Sopir truk maut penyelundup migran di Texas pura-pura jadi korban

Elshinta
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:29 WIB |
Sopir truk maut penyelundup migran di Texas pura-pura jadi korban
Pengemudi truk yang diduga membawa lusinan migran, yang diidentifikasi oleh petugas imigrasi Meksiko sebagai \\\"Homero N\\\", melewati pos pemeriksaan keamanan di Laredo, Texas, dalam foto selebaran yang dibagikan pada 29 Juni 2022. (Institut Migrasi Nasional/HO via Reuters)

Elshinta.com - Tersangka sopir truk pembawa puluhan orang yang tewas karena kepanasan di Texas, AS, pekan ini berpura-pura jadi korban sebelum ditangkap dengan tuduhan menyelundupkan migran yang menyebabkan kematian.

Warga Texas, Homero Zamorano Jr, 45 tahun, ditangkap pada Senin di dekat lokasi kejadian setelah berpura-pura menjadi salah satu korban peristiwa yang menewaskan 53 migran tersebut.

Insiden itu menjadi tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah kelam perdagangan manusia di Amerika Serikat.

Jika terbukti bersalah, dia akan menghadapi hukuman maksimal penjara seumur hidup atau kemungkinan hukuman mati, kata Departemen Kehakiman AS saat mengumumkan tuntutan.

Tersangka lain yang juga ditahan dalam kasus itu pada Rabu adalah Christian Martinez, 28 tahun.

Dia ditangkap pada Selasa dan dituduh melakukan konspirasi untuk mengangkut migran secara tidak sah yang menyebabkan kematian.

Jaksa federal mengatakan Martinez terlibat dalam peristiwa tragis itu setelah komunikasinya dengan Zamorano ditemukan oleh penyelidik yang memeriksa ponsel Zamorano.

Truk trailer yang dipenuhi migran dari Meksiko, Guatemala, Honduras dan El Salvador itu ditemukan terlantar pada Senin di sebuah kawasan industri yang terpencil dekat jalan tol di pinggiran San Antonio, Texas, sekitar 250 km dari perbatasan AS-Meksiko.

Suhu udara di daerah itu pada saat kejadian mencapai 39,4 derajat Celcius. Pihak berwenang yang dipanggil ke lokasi kejadian tidak menemukan adanya persediaan air atau alat pengatur suhu di dalam kontainer.

Para petugas mengatakan pintu belakang kontainer terbuka dan mereka melihat "tumpukan mayat" di dalamnya, banyak di antaranya terasa panas saat disentuh. Beberapa korban ditemukan tergeletak di atas tanah di sekitar truk.

Belum jelas bagaimana pintu kontainer itu bisa terbuka.

Menurut komunikasi radio dari para petugas yang pertama kali datang ke lokasi, tak seorang pun di dalam kontainer dalam keadaan sadar dan hanya sekitar dua belas orang yang tampak masih bernapas.

Pada Selasa, dua pria warga Meksiko ditetapkan jadi tersangka oleh pengadilan federal AS dalam kasus tersebut. Mereka dituduh sebagai pendatang gelap yang membawa senjata api.

Pihak berwenang mengatakan keduanya, Juan Francisco D'Luna-Bilbao dan Juan Claudio D'Luna-Mendez, ditangkap saat meninggalkan sebuah kediaman di San Antonio yang menjadi alamat dari pemilik truk trailer itu.

Seorang hakim federal di San Antonio telah memerintahkan penahanan mereka sebelum persidangan awal digelar pada Jumat.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
India gelar pesta besar rayakan hari kemerdekaan
Senin, 15 Agustus 2022 - 17:24 WIB

India gelar pesta besar rayakan hari kemerdekaan

Pemerintah India menggelar pesta besar untuk merayakan 75 tahun hari kemerdekaan mereka dari pemerin...
2.000 wisatawan masih terjebak di Xinjiang
Senin, 15 Agustus 2022 - 13:34 WIB

2.000 wisatawan masih terjebak di Xinjiang

Sebanyak 2.003 wisatawan masih terjebak di Daerah Otonomi Xinjiang setelah wilayah barat daya China ...
Penyanyi Indonesia juara pertama lomba karaoke sedunia di Norwegia
Senin, 15 Agustus 2022 - 10:50 WIB

Penyanyi Indonesia juara pertama lomba karaoke sedunia di Norwegia

Penyanyi Monica Nike Adiba berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang kompetisi karaoke sedunia -...
Kemenag: Keberangkatan SOC 43 tanda Haji 2022 telah berakhir
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:27 WIB

Kemenag: Keberangkatan SOC 43 tanda Haji 2022 telah berakhir

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa keberangkatan kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi So...
PBB minta semua kegiatan militer di PLTN Ukraina segera dihentikan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:11 WIB

PBB minta semua kegiatan militer di PLTN Ukraina segera dihentikan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak agar semua kegiatan m...
Rusia tuding Ukraina lakukan terorisme nuklir
Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:47 WIB

Rusia tuding Ukraina lakukan terorisme nuklir

Rusia menuduh Kiev melakukan `terorisme nuklir` dan mengklaim bahwa penembakan yang dilakukan Ukrain...
BNI perkenalkan rempah di pasar Hong Kong melalui Food Expo 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:35 WIB

BNI perkenalkan rempah di pasar Hong Kong melalui Food Expo 2022

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengoptimalkan potensi produk rempah dan maka...
Foto-foto pemandangan alam Indonesia dipamerkan di China
Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:35 WIB

Foto-foto pemandangan alam Indonesia dipamerkan di China

Sebanyak 20 foto tentang pemandangan alam Indonesia dipamerkan di Beijing, China oleh ASEAN-China Ce...
Dolar jatuh dari level tertinggi, investor tunggu data inflasi AS
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:22 WIB

Dolar jatuh dari level tertinggi, investor tunggu data inflasi AS

Dolar jatuh menjadi di bawah tertinggi baru-baru ini di perdagangan Asia pada Selasa sore, karena pa...
Australia berduka atas kepergian Olivia Newton-John
Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:35 WIB

Australia berduka atas kepergian Olivia Newton-John

Australia turut berduka saat mendengar kabar bahwa bintang pop ikon 1970-an dan 80-an Olivia Newton-...

InfodariAnda (IdA)