Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`

Elshinta
Minggu, 26 Juni 2022 - 13:28 WIB |
Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`
Pengunjung memindai kode QR saat bertransaksi pada acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Bangka Belitung di Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, di Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (20/5/2022).

Elshinta.com - Masuk platform digital diyakini bisa membantu usaha mikro, kecil dan menengah bertahan pada masa sulit pandemi sekarang ini.

Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menunjukkan ada 17,25 pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital per Februari 2022. Selain berjualan online, adalah penting bagi pelaku usaha memahami pemasaran digital agar bisnis mereka teurs bertumbuh.

Google Indonesia, dikutip dari siaran pers, membagikan empat tips bagi UMKM yang ingin "go digital", menyambut Hari UMKM Internasional setiap 27 Juni.

1. Tujuan "go digital"
Pelaku usaha sebaiknya memahami apa tujuan mereka masuk ke platform online. Secara garis besar, "go digital" bukan sekedar mendaftarkan nama bisnis ke lokapasar online, namun, untuk menemukan pelanggan baru, meningkatkan efektivitas kerja dan mengembangkan peluang bisnis.

2. Gunakan peralatan digital
Tujuan masuk ke ekosistem digital bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, misalnya mengoptimalkan alat (tool) yang diberikan platform.

Misalnya, gunakan Google Bisnisku untuk mendaftarkan usaha, lalu, untuk meningkatkan efektivitas kerja, gunakan email, kalendar, penyimpanan awan dan aplikasi panggilan video.

Manfaatkan juga Google Analytics dan Google Trend untuk melihat keinginan konsumen dan mengembangkan peluang bisnis.

3. Pahami perilaku pelanggan
Memahami perilaku dan keinginan pelanggan dinilai penting untuk mulai masuk ke platform digital. Bagi pelanggan, belanja online perlu disikapi secara hati-hati apalagi jika mereka belum pernah belanja di toko online tersebut. Mereka akan melihat situs dan testimoni konsumen lain sebelum membeli produk.

Pelaku usaha bisa menyalakan fitur obrolan (chat) supaya pelanggan bisa menjangkau mereka. Bagi pelaku usaha, fitur obrolan ini bisa membuka peluang menghasilkan penjualan.

4. Perkuat kemampuan digital
Google mengutip data Deloitte, baru 9 persen UKM Indonesia yang memiliki kemampuan tingkat lanjutan seperti bisnis e-commerce, sementara 18 persen menggunakan media sosial (menengah).

Sebanyak 37 persen sudah punya perangkat digital, namun, belum digunakan untuk transaksi (kemampuan dasar). Deloitte juga menemukan ada 36 persen yang belum memiliki perangkat digital.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Bangkitkan perekonomian, 100 UMKM ramaikan `Saya Salatiga Festival UMKM`
Minggu, 07 Agustus 2022 - 16:23 WIB

Bangkitkan perekonomian, 100 UMKM ramaikan `Saya Salatiga Festival UMKM`

Sebanyak 100 stand usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Salatiga, Jawa Tengah turut serta meramaik...
JPM tingkatkan nilai ekonomi UMKM lewat kontes tanaman hias
Rabu, 27 Juli 2022 - 13:11 WIB

JPM tingkatkan nilai ekonomi UMKM lewat kontes tanaman hias

Sebagai negara tropis, Indonesia dianugerahi dengan aneka jenis tanaman. Termasuk juga tanaman hias....
Exit Tol Solo-Jogja dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM
Selasa, 26 Juli 2022 - 18:25 WIB

Exit Tol Solo-Jogja dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM

Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Klaten, Jawa Tengah menangkap peluang keberadaan ex...
 PLN kembangkan inovasi kerajinan bambu di Buleleng 
Sabtu, 23 Juli 2022 - 11:04 WIB

PLN kembangkan inovasi kerajinan bambu di Buleleng 

PT PLN (Persero) melalui Program PLN Peduli kembali menyalurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Li...
 Hari Koperasi ke-75, Kopti Salatiga jual kedelai murah
Jumat, 22 Juli 2022 - 10:36 WIB

Hari Koperasi ke-75, Kopti Salatiga jual kedelai murah

Dalam memperingati Hari Koperasi ke-75 Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Salatiga, Jawa Tengah ...
Pasar rakyat UMKM BUMN aksi nyata kepedulian sosial di Kabupaten Langkat
Rabu, 20 Juli 2022 - 16:06 WIB

Pasar rakyat UMKM BUMN aksi nyata kepedulian sosial di Kabupaten Langkat

Pasar rakyat dan bazaar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) BUMN merupakan aksi nyata kepedulian s...
HIPMI Medan promosikan UMKM Medan di ajang Apeksi 2022
Senin, 04 Juli 2022 - 16:16 WIB

HIPMI Medan promosikan UMKM Medan di ajang Apeksi 2022

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Medan yang diberikan kepercayaan oleh HIPMI Sumut untuk me...
Pelaku UMKM di Magelang terima bantuan akses internet Fixed Broadband
Jumat, 01 Juli 2022 - 23:07 WIB

Pelaku UMKM di Magelang terima bantuan akses internet Fixed Broadband

Pelaku UMKM di Desa Jayuskauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah bersuka cita, d...
Dikunjungi duta besar negara peserta G-20, Sukoharjo sodorkan tujuh UMKM unggulan
Minggu, 26 Juni 2022 - 18:45 WIB

Dikunjungi duta besar negara peserta G-20, Sukoharjo sodorkan tujuh UMKM unggulan

Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menerima tiga tamu delegasi kedutaan besar negara peserta G20. Duta...
Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`
Minggu, 26 Juni 2022 - 13:28 WIB

Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`

Masuk platform digital diyakini bisa membantu usaha mikro, kecil dan menengah bertahan pada masa sul...

InfodariAnda (IdA)