Warga Buton tangkap buaya sepanjang 4,3 meter dengan berat 1 ton

Elshinta
Sabtu, 25 Juni 2022 - 23:45 WIB |
Warga Buton tangkap buaya sepanjang 4,3 meter dengan berat 1 ton
Video warga Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, saat menangkap buaya sepanjang 4,3 meter dengan berat 1 ton, Sabtu (25/6/2022) (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Warga di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menangkap seekor buaya raksasa sepanjang 4,3 dengan berat sekitar 1 ton.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Baubau BKSDA Sultra Prihanto saat dihubungi dari Kendari, Sabtu,mengatakan pihaknya mendapat laporan bahwa buaya tersebut ditangkap warga desa setempat saat ditemukan di sekitar bantaran sungai tak jauh dari pemukiman warga.

"Buaya itu dikhawatirkan nanti akan membahayakan masyarakat sekitar situ, jadi mereka berinisiatif untuk menangkap buaya tersebut dengan alat seadanya dengan tali nilon. Setelah ditangkap dan diikat dengan seadanya kemudian menghubungi kami untuk dilakukan evakuasi," katanya.

Tim penyelamat sebanyak enam orang dari BKSDA Sultra Wilayah I Baubau lalu diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Buaya itu diduga dari sungai di desa setempat karena ditemukan tepat di sekitar bantaran sungai.



"Buaya itu dari sungai karena beberapa hari ini di sana sering hujan sehingga sungai di daerah itu meluap. Jadi kemungkinan buaya itu dari sungai itu karena ditemukan di bantaran sungai," ujarnya.

Setelah pihaknya tiba di lokasi tersebut kemudian dilakukan evakuasi buaya itu dibantu Koramil, Polsek, pemerintah desa dan masyarakat setempat. Buaya itu berhasil dievakuasi selama dua jam sejak pukul 13.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita karena ukurannya yang cukup besar.

Ia mengatakan, buaya itu lalu di bawa ke Baubau dan selanjutnya akan dibawa di BKSDA Sultra di Kota Kendari untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

"Untuk dilepaskan dimana, nanti kita akan koordinasikan dengan teman-teman BKSDA di Kendari, apakah mau ditaruh di titik penangkaran atau kita lepasliarkan di habitat alamnya yang aman dan jauh dari pemukiman masyarakat, nanti pihak Balai yang akan menentukan itu," ucapnya.

BKSDA mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas selama musim penghujan terutama di lokasi yang menjadi habitat buaya utamanya di malam hari.

"Kami sudah melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas selama musim penghujan terutama di lokasi yang menjadi habitat buaya itu, mengurangi aktivitas seperti memancing, mandi di sungai yang menjadi habitat buaya terlebih di malam hari," kata Prihanto.*

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pemkot Bandung upayakan tidak ada kabel udara di jalan utama pada 2023
Jumat, 12 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Pemkot Bandung upayakan tidak ada kabel udara di jalan utama pada 2023

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengupayakan tidak ada lagi kabel udara yang menjuntai di sejumlah...
KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet
Jumat, 12 Agustus 2022 - 17:23 WIB

KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang Lampung melaksanakan deteksi dini virus othopox pa...
Siswi di Jembrana Bali terpilih kembali jadi anggota Paskibraka HUT RI
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:59 WIB

Siswi di Jembrana Bali terpilih kembali jadi anggota Paskibraka HUT RI

Siswi SMA Negeri 1 Negara di Kabupaten Jembrana, Bali, Valentina Dyastika terpilih kembali menjadi ...
Vaksinasi PMK tahap awal ditargetkan rampung September 2022
Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:23 WIB

Vaksinasi PMK tahap awal ditargetkan rampung September 2022

Pemerintah menargetkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap awal pada hewan ternak di Indon...
IDI dukung pemberian label Bisfenol A pada kemasan dari plastik
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:59 WIB

IDI dukung pemberian label Bisfenol A pada kemasan dari plastik

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mendukung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) me...
Kota Tangerang tampilkan sagon bakar di lomba UP2K Banten
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Kota Tangerang tampilkan sagon bakar di lomba UP2K Banten

Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menampilkan lima produk unggulan, s...
Tingkatkan kunjungan wisata,  akses wisata Rahtawu diperlebar
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:23 WIB

Tingkatkan kunjungan wisata,  akses wisata Rahtawu diperlebar

Keindahan alam di desa Rahtawu Kecamatan Gebog  kabupaten Kudus Jawa Tengah tidak kalah dibandingk...
Bappenas prioritaskan konservasi ekosistem Karbon Biru 
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:11 WIB

Bappenas prioritaskan konservasi ekosistem Karbon Biru 

Sebagai negara dengan mangrove terbesar di dunia, yakni 3,3 juta hektar, serta padang lamun terluas ...
755 hewan ternak terinfeksi PMK kembali sembuh
Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:59 WIB

755 hewan ternak terinfeksi PMK kembali sembuh

Terhitung 10 Agustus 2022, 755 ekor hewan ternak terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali di...
BRIN: Indonesia berisiko rendah terdampak aktivitas Matahari
Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:25 WIB

BRIN: Indonesia berisiko rendah terdampak aktivitas Matahari

Peneliti Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Johan Muhammad mengatakan Indonesia...

InfodariAnda (IdA)