Polresta Bandung gerebek pabrik mi formalin berkapasitas 2 ton/hari

Elshinta
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:35 WIB |
Polresta Bandung gerebek pabrik mi formalin berkapasitas 2 ton/hari
Polisi menggerebek pabrik mi formalin di Desa Rahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29-6-2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Elshinta.com - Polresta Bandung menggerebek pabrik mi mengandung bahan formalin di Desa Rahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, yang bisa memproduksi mi hingga 2 ton per hari.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo menduga pabrik itu beroperasi selama 4 tahun. Dari penggerebekan itu, pihaknya mengamankan seorang tersangka berinisial Y yang merupakan pemilik pabrik dan 13 saksi lainnya.

"Memang pergerakannya tertutup sekali, tidak ada masyarakat sekitar yang mengetahui meski lokasi pabrik tersebut di dekat permukiman," kata Kusworo di lokasi pabrik mi formalin.

Berdasarkan penyelidikan, menurut dia, masyarakat hanya mengetahui jika pabrik tersebut merupakan pabrik makanan bakso tahu.


Kusworo mengatakan bahwa penyelidikan terhadap pengungkapan pabrik mi formalin itu memakan waktu selama sebulan. Penyelidikan itu pun dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung.

Dijelaskan pula bahwa mi di pabrik tersebut diproduksi dengan gunakan tepung terigu dan tepung kanji. Setelah dibentuk, mi tersebut kemudian direbus dengan formalin.

Tujuan merebus menggunakan cairan formalin itu, kata dia, agar mi tersebut masa kedaluwarsa lama, mulai dari 4 bulan hingga 5 bulan.

"Sudah kami uji coba tadi dengan menggunakan alat sehingga sampel yang ada itu menunjukkan warna ungu. Maka itu, indikasi dan dinyatakan positif berbahan formalin," katanya.

Diungkapkan pula bahwa produk mi formalin itu sudah dijual ke beberapa pasar di Kabupaten Bandung. Setelah terungkap, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan sejumlah kepala pasar di daerah setempat agar tidak menjual mi dari pabrik tersebut.

"Untuk sementara, market-marketnya memang hanya di Kabupaten Bandung saja," kata dia.

Sementara itu, Kepala Satresnarkoba Polresta Bandung Kompol Andi Alam mengatakan bahwa aktivitas pabrik itu sangat tertutup dari masyarakat. Bahkan, pengelola pabrik itu pun memasang sejumlah kamera pengawas untuk memantau situasi.

"Contohnya beli air galon saja dia enggak pesan. Akan tetapi, dia beli keluar. Jadi, benar-benar tersembunyi, masyarakat tahunya ini tempat produksi siomai (bakso tahu)," katanya.

Andi mengatakan bahwa mi yang mengandung formalin itu bisa mengancam kesehatan masyarakat jika mengonsumsinya karena merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Di tempat itu, polisi mengamankan 1,5 ton mi mengandung formalin yang siap edar. Selain itu, di lokasi pun masih banyak bahan baku yang bakal diproduksi, mulai dari tepung terigu, minyak, dan bahan baku lainnya.

"Untuk konsumsi terkait dengan formalin, dalam jangka waktu panjang bisa berpotensi menyebabkan kanker dan juga berujung kematian," kata Andi.

Akibat perbuatannya, Y disangkakan Pasal 136 juncto Pasal 75 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Tersangka tersebut terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Imigrasi Mataram deportasi WNA asal Rusia
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:05 WIB

Imigrasi Mataram deportasi WNA asal Rusia

Petugas Kantor Imigrasi Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendeportasi seorang pria warga negara asing ...
Komnas HAM tegaskan penetapan tersangka tidak hambat penyelidikan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 18:29 WIB

Komnas HAM tegaskan penetapan tersangka tidak hambat penyelidikan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menegaskan penetapan tersangka sejumlah ajudan Irj...
Lemkapi minta Polri jamin keamanan Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:48 WIB

Lemkapi minta Polri jamin keamanan Bharada E

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan meminta P...
Polisi patroli untuk pastikan situasi kondusif di Mulyorejo Jember
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:58 WIB

Polisi patroli untuk pastikan situasi kondusif di Mulyorejo Jember

Aparat kepolisian intensif melakukan patroli ke sejumlah titik rawan untuk memastikan situasi kondus...
Kejari Aceh Utara tegaskan tak ragu tuntaskan kasus Monumen Samudera Pasai
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:44 WIB

Kejari Aceh Utara tegaskan tak ragu tuntaskan kasus Monumen Samudera Pasai

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu H. L Iswara Akbari menanggapi serius pernyataan Anggota ...
Polri umumkan tersangka baru tewasnya Brigadir J sore ini
Selasa, 09 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Polri umumkan tersangka baru tewasnya Brigadir J sore ini

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal mengumumkan tersangka baru kasus meninggalnya Bri...
Mahfud: Konstruksi hukum kasus Brigadir J akan tuntas di polisi
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Mahfud: Konstruksi hukum kasus Brigadir J akan tuntas di polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Mahfud...
LPSK ke Bareskrim Polri koordinasi `justice collaborator` Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 08:35 WIB

LPSK ke Bareskrim Polri koordinasi `justice collaborator` Bharada E

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengagendakan ke Bareskrim Polri pada hari Selasa untuk...
Komnas HAM buka peluang pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:17 WIB

Komnas HAM buka peluang pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI membuka peluang pemeriksaan atau permintaan ketera...
Mahfud MD sebut sudah ada tiga tersangka kasus tewasnya Brigadir J
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:08 WIB

Mahfud MD sebut sudah ada tiga tersangka kasus tewasnya Brigadir J

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan sudah...

InfodariAnda (IdA)