BKKBN beri kiat agar aktivitas seksual tetap nyaman saat pakai KB

Elshinta
Rabu, 29 Juni 2022 - 15:25 WIB |
BKKBN beri kiat agar aktivitas seksual tetap nyaman saat pakai KB
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo memberikan tips agar pasangan suami istri tetap nyaman dan bergairah melakukan hubungan seksual meski sedang menjalani program Keluarga Berencana (KB).

Pasalnya, saat menjalani program KB, beberapa orang mengeluh tidak nyaman bahkan tidak bergairah untuk melakukan hubungan seksual bersama pasangannya. Hal itu karena beberapa jenis alat kontrasepsi, terutama yang mengandung anti androgen tinggi, menyebabkan libido menurun.

"Untuk mengatasinya keluhan-keluhan itu, tergantung dengan jenis KB-nya. Misalnya pakai KB hormonal, vaginanya jadi kurang basah sehingga kalau berhubungan seks tidak nyaman, maka bisa ganti dengan KB yang kombinasi estrogen dan progesteron," kata Hasto yang juga merupakan dokter kandungan itu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, ditulis Rabu (29/6).

Diketahui, KB hormonal sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu KB yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron, dan KB yang hanya mengandung progesteron.

Di dalam tubuh wanita, tingginya hormon estrogen dapat menyebabkan peningkatan gairah aktivitas seksual. Sebaliknya, tingginya progesteron akan menurunkan gairah seksual.

Dengan demikian, penggunaan KB yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron dinilai tepat agar libido dapat kembali ke tingkat normal. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan KB bukan satu-satunya faktor yang menurunkan libido.

Sementara itu, untuk penggunaan alat kontrasepsi non hormonal seperti kondom, Hasto menyarankan suami memakai kondom yang berbahan lateks.

"Kalau pakai yang terbuat dari plastik, kemudian jadinya kurang nyaman dan kurang bergairah karena tidak bisa mentransfer rasa hangat misalnya, maka bisa diganti dengan yang berbahan lateks," ujar Hasto.

"Selain itu juga kan ada kondom," sambungnya.

Namun, jika permasalahan masih sering terjadi meski telah berusaha mengatasinya, maka konsultasi dengan dokter adalah pilihan yang tepat.

"Karena menurut saya, keluhan-keluhan itu ada solusinya. Masing-masing bisa diselesaikan dengan berkonsultasi," imbuh Hasto.

Meski demikian, Hasto berpesan bahwa keluhan-keluhan tersebut jangan membuat masyarakat menjadi takut untuk melaksanakan KB.

"Kan ada juga orang yang enggak pakai KB tapi stres karena pas mau berhubungan seks, takut hamil, akhirnya enggak jadi ereksi. Begitu sudah KB kan enggak perlu khawatir lagi," tutup Hasto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Studi: Jalan kaki dua menit setelah makan turunkan risiko diabetes
Minggu, 14 Agustus 2022 - 20:01 WIB

Studi: Jalan kaki dua menit setelah makan turunkan risiko diabetes

Tujuh studi yang dilakukan para peneliti di University of Limerick di Irlandia menunjukkan bahwa ber...
Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:03 WIB

Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko

Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidaya...
Dokter: ASI sedikit di hari pertama melahirkan tak perlu dikhawatirkan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 19:47 WIB

Dokter: ASI sedikit di hari pertama melahirkan tak perlu dikhawatirkan

Konsultan laktasi dan instruktur pijit bayi RS Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan, dr. Hikmah Kurn...
Dokter Boyke beri tips jaga keperkasaan bagi pria
Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:14 WIB

Dokter Boyke beri tips jaga keperkasaan bagi pria

Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS memberi tips agar para pria dapat menja...
Nihil pasien Covid-19, RSUD-CM alihkan fungsi Gedung RICU
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:23 WIB

Nihil pasien Covid-19, RSUD-CM alihkan fungsi Gedung RICU

Akibat nihilnya pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUD-CM) Aceh Utara mengubah fun...
Nakes RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten lakukan vaksin booster kedua
Rabu, 10 Agustus 2022 - 11:12 WIB

Nakes RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten lakukan vaksin booster kedua

Pelaksanaan booster ke dua tenaga kesehatan (Nakes) RSUP dr Soeradji Tirtonegoro digelar di gedung p...
Sepanjang Tahun 2022, RSUD Cut Meutia Aceh Utara tangani 34 kasus DB
Rabu, 10 Agustus 2022 - 10:14 WIB

Sepanjang Tahun 2022, RSUD Cut Meutia Aceh Utara tangani 34 kasus DB

Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUD CM) Kabupaten Aceh Utara menangani 34 kasus warga terserang...
Satgas Yonif 126/KC edukasikan cara cuci tangan untuk anak Papua
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:57 WIB

Satgas Yonif 126/KC edukasikan cara cuci tangan untuk anak Papua

Menanamkan pola hidup sehat sejak dini, Satgas Yonif 126/KC Pos Waris mengedukasi cara mencuci tanga...
KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 
Senin, 08 Agustus 2022 - 16:27 WIB

KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 

Temuan orang dengan HIV/Aids (ODHA) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sangat mengkhawatirkan. Kasus k...
Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 22:31 WIB

Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien

Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar mengatakan komunitas kanker berperan pent...

InfodariAnda (IdA)