Belasan warga di Majalengka ikrar keluar dari jemaah Khilafatul Muslimin
Elshinta
Kamis, 23 Juni 2022 - 23:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Belasan warga di Majalengka ikrar keluar dari jemaah Khilafatul Muslimin
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 12 warga dari Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, hari ini melakukan ikrar keluar dari Khilafatul Muslimin dan menandatangani surat pernyataan setia kepada NKRI, dengan disaksikan langsung Bupati Majalengka, Kapolres Majalengka, Ketua MUI Majalengka, dan unsur Pimpinan Forkopimda Majalengka, serta perwakilan Ormas Islam.

Ikrar dan penandatanganan untuk setia pada NKRI di Aula Kanya Wasistha Polres Majalengka menurut salah satu anggota jemaah Khilafatul Muslimin tidak ada unsur paksaan, bahkan mereka mengaku menyesal.

Kapolres Majalengka, AKBP. Edwin Affandi, menyatakan telah melakukan penyelidikan terhadap gerakan Khilafatul Muslimin yang diketahui sudah berjalan sekitar 3 bulan di Kab. Majalengka. 

"Hari ini telah digelar ikrar dan keluarnya dari khilafatul Muslimin, serta  kembali ke NKRI, mereka mendeklarasikan diri kembali menjadi warga negara republik Indonesia yang NKRI patuh terhadap perundang-undangan dan setia kepada Pancasila, Bhineka tunggal Ika dan NKRI," kata Kapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Kamis (23/6).

Dijelaskannya, kegiatan deklarasi warga untuk kembali ke NKRI setelah bergabung dengan jemaah Khilafatul Muslimin merupakan rangkaian panjang yang telah dilakukan Polres Majalengka dari tahap penyelidikan hingga menemukan kelompok yang memiliki struktur di Kabupaten Majalengka. 

'Kita melihat mereka bahwa telah mengumpulkan dana yang diatur secara sistematik dan struktur dan mereka juga mengirimkan uang tersebut kepada struktur di atasnya," ungkap Edwin.

Ditambahkannya, beberapa hal yang menjadi catatan bahwa mereka setiap bulannya melaksanakan kegiatan pengajian, kemudian mereka juga diberikan tabloid dan beberapa buku.

"Tentunya dengan kegiatan ini kita berharap bahwa masyarakat Kabupaten Majalengka terbebas dari paham-paham radikalisme dan tetap menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia," tandasnya.

Edwin Affandi juga mengatakan, dari hasil pemantauan mereka membentuk kelompok tersebut sejak tiga bulan. Namun untuk anggotanya masih sedikit, di situ ada struktur organisasi sampaj tingkat kabupaten. 

"Dan Alhamdulillah hari ini telah kita laksanakan deklarasi kembalinya mereka ke NKRI ada 11 orang yang merupakan pimpinan atau orang-orang yang ada di struktur Khilafatul Muslimin yang ada di Majalengka," imbuhnya.

Dan alhamdulillah, dengan kegiatan ini menyatakan bahwa tidak ada lagi kelompok Khilafatul Muslimin di Kabupaten Majalengka.

Sementara, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku sangat mengapresiasi langkah polres, menurutnya selama ini Khilafatul Muslimin hanya ada di Jakarta, namun ternyata di Majalengka juga ada.

"Kewajiban kami saat ini adalah membina mereka, menggaet mereka dengan persuasif, agar tidak merasa dikucilkan, dimarginalkan,.saya tidak menyangka ada Khilafatul Muslimin di Majalengka," pungkas Bupati. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pura Besakih dan manajemen bagi cikal bakal Hindu Dharma di Bali
Rabu, 29 Juni 2022 - 22:47 WIB
Kawasan Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem memiliki 19 pura yang menjadi saksi...
Gubernur dan Kapolda dukung tim Sumut di Festival Nusantara Gemilang 2022
Rabu, 29 Juni 2022 - 17:24 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanj...
Pemerintah berharap tambahan kuota haji dapat digunakan tahun 2023
Rabu, 29 Juni 2022 - 17:13 WIB
Pemerintah berharap tambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi yang tidak bisa dimanfaatkan pada...
Ganjar Pranowo mendadak sutradarai Gemu Fa Mire di Borobudur Student Festival
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendadak menjadi sutradara pertunjukan tari Maumere atau Gemu Fa...
 Mudahkan calon pekurban, ACT Medan berikan harga hewan kurban yang terjangkau
Minggu, 26 Juni 2022 - 17:23 WIB
 Ibadah kurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Adha. Perayaan Hari raya Id...
Satlantas Polres Aceh Utara gelar bakti sosial untuk masyarakat miskin
Minggu, 26 Juni 2022 - 14:56 WIB
Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76, personel Sat lantas Polres  Aceh Utara gelar bakti s...
Kota Magelang canangkan 11 Kampung Religi
Minggu, 26 Juni 2022 - 14:48 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah mencanangkan 11 kampung religi, di Pendopo Pengabdian Kota Ma...
Suku Asmat dengan segudang bakat terpendam
Sabtu, 25 Juni 2022 - 15:23 WIB
Berbicara tentang Suku Asmat, semua orang pasti akan tertuju pada keahliannya mengukir kayu secara m...
Aceh Besar pertahankan gelar juara umum MTQ Aceh
Sabtu, 25 Juni 2022 - 14:47 WIB
Kontingen Kabupaten Aceh Besar berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur...
Palembang berencana menjalankan gerakan shalat subuh berjamaah
Sabtu, 25 Juni 2022 - 13:57 WIB
Pemerintah Kota Palembang di Provinsi Sumatera Selatan berencana menjalankan gerakan shalat subuh be...
InfodariAnda (IdA)