Armenia, Azerbaijan kembali saling tuduh soal Karabakh

Elshinta
Selasa, 28 Juni 2022 - 16:08 WIB |
Armenia, Azerbaijan kembali saling tuduh soal Karabakh
Arsip - Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berbicara di parlemen di Yerevan, Armenia, Mei 2021. (ANTARA/PAN Foto via Reuters)

Elshinta.com - Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Senin (27/6) kembali saling tuduh dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev terkait pertikaian di Nagorno-Karabakh.

Pashinyan mengatakan tetangganya itu gagal mengambil tindakan atas perjanjian untuk mengakhiri 30 tahun permusuhan atas wilayah Nagorno-Karabakh, yang merupakan wilayah pegunungan di dalam Azerbaijan yang dikendalikan sejak 1990-an oleh etnis Armenia.

"Azerbaijan menolak untuk berbicara, tetapi secara terbuka menuduh Armenia menolak untuk berbicara," kata Pashinyan dalam sebuah konferensi pers daring, seperti dikutip kantor berita Armenia Armenpress.

"Penilaian saya adalah satu: hal itu dilakukan untuk melegitimasi perang baru melawan Armenia," ujar Pashinyan.

Perselisihan atas Nagorno-Karabakh kembali berkobar pada 2020 menjadi sebuah perang selama enam pekan di mana pasukan Azeri mendapatkan kembali sebagian besar wilayah itu.

Armenia dan Azerbaijan sepakat untuk mengerjakan rencana perdamaian setelah Rusia menengahi keduanya untuk melakukan gencatan senjata.

Pashinyan mengatakan Azerbaijan memolitisasi upaya perdamaian, termasuk masalah pembangunan sebuah jalur kereta api melalui Armenia antara Azerbaijan dan kantong barat Nakhichivan, seperti dikutip oleh media Rusia dan Armenia.

Setelah menjadi sasaran protes besar dalam beberapa pekan terakhir yang menuduhnya membuat terlalu banyak konsesi di Karabakh, Pashinyan mengatakan lebih dari 50 prajurit Armenia menghadapi tuduhan makar.

Mengenai tuduhan terhadap perwira Armenia, kantor berita Rusia TASS melaporkan bahwa Pashinyan mengatakan kepada wartawan bahwa "banyak urusan sekarang terjadi di balik pintu tertutup dan publik tidak menyadarinya ... Lebih dari 50 prajurit dituduh melakukan spionase dan pengkhianatan."

Namun, TASS tidak memberikan keterangan rinci lebih lanjut dalam laporannya itu.

Walaupun Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev telah mengadakan serangkaian pertemuan dalam 18 bulan terakhir, kemajuan menuju perjanjian damai antara Azerbaijan dan Armenia masih berjalan lambat.

Aliyev pekan lalu menuduh Armenia tidak mau bertindak untuk perjanjian damai.

Armenia gagal mematuhi "kewajiban hukumnya" untuk mengizinkan akses gratis untuk pembangunan jalur kereta api, menurut laporan media Azerbaijan yang mengutip pernyataan Aliyev setelah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Sementara itu, Pashinyan mengatakan Aliyev menghalangi kemajuan dalam pembahasan perdamaian dengan menghubungkannya dengan persoalan kembalinya tawanan perang ke Armenia.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Al Zubara Manpower bantah pungut biaya PMI bekerja di Inggris
Jumat, 19 Agustus 2022 - 14:06 WIB

Al Zubara Manpower bantah pungut biaya PMI bekerja di Inggris

Agen penyalur tenaga kerja Al Zubara Manpower Indonesia membantah pihaknya memungut biaya hingga R...
Peringati HUT RI, Dubes Fadjroel ajak WNI di Kazakhstan kelola pandemi
Jumat, 19 Agustus 2022 - 13:11 WIB

Peringati HUT RI, Dubes Fadjroel ajak WNI di Kazakhstan kelola pandemi

Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan Fadjroel Rachman dalam acara peringatan hari ulang tah...
Ketika Indonesia tunjukkan tajinya di puncak kepemimpinan global
Jumat, 19 Agustus 2022 - 12:35 WIB

Ketika Indonesia tunjukkan tajinya di puncak kepemimpinan global

 Tahun 2022 menjadi momentum bagi Indonesia untuk menonjolkan perannya di kancah internasional.
Ratusan warga Palembang ikuti lomba makan pempek terbanyak
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:21 WIB

Ratusan warga Palembang ikuti lomba makan pempek terbanyak

Ratusan warga Kota Palembang, Sumatera Selatan mengikuti lomba makan pempek sebanyaknya-banyaknya da...
Pejabat eksekutif Olimpiade Tokyo ditangkap dalam kasus dugaan suap
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:45 WIB

Pejabat eksekutif Olimpiade Tokyo ditangkap dalam kasus dugaan suap

Seorang pejabat eksekutif Olimpiade Tokyo, Haruyuki Takahashi, ditangkap pada Rabu (17/8) karena dic...
KBRI Pretoria beri penghargaan kepada WNI berprestasi di Afsel
Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:46 WIB

KBRI Pretoria beri penghargaan kepada WNI berprestasi di Afsel

KBRI Pretoria memberi penghargaan Indonesian Fighter (Pejuang Indonesia) kepada sejumlah individu...
Terima suap, eks pentolan Partai Komunis China divonis hukuman mati
Kamis, 18 Agustus 2022 - 13:22 WIB

Terima suap, eks pentolan Partai Komunis China divonis hukuman mati

Mantan petinggi Partai Komunis China (CPC) Shi Wenqing divonis hukuman mati karena terlibat dalam ka...
KBRI ajak `Friends of Indonesia` di Venezuela rayakan HUT RI
Kamis, 18 Agustus 2022 - 13:10 WIB

KBRI ajak `Friends of Indonesia` di Venezuela rayakan HUT RI

Kedutaan Besar RI di Caracas mengajak para anggota Friends of Indonesia di Venezuela untuk turut ...
WNI di Belanda ikuti upacara secara fisik setelah dua tahun pandemi
Kamis, 18 Agustus 2022 - 12:55 WIB

WNI di Belanda ikuti upacara secara fisik setelah dua tahun pandemi

Lebih dari 500 WNI di Belanda akhirnya bisa kembali mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ...
Korps musik Kepolisian Turki iringi pengibaran Merah Putih di Ankara
Kamis, 18 Agustus 2022 - 12:35 WIB

Korps musik Kepolisian Turki iringi pengibaran Merah Putih di Ankara

Korps Musik Elite Kepolisian Turki yang tergabung dalam Polis Bandosu mengiringi pengibaran Sang M...

InfodariAnda (IdA)