Kejari Jakpus limpahkan tahap dua terkait dugaan korupsi Kemendikbud

Elshinta
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:51 WIB |
Kejari Jakpus limpahkan tahap dua terkait dugaan korupsi Kemendikbud
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Ujian Nasional pada Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Tahun Anggaran 2018 senilai Rp1,159 miliar, yakni Didi Pujohadi serta Wedy Prahoro menandatangani berita acara pelimpahan tahap dua di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (28/6/2022). ANTARA/HO-Kejari Jakarta Pusat

Elshinta.com - Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melimpahkan tahap dua (P21) terkait dugaan tindak pidana korupsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Penuntut Umum.

"Penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama Didi Pujohadi, serta Wedy Prahoro," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakarta Pusat Bani Immanuel Ginting melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa malam.

Bani menjelaskan kedua tersangka itu diduga terlibat tindak pidana korupsi pengelolaan dana Ujian Nasional pada Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Tahun Anggaran 2018.

Selain tersangka dan barang bukti, penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jakarta Pusat menyerahkan berkas berita acara pemeriksaan.

Bani mengungkapkan kedua tersangka terindikasi terlibat kasus korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp1,15 miliar.

Penyidik Kejari Jakarta Pusat menangani kasus tersebut berdasarkan Surat Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor: 3926/G.G6/RHS/KP.04.00/2021 tertanggal 3 Juni 2021.

Surat Itjen Kemendikbud Riset dan Teknologi itu mengenai Pelimpahan Laporan Hasil Pemeriksaan Khusus kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Bani menjelaskan Laporan Hasil Audit Khusus Atas Pertanggungjawaban Penggunaan Sisa Dana Ujian Nasional (UN) Tahun 2018 di Balitbang Kemendikbud di Provinsi DKI Jakarta Nomor 07/R/Insy.Invest-Itjen/III/2021 tertanggal 25 Maret 2021 dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menunjukkan kedua tersangka terindikasi menyalahgunakan anggaran negara senilai Rp1,159 miliar.

Diungkapkan Bani, kedua tersangka telah mengembalikan uang sesuai jumlah kerugian yang ditetapkan tersebut ke kas negara, namun tetap harus pertanggungjawabkan perbuatannya melalui persidangan.

Usai pelimpahan tahap dua, tim Penuntut Umum Kejari Jakarta Pusat akan mempersiapkan surat dakwaan dan segera melimpahkan berkas perkara "a quo" kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 09:41 WIB

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat kembali melakukan penahanan terhadap mantan Direktur ...
Bareskrim hentikan laporan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:55 WIB

Bareskrim hentikan laporan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menghentikan laporan dugaan pelecehan terhada...
Polisi tangani 11 pelajar korban robohnya bangunan MIN Banda Aceh
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:17 WIB

Polisi tangani 11 pelajar korban robohnya bangunan MIN Banda Aceh

Polresta Banda Aceh menangani sebanyak 11 dari 13 pelajar korban robohnya balai pengajian Madrasah I...
Polresta Denpasar ungkap pengemudi ojol pelaku pelecehan siswi SMA
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 06:41 WIB

Polresta Denpasar ungkap pengemudi ojol pelaku pelecehan siswi SMA

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mengungkap identitas ...
Bantu advokasi warga, DPC IKADIN Jakarta Selatan dirikan Posbakum keliling
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 06:07 WIB

Bantu advokasi warga, DPC IKADIN Jakarta Selatan dirikan Posbakum keliling

DPC IKADIN Jakarta Selatan memberi bantuan hukum cuma-cuma melalui Pos Bantuan Hukum (Posbakum) kepa...
KPK tetapkan Bupati Pemalang tersangka suap jual beli jabatan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 23:01 WIB

KPK tetapkan Bupati Pemalang tersangka suap jual beli jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait...
Poldasu komitmen Sumut bersih dari perjudian.
Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:47 WIB

Poldasu komitmen Sumut bersih dari perjudian.

Aksi perjudian harus dibersihkan. Poldasu berkomitmen Sumut harus bersih dari segala bentuk perjudia...
Ajrol tersangka penembakan Burak dijatuhi hukuman seumur hidup
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:47 WIB

Ajrol tersangka penembakan Burak dijatuhi hukuman seumur hidup

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon Aceh Utara menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada terdakw...
Kejagung periksa Karo Hukum Kemendag terkait kasus impor garam
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:23 WIB

Kejagung periksa Karo Hukum Kemendag terkait kasus impor garam

Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa Kepa...
Budaya antikorupsi semakin baik, Pengamat: Hasil kerja sistemik KPK era Firli
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:11 WIB

Budaya antikorupsi semakin baik, Pengamat: Hasil kerja sistemik KPK era Firli

Direktur Eksekutif Indonesia Justice Watch (IJW) Akbar Hidayatullah mengatakan, kinerja KPK era Firl...

InfodariAnda (IdA)