Banjir genangi sejumlah desa di Kabupaten Cilacap

Elshinta
Senin, 27 Juni 2022 - 10:24 WIB |
Banjir genangi sejumlah desa di Kabupaten Cilacap
Tim penolong mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Desa CIkedondong, Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Minggu (26/6/2022) malam. ANTARA/HO-Kecamatan Bantarsari

Elshinta.com - Bencana banjir menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat yang terjadi sejak Minggu (26/6) siang hingga malam hari.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari grup WhatsApp "Siaga Bencana Cilacap" milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Senin pagi, bencana banjir tersebut menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Sidareja, Bantarsari, dan Jeruklegi.

Saat dihubungi melalui saluran telepon, Camat Sidareja Martono mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sidareja dan sekitarnya pada hari Minggu (26/6), pukul 13.30-17.00 WIB, mengakibatkan sejumlah sungai meluap ke permukiman dan jalan raya.

"Banyaknya sampah yang tersangkut di pilar jembatan mengakibatkan arus air terhambat hingga akhirnya meluap," katanya menjelaskan.

Menurut dia, luapan air Sungai Cidurian di Desa Tinggarjaya sempat menggenangi ruas Jalan Raya Sidareja-Cipari sepanjang kurang lebih 4 kilometer dengan tinggi genangan berkisar 30-40 centimeter, sehingga arus lalu lintas mengalami hambatan.

Sementara luapan Sungai Cikalong dan Sungai Citengah menggenangi Jalan Puteran yang berada di belakang Puskesmas Sidareja dengan kedalaman 5-20 centimeter, Jalan Panembahan Cisagu Desa Sidareja berkisar 5-20 centimeter.

Selanjutnya, Jalan Bhayangkara Desa Sidareja berkisar 5-40 centimeter, Jalan Batukurung Desa Gunungreja berkisar 5-30 centimeter, serta Jalan Kauman yang merupakan perbatasan Desa Sidareja dan Desa Gunungreja berkisar 5-30 centimeter.

"Alhamdulillah hingga pagi ini, genangan di sebagian wilayah sudah surut. Wilayah yang masih tergenang, yakni belakang Puskesmas Sidareja dan permukiman sebelah barat Alun-Alun Sidareja," kata Martono.

Kendati demikian, dia mengatakan bencana banjir yang terjadi pada sejak Minggu (26/6) malam tersebut tidak mengakibatkan pengungsian warga.

Sementara itu, Camat Bantarsari Hari Winarno mengatakan hujan lebat yang terjadi pada hari Minggu (26/6), pukul 13.00-20.00 WIB, mengakibatkan Sungai Cihaur (hulu Sungai Cimeneng, red.) meluap sehingga menggenangi Desa Cikedondong dengan tinggi genangan air berkisar 40-150 centimeter dan berdampak terhadap 186 keluarga terdiri atas 698 jiwa.

"Jumlah pengungsi sekitar 400-500 jiwa. Kami agak kesulitan mendata jumlah pengungsi karena semalam aliran listrik padam," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari Tim Siaga Bencana Kecamatan Bantarsari yang berada di lokasi, genangan banjir di Desa Cikendondong pada Senin (27/7) pagi sudah surut dan warga setempat mulai membersihkan rumah masing-masing.

Kendati demikian, pihaknya khawatir dengan surutnya genangan air di Desa Cikedondong berdampak terhadap sejumlah desa di wilayah bawah terutama Desa Bantarsari dan Rawajaya.

Oleh karena itu, kata dia, warga setempat mulai siaga terhadap bencana banjir sejak terjadi hujan lebat pada hari Minggu (26/6).

"Berdasarkan laporan yang kami terima pagi ini, air sudah mulai menggenangi Dusun Cikerang RW 11, Desa Bantarsari, dengan tinggi genangan sekitar 25-30 centimeter. Wilayah tersebut ada 11 RT yang terendam," katanya.

Menurut dia, pihaknya hingga saat ini masih melakukan identifikasi dan asesmen terhadap bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bantarsari.

Sementara bencana banjir di Kecamatan Jeruklegi dilaporkan menggenangi permukiman warga di Desa Citepus dan Prapagan.

Terkait dengan bencana banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Wijonardi mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan asesmen.

"Nanti setelah selesai asesmen, kami akan segera informasikan," katanya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara

Kapolda Sumut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra S berangkat menuju Samosir untuk meninjau lokasi kebakar...
9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi
Selasa, 09 Agustus 2022 - 06:11 WIB

9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi

Sebanyak 40 keluarga mengungsi akibat banjir bandang yang merendam Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Banji...
8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:20 WIB

8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik

Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (dpl) mengalami erupsi pada Sab...
6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:19 WIB

6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur melaporkan sebanyak 193 jiwa...
5 Agustus 2018: Gempa M 7,0 guncang NTB, ratusan orang tewas
Jumat, 05 Agustus 2022 - 06:18 WIB

5 Agustus 2018: Gempa M 7,0 guncang NTB, ratusan orang tewas

Gempa bumi yang mulanya disebut berskala M 6,8, kemudian dimutakhirkan menjadi M 7,0, mengguncang Lo...
4 Agustus 2021: Angin puting beliung hantam wilayah Panjang Bandarlampung
Kamis, 04 Agustus 2022 - 06:06 WIB

4 Agustus 2021: Angin puting beliung hantam wilayah Panjang Bandarlampung

Warga Panjang, Bandarlampung dikejutkan dengan angin puting beliung pada Rabu 4 Agustus 2021, sekita...
Bencana yang kompleks, BAPENA PPNI Lumajang ajak pentahelix bersinergi 
Rabu, 03 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Bencana yang kompleks, BAPENA PPNI Lumajang ajak pentahelix bersinergi 

Ancaman bencana yang kompleks di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur seperti gempa bumi, stunami, erupsi,...
Gempa bumi bermagnitudo 5,6 guncang Aceh Jaya
Minggu, 31 Juli 2022 - 12:15 WIB

Gempa bumi bermagnitudo 5,6 guncang Aceh Jaya

Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh pada Ahad sekitar pukul 1...
132 rumah warga di Maluku Tengah terendam banjir
Jumat, 29 Juli 2022 - 23:59 WIB

132 rumah warga di Maluku Tengah terendam banjir

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Maluku Tengah dalam dua hari terakhir menyebabkan seban...
Dua kecamatan di Jember terdampak erupsi Gunung Raung
Kamis, 28 Juli 2022 - 17:11 WIB

Dua kecamatan di Jember terdampak erupsi Gunung Raung

Sebanyak dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur terdampak erupsi Gunung Raung yang terjadi pa...

InfodariAnda (IdA)