemenuhan alat bukti, salah satunya terkait dengan keterangan ahli, maka penyidik nantinya akan minta pendapat ahli untuk menentukan apakah peristiwa yang dilaporkan ini memenuhi unsur pidana Pasal 286 KUHP atau bukan," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi Feri Jaya Satriansyah di Mataram, Kamis.

Tuduhan Pasal 286 KUHP itu mengatur tentang barang siapa bersetubuh dengan perempuan yang bukan istrinya sedang diketahui bahwa perempuan itu pingsan atau tidak berdaya dengan ancaman hukuman paling berat 9 tahun penjara.

Pada saat ini, pihaknya baru mendapat alat bukti dari pemeriksaan awal korban. Feri menyebut sudah ada dua korban dari kalangan mahasiswi yang memberikan keterangan ke hadapan polisi.

"Mereka memberikan keterangan dengan pendampingan dari pihak BKBH (Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Unram (Universitas Mataram), Rabu (29/6)," ujarnya.

Untuk penelusuran alat bukti lain, Feri memastikan hal tersebut akan menyusul dalam rangkaian penyelidikan, termasuk kabar jumlah korban yang melebihi 10 orang.

"Makanya, nanti itu semua akan kami lihat dari serangkaian penyelidikan. Ini 'kan baru awal, kasus dilaporkan pada hari Rabu (29/6) bersamaan dengan permintaan keterangan awal dari korban dan ini kejadiannya cukup lama," ucapnya.

Terkait dengan laporan tersebut, Feri mengungkapkan bahwa terlapor berinisial AF.

Dikatakan pula bahwa terlapor tersebut bukan seorang dosen sesuai yang disampaikan sebelumnya oleh BKBH Unram, pendamping korban.

Oleh karena itu, dalam rangkaian penyelidikan kasus ini pihaknya telah mengagendakan untuk meminta keterangan terhadap terlapor.

"Terlapor pastinya akan kami minta keterangan. Pokoknya semua yang berkaitan dengan kasus ini akan kami mintai keterangan," katanya.

BKBH Unram melaporkan kasus ini ke Polda NTB setelah menerima aduan korban dengan jumlah 10 orang. Mereka berasal dari kalangan mahasiswi di Kota Mataram.

Dalam laporan, BKBH Unram turut melampirkan modus terlapor melakukan pelecehan seksual. Selain menjanjikan lulus perguruan tinggi, AF juga memainkan peran pengobatan spiritual terhadap korban serta menjanjikan skripsi berjalan lancar.

Terlapor disebut memanfaatkan kedekatan dengan para dosen dan pegawai perguruan tinggi di Kota Mataram untuk menjalankan modus tersebut.

Dari laporan, BKBH Unram turut menyertakan keterangan bahwa terlapor AF berusia 65 tahun itu menjalankan modus terhadap 10 korban mahasiswi dalam periode Oktober 2021 hingga Maret 2022.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polri ungkap peran enam perwira halangi penyidikan Duren Tiga
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:45 WIB

Polri ungkap peran enam perwira halangi penyidikan Duren Tiga

Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Asep Edi Suhari mengungkap...
Komnas Perempuan ingatkan hak Putri Candrawathi harus dihormati
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:59 WIB

Komnas Perempuan ingatkan hak Putri Candrawathi harus dihormati

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama Komnas Perempuan mengingatkan dan berharap ag...
Polisi periksa pengelola ponpes terkait perkelahian tewaskan santri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Polisi periksa pengelola ponpes terkait perkelahian tewaskan santri

Polresta Tangerang memeriksa dua orang pengelola Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam di Kecamat...
Polres Malang tangkap pelaku curanmor libatkan anak perempuan
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:11 WIB

Polres Malang tangkap pelaku curanmor libatkan anak perempuan

Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanm...
Kompolnas: Penetapan Istri Sambo tersangka bukti keseriusan Kapolri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 22:11 WIB

Kompolnas: Penetapan Istri Sambo tersangka bukti keseriusan Kapolri

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mohammad Dawam mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Li...
Polisi dalami pelecehan anak di bawah umur oleh oknum guru bela diri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:59 WIB

Polisi dalami pelecehan anak di bawah umur oleh oknum guru bela diri

Kepolisian Resor (Polres) Malang melakukan pendalaman terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan...
Polda Riau tangani 145 kasus judi dengan 228 tersangka
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:47 WIB

Polda Riau tangani 145 kasus judi dengan 228 tersangka

Polda Riau dan jajarannya menangani sebanyak 145 kasus perjudian dengan 228 tersangka di berbagai da...
Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:23 WIB

Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyerahkan sepenu...
KPK sebut laporan dugaan korupsi Gibran dan Kaesang tidak jelas
Jumat, 19 Agustus 2022 - 20:35 WIB

KPK sebut laporan dugaan korupsi Gibran dan Kaesang tidak jelas

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan laporan dugaan korupsi yan...
Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi
Jumat, 19 Agustus 2022 - 19:47 WIB

Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyerahkan sepenu...

InfodariAnda (IdA)