Kejati Bali terima uang dana kredit fiktif dari dua tersangka korupsi

Elshinta
Selasa, 28 Juni 2022 - 23:31 WIB |
Kejati Bali terima uang dana kredit fiktif dari dua tersangka korupsi
Perwakilan Keluarga dua tersangka kasus korupsi dana kredit fiktif pada Bank Pembangunan Daerah Bali mengembalikan sejumlah uang kepada Kejaksaan Tinggi Bali di Denpasar, Bali, Selasa (28/6/2022). ANTARA/HO-Humas Kejati Bali

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Bali menerima uang sejumlah Rp1.150.000.000 dari keluarga dua tersangka korupsi dana kredit fiktif pada Bank Pembangunan Daerah Bali di Denpasar, Selasa.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali A Luga Harlianto menyatakan uang tersebut sebagai pengembalian kerugian negara dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kredit fiktif berupa kredit modal kerja usaha dan konstruksi pengadaan barang dan jasa Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Badung.

"Sekitar pukul 14.00 WITA, Penyidik telah menerima uang sebagai bagian pengembalian kerugian negara dalam hal ini Bank Pembangunan Daerah Bali. Tersangka SW dan IKB, dalam penyidikan menyadari kesalahannya dan ingin bertanggung jawab akibat perbuatan yang telah dilakukannya," kata Luga Harlianto sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima di Denpasar, Bali.

Selanjutnya kata Luga Harlianto uang sejumlah Rp1.150.000.000 akan simpan pada rekening penitipan Kejaksaan Tinggi Bali di Bank BRI.

Uang ini akan dilakukan penyitaan oleh Penyidik Kejati Bali untuk nantinya digunakan untuk memperkuat pembuktian di persidangan.

Luga Harlanto menyatakan sisa dari kerugian negara akibat perbuatan tersangka SW dan IKB diupayakan akan diserahkan kepada Penyidik Kejati Bali secara bertahap.

"Tentunya hal ini yang diharapkan dari Pimpinan Kejati Bali bahwa penindakan yang dilakukan bidang pidana khusus tidak hanya berorientasi pada penindakan tetapi juga kepada pengembalian kerugian negara," kata dia dalam rilis yang sama.

Adapun Tersangka SW dan IKB bersama-sama dengan tersangka IMK dan DPS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali pada tanggal 11 April 2022 atas perbuatan para tersangka dalam pemberian kredit modal kerja usaha dan konstruksi pengadaan barang dan jasa BPD Bali Cabang Badung yang diduga fiktif pada tahun 2016 dan 2017 sebesar Rp5.000.000.000.

Lugaga Harlianto menyatakan IMK, DPS, SW dan IKB ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal sangkaan yaitu Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, Pasal 3 UU N.o 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP, Pasal 9 UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Penyerahan uang ini disaksikan oleh Asisten Bidang Pidana Khusus Kejati Bali, Agus Eko Purnomo.

"Penyidik Kejati Bali hingga saat ini telah meminta keterangan 16 orang sebagai saksi. Selanjutnya penyidik akan menjadwalkan dalam waktu dekat untuk meminta keterangan ahli dan keterangan tersangka. Hal ini dilakukan bersamaan dengan audit penghitungan kerugian negara yang sedang dilakukan," tutur Lugo Arlianto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polri ungkap peran enam perwira halangi penyidikan Duren Tiga
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:45 WIB

Polri ungkap peran enam perwira halangi penyidikan Duren Tiga

Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Asep Edi Suhari mengungkap...
Komnas Perempuan ingatkan hak Putri Candrawathi harus dihormati
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:59 WIB

Komnas Perempuan ingatkan hak Putri Candrawathi harus dihormati

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama Komnas Perempuan mengingatkan dan berharap ag...
Polisi periksa pengelola ponpes terkait perkelahian tewaskan santri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Polisi periksa pengelola ponpes terkait perkelahian tewaskan santri

Polresta Tangerang memeriksa dua orang pengelola Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam di Kecamat...
Polres Malang tangkap pelaku curanmor libatkan anak perempuan
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:11 WIB

Polres Malang tangkap pelaku curanmor libatkan anak perempuan

Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanm...
Kompolnas: Penetapan Istri Sambo tersangka bukti keseriusan Kapolri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 22:11 WIB

Kompolnas: Penetapan Istri Sambo tersangka bukti keseriusan Kapolri

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mohammad Dawam mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Li...
Polisi dalami pelecehan anak di bawah umur oleh oknum guru bela diri
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:59 WIB

Polisi dalami pelecehan anak di bawah umur oleh oknum guru bela diri

Kepolisian Resor (Polres) Malang melakukan pendalaman terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan...
Polda Riau tangani 145 kasus judi dengan 228 tersangka
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:47 WIB

Polda Riau tangani 145 kasus judi dengan 228 tersangka

Polda Riau dan jajarannya menangani sebanyak 145 kasus perjudian dengan 228 tersangka di berbagai da...
Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi
Jumat, 19 Agustus 2022 - 21:23 WIB

Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyerahkan sepenu...
KPK sebut laporan dugaan korupsi Gibran dan Kaesang tidak jelas
Jumat, 19 Agustus 2022 - 20:35 WIB

KPK sebut laporan dugaan korupsi Gibran dan Kaesang tidak jelas

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan laporan dugaan korupsi yan...
Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi
Jumat, 19 Agustus 2022 - 19:47 WIB

Mahfud MD serahkan kasus Putri Candrawathi ke polisi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyerahkan sepenu...

InfodariAnda (IdA)