KSP sebut peraturan beli pertalite-solar demi jaga ketahanan nasional

Elshinta
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:39 WIB |
KSP sebut peraturan beli pertalite-solar demi jaga ketahanan nasional
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Hageng Nugroho. (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)

Elshinta.com - Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan pengaturan pembelian Bahan Bakar Minyak pertalite dan solar subsidi untuk menjaga ketersediaan dan memastikan penyaluran yang tepat sasaran.

Tenaga Ahli Utama KSP Hageng Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan jika tidak ada pengaturan untuk dua BBM Khusus Penugasan tersebut, maka penyaluran berpotensi melebihi kuota yang telah ditetapkan dan dapat mengganggu ketahanan energi nasional.

“Jika tidak diatur, besar potensinya kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan cukup. Ini demi menjaga ketahanan energi kita,” ujarnya.

PT Pertamina Persero per 1 Juli 2022 akan menguji coba penggunaan aplikasi MyPertamina sebagai syarat penyaluran Pertalite dan Solar kepada masyarakat pengguna yang berhak. KSP menyebut uji coba tersebut akan diterapkan di beberapa kota/kabupaten yang tersebar di lima propinsi, yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta.

Hageng menjelaskan pengaturan pembelian pertalite dan solar subdisi ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga ketersediaan suplai dengan mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat.

Selama ini, kata Hageng, pemerintah telah mensubsidi untuk menahan kenaikan harga BBM di pasar domestik akibat melonjaknya harga minyak dunia yang mencapai 120 dolar AS per barel. Namun karena terjadi selisih harga yang cukup lebar antara BBM subsidi dan non subsidi, realisasi konsumsi BBM bersubsidi oleh masyarakat melebihi kuota yang ditetapkan.

Dari kuota 23,05 juta kiloliter, konsumsi pertalite sudah mencapai 80 persen pada Mei 2022. Sementara konsumsi solar subsidi mencapai 93 persen dari total kuota 15,10 juta kiloliter.

Karena itu, ujar dia, penyaluran BBM subsidi harus diatur baik dari penetapan kuota maupun segmentasi penerima. Saat ini, lanjut dia, segmen penerima solar subsidi sudah diatur sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran. Sedangkan segmentasi pengguna Pertalite masih terlalu luas.

“Oleh sebab itu perlu diatur yang bisa mengonsumsi pertalite. Misalnya apakah mobil mewah masih boleh? Padahal mereka mampu beli yang non-subsidi,” katanya.

Hageng juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi PT Pertamina Patra Niaga yang akan melakukan uji coba penyaluran pertalite dan solar subsidi melalui sistem MyPertamina. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengawal dan mengontrol implementasi program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:54 WIB

Rupiah Jumat pagi menguat 29 poin terhadap dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi, mengu...
IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:42 WIB

IHSG Jumat dibuka melemah 3,83 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, dibuka melemah 3,83 poin
 Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran
Jumat, 12 Agustus 2022 - 10:06 WIB

Bupati Kudus serahkan bantuan untuk korban kebakaran

Kebakaran yang melanda rumah Ahmadi warga desa Ngembal Rejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Jawa Tenga...
Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana asing bersih sebesar 50 miliar dolar AS atau ...
Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif
Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:35 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022...
Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai
Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya pemanfaatan lahan pekarangan di rumah tangga untuk mena...
Mendag pastikan tak ada kenaikan harga mi instan sampai 3 kali lipat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 11:48 WIB

Mendag pastikan tak ada kenaikan harga mi instan sampai 3 kali lipat

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan harga mi instan tidak akan mengalami kenaika...
Kalbar gelar pangan murah untuk jaga stabilitas harga dan HUT RI
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:38 WIB

Kalbar gelar pangan murah untuk jaga stabilitas harga dan HUT RI

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77 dengan gelar pangan murah Kalbar kembali dihadir...
Program stimulus pelaku ekraf film dibuka hingga 24 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:27 WIB

Program stimulus pelaku ekraf film dibuka hingga 24 Agustus 2022

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan program stimulus Lensa Kreatif...
Badan Pangan Nasional meluncurkan situs panel harga
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:05 WIB

Badan Pangan Nasional meluncurkan situs panel harga

Badan Pangan Nasional (BPN) meluncurkan situs panel harga pangan untuk memberikan informasi Harga Ac...

InfodariAnda (IdA)