Organda harap pemerintah cermat terkait wacana syarat perjalanan

Elshinta
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:39 WIB |
Organda harap pemerintah cermat terkait wacana syarat perjalanan
Sejumlah calon penumpang pesawat berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (18/5/2022). Pemerintah menghapus syarat tes COVID-19 bagi pelaku perjalanan domestik dan luar negeri bagi yang telah divaksin dosis lengkap yang berlaku efektif mulai Rabu (18/5/2022) . ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

Elshinta.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) berharap agar pemerintah lebih cermat dalam menentukan kebijakan terkait pemberlakuan kembali syarat perjalanan di sektor transportasi.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Organda, Ateng Aryono mengatakan bahwa sektor transportasi darat mulai pulih seiring dengan pelonggaran syarat perjalanan masyarakat di angkutan umum.

"Kami memahami pemerintah berusaha mengendalikan kasus Covid-19, namun disayangkan kalau harus diperketat lagi," kata Ateng kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Ateng menyampaikan, Organda khawatir jika syarat perjalanan kembali diperketat maka akan berdampak pada okupansi penumpang angkutan umum. Menurut dia, hal tersebut akan membuat pengusaha angkutan umum mengalami kesulitan operasional.

Oleh sebab itu, Organda meminta agar kebijakan syarat perjalanan diputuskan secara cermat berdasarkan kondisi pengendalian kasus Covid-19 setiap daerah.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan agar konsisten pada penerapan aplikasi PeduliLindungi di sektor transportasi.

"Kalau ada di daerah tertentu sedikit naik kasusnya, ya cukup di daerah tersebut yang diperketat syaratnya, jangan secara nasional," ujarnya.

Ia menambahkan, Organda hingga saat ini secara konsisten menerapkan protokol kesehatan. Upaya tersebut merupakan bagian dari kontribusi Organda dalam menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional angkutan umum yang mulai pulih.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah bakal menjadikan booster atau vaksin penguat sebagai syarat perjalanan jika kasus Covid-19 terus menanjak hingga Juli 2022 nanti.

"Ayo mari kita semua ber-booster ria, karena kalau Juli nanti angka (kasus) ini masih terus naik, belum terhenti, kita akan mungkin membuat persyaratan perjalanan itu harus booster. Ini demi kita semua," katanya.

Luhut mengungkapkan, saat ini situasi pandemi masih terkendali dengan tingkat keterisian rumah sakit masih rendah 96,5 persen dibandingkan puncak kasus Omicron.

Sementara itu, bed occupancy ratio juga masih tercatat rendah yaitu 1,9 persen, demikian pula tingkat kematian yang masih rendah dan positivity rate sebesar 3,3 persen, masih di bawah standar WHO sebesar 5 persen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Airlangga: B20-G20 tingkatkan kepatuhan dunia bisnis mitigasi korupsi
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 11:47 WIB

Airlangga: B20-G20 tingkatkan kepatuhan dunia bisnis mitigasi korupsi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia melalui Presidensi...
Helios gandeng DocuSign layani pengelolaan dokumen perjanjian
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 11:35 WIB

Helios gandeng DocuSign layani pengelolaan dokumen perjanjian

Penyedia solusi infrastruktur, cloud, dan digital PT Helios Informatika Nusantara (Helios), menggan...
Hujan diprakirakan turun di sejumlah kota
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 11:23 WIB

Hujan diprakirakan turun di sejumlah kota

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hi...
Pemkab Belitung aspal ulang jalan nasional sambut G20
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:59 WIB

Pemkab Belitung aspal ulang jalan nasional sambut G20

Pemerintah Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengaspalan ulang jalan n...
Proyek jalan layang Aloha Sidoarjo masuk tahap lelang
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:35 WIB

Proyek jalan layang Aloha Sidoarjo masuk tahap lelang

Proyek pembangunan flyover (jalan layang) Aloha, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, mulai m...
Damri resmi operasikan Trans Jatim rute Sidoarjo - Surabaya - Gresik
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:23 WIB

Damri resmi operasikan Trans Jatim rute Sidoarjo - Surabaya - Gresik

Damri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan operasional Bus Trans Jatim rut...
Pemerintah Kabupaten Bangka salurkan dana sedekah ke warga tidak mampu
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:11 WIB

Pemerintah Kabupaten Bangka salurkan dana sedekah ke warga tidak mampu

Pemerintah Kabupaten Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyalurkan dana Rp53 juta l...
TKDN bekali Trans Jatim dengan perangkat keselamatan TAM Fleet
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 09:31 WIB

TKDN bekali Trans Jatim dengan perangkat keselamatan TAM Fleet

PT Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN) membekali armada Trans Jatim dengan perangkat IoT (TKDN Ad...
TP PKK Bali imbau pemberian ASI minimal enam bulan guna cegah stunting
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 08:45 WIB

TP PKK Bali imbau pemberian ASI minimal enam bulan guna cegah stunting

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bali, Putri Suastini Koster, ...
BKSDA lepas liarkan harimau ke Taman Nasional Gunung Leuser
Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:47 WIB

BKSDA lepas liarkan harimau ke Taman Nasional Gunung Leuser

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama mitra melepasliarkan satu individu harimau su...

InfodariAnda (IdA)