G7 beri komitmen 5 miliar dolar untuk atasi kerawanan pangan global

Elshinta
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:34 WIB |
G7 beri komitmen 5 miliar dolar untuk atasi kerawanan pangan global
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kelompok Tujuh (G7) negara demokrasi kaya akan berkomitmen hingga 5 miliar dolar AS untuk meningkatkan ketahanan pangan global, kata seorang pejabat senior AS, ketika kelompok itu menanggapi kekhawatiran di negara-negara berkembang tentang ancaman kelaparan yang dipicu oleh perang di Ukraina.

Pada hari terakhir KTT G7 di Jerman, pejabat tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyediakan lebih dari setengah dari jumlah itu, yang akan digunakan untuk upaya memerangi kelaparan di 47 negara dan untuk mendanai organisasi regional.

G7 sedang berusaha untuk menggalang negara-negara berkembang, banyak yang memiliki hubungan dekat dengan Rusia, untuk menentang invasi Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina, dan mengundang lima negara demokrasi berpenghasilan menengah dan rendah ke KTT untuk memenangkan mereka.

Beberapa negara berkembang, yang juga merupakan mantan korban kolonialisme barat, melihat keluhan Barat tentang Ukraina sebagai tindakan mementingkan diri sendiri dan lebih peduli pada dampak melonjaknya harga pangan pada populasi mereka.

Beberapa menyalahkan sanksi Barat, bukan invasi Rusia ke salah satu produsen biji-bijian terbesar di dunia dan blokade pelabuhannya, atas kekurangan tersebut.

"Tindakan Putin telah menjadi inti dan hal dari mana Anda dapat menarik garis langsung ke semua kerentanan yang kita lihat di seluruh dunia dalam hal ketahanan pangan," kata pejabat itu.

"Tindakannya telah mencekik produksi pangan dan pertanian dan telah menggunakan makanan sebagai senjata perang melalui penghancuran gudang pertanian, fasilitas pemrosesan ... dan blokade efektif pelabuhan Laut Hitam," tambahnya.

Sekitar 2 miliar dolar AS dari komitmen akan digunakan untuk intervensi kemanusiaan langsung, dengan 760 juta dolar AS lainnya untuk "bantuan pangan" guna "meningkatkan ketahanan dan produktivitas sistem pangan di seluruh dunia."

Secara terpisah, para pemimpin sepakat untuk mengambil pendekatan yang lebih terkoordinasi untuk menantang praktik "pendistorsi pasar" China dalam perdagangan global. Mereka juga berjanji untuk bekerja menghapus kerja paksa, termasuk kerja paksa yang didukung negara, dari rantai pasokan global.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
India gelar pesta besar rayakan hari kemerdekaan
Senin, 15 Agustus 2022 - 17:24 WIB

India gelar pesta besar rayakan hari kemerdekaan

Pemerintah India menggelar pesta besar untuk merayakan 75 tahun hari kemerdekaan mereka dari pemerin...
2.000 wisatawan masih terjebak di Xinjiang
Senin, 15 Agustus 2022 - 13:34 WIB

2.000 wisatawan masih terjebak di Xinjiang

Sebanyak 2.003 wisatawan masih terjebak di Daerah Otonomi Xinjiang setelah wilayah barat daya China ...
Penyanyi Indonesia juara pertama lomba karaoke sedunia di Norwegia
Senin, 15 Agustus 2022 - 10:50 WIB

Penyanyi Indonesia juara pertama lomba karaoke sedunia di Norwegia

Penyanyi Monica Nike Adiba berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang kompetisi karaoke sedunia -...
Kemenag: Keberangkatan SOC 43 tanda Haji 2022 telah berakhir
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:27 WIB

Kemenag: Keberangkatan SOC 43 tanda Haji 2022 telah berakhir

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa keberangkatan kelompok terbang (kloter) 43 Embarkasi So...
PBB minta semua kegiatan militer di PLTN Ukraina segera dihentikan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:11 WIB

PBB minta semua kegiatan militer di PLTN Ukraina segera dihentikan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak agar semua kegiatan m...
Rusia tuding Ukraina lakukan terorisme nuklir
Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:47 WIB

Rusia tuding Ukraina lakukan terorisme nuklir

Rusia menuduh Kiev melakukan `terorisme nuklir` dan mengklaim bahwa penembakan yang dilakukan Ukrain...
BNI perkenalkan rempah di pasar Hong Kong melalui Food Expo 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:35 WIB

BNI perkenalkan rempah di pasar Hong Kong melalui Food Expo 2022

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengoptimalkan potensi produk rempah dan maka...
Foto-foto pemandangan alam Indonesia dipamerkan di China
Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:35 WIB

Foto-foto pemandangan alam Indonesia dipamerkan di China

Sebanyak 20 foto tentang pemandangan alam Indonesia dipamerkan di Beijing, China oleh ASEAN-China Ce...
Dolar jatuh dari level tertinggi, investor tunggu data inflasi AS
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:22 WIB

Dolar jatuh dari level tertinggi, investor tunggu data inflasi AS

Dolar jatuh menjadi di bawah tertinggi baru-baru ini di perdagangan Asia pada Selasa sore, karena pa...
Australia berduka atas kepergian Olivia Newton-John
Selasa, 09 Agustus 2022 - 15:35 WIB

Australia berduka atas kepergian Olivia Newton-John

Australia turut berduka saat mendengar kabar bahwa bintang pop ikon 1970-an dan 80-an Olivia Newton-...

InfodariAnda (IdA)