Gelar BBI Lagawi Fest, Kemenperin dorong IKM Lampung go-digital

Elshinta
Selasa, 21 Juni 2022 - 07:57 WIB |
Gelar BBI Lagawi Fest, Kemenperin dorong IKM Lampung go-digital
Tangkapan layar, Reni Yanita: `Lampung dipilih karena merupakan pintu masuk bagian selatan pulau Sumatera\\

Elshinta.com - Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) akan digelar di Lampung melalui “Lagawi Fest” pada Bulan Juni ini. Kampanye yang diselenggarakan di 12 provinsi ini menjadi jurus kunci usaha industri kecil dan menengah (IKM) menggeliat.

Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengatakan Lampung dipilih karena merupakan pintu masuk bagian selatan pulau Sumatera. Selain itu, wilayah tersebut juga memiliki pontesi SDA serta industri manufaktur yang juga meningkat.

"Kita tahu Lampung ini pintu masuk dari selatan pulau Sumatera dan pontesi SDAnya juga banyak," kata Reni dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9 bertema “BBI, Jurus Kunci Bangkitkan Gairah IKM“ pada Senin, (20/6/22).

Selain itu, Reni menjelaskan, industri manufaktur yang ada di Lampung meningkat tajam pada 2021 lalu yakni mencapai 4,59 persen. Menurutnya, hal tersebut menunjukan bahwa kegiatan manufaktur di daerah tersebut sudah menggeliat.

Selain itu, ungkap Reni, Lampung juga memiliki banyak pelaku-pelaku IKM yang sudah berkembang setelah terdampak pandemi covid-19. Baik di sektor makanan minuman, pakaian jadi, kerajinan termasuk teknologi tepat guna.

Menurutnya, masifnya kebangkitan IKM di wilayah Lampung ini sekaligus menjadi tantangan. Sehingga, pihaknya berupaya mendorong produk IKM yang sudah berkembang itu menjadi produk artisan yang lebih berkelas dan makin dikenal luas dengan menjangkau pasar yang lebih luas.

"Jadi kami, melalui Gernas BBI Lagawi Fest ini mencoba menggerakan wirausaha baru di Lampung untuk mengembangkan inovasi terhadap produk yang dihasilkan untuk lebih mengenalkan dengan masuk di berbagai marketplace," tukasnya.

Pada kesempatan itu, Reni juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah telah melatih 22.515 Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program e-smart IKM. Pelatihan ini dilakukan agar para pelaku IKM menguasai teknologi e-business.

Program E-smart IKM yang telah berlangsung sejak 2017 hingga sekarang ini, sebanyak 14.025 IKM sudah on boarding ke platform digital.

Melalui program tersebut, jelas Reni, Kemenperin membantu para IKM agar mampu mengelola pemasarannya hingga sistem pembukuan secara digital.

"Nah, ini yang sudah di IKM yang sudah masuk ke literasi digital itu sejumlah

22.515 IKM dan yang sudah boarding sekitar 14.025 IKM dengan kita menggandeng beberapa marketplace yang ada," beber Reni.

Makin Indonesia 4.0

Reni menegaskan, program E-smart IKM yang dikembangkan oleh Dirjen IKMA ini dijadikan pintu masuk bagi IKM untuk on boarding ke sektor digital. Hal itu dilakukan, supaya Kemenperin mudah mengumpulkan, dan mengelola data IKM-IKM yang ada di Indonesia.

"Jadi untuk kami melakukan pembinaan untuk kami menjamin kualitas, produksinya termasuk fasilitas yang ada di kementerian perindustrian syaratnya adalah IKM tersebut harus ada di data e-smart IKM kami," jelasnya.

Sebab, e-smart IKM ini sesuai dengan program making Indonesia 4.0, salah satunya adalah pemberdayaan supaya IKM melek teknologi, dan agar IKM mampu menyajikan produknya secara digital.

Kemenperin mencatat, jumlah unit dari Sabang sampai Merauke mencapai 4,4 juta unit usaha, dibagi menjadi 10.500 sentra-sentra IKM. Maka, Kemenperin efektif melakukan pemberdayaan dan pembinaan itu melalui sentra.

"Sentra ini adalah kumpulan dari minimal 5 IKM sejenis ataupun dia mempunyai proses produksi sejenis. Jadi, untuk pembinaannya kami pasti menyelesaikan permasalahan yang ada kalau di IKM pasti awalnya teknologi, teknologi masih sangat sederhana," ujarnya.

Ketika permasalahan teknologi telah teratasi, tinggal bagaimana IKM mampu menghasilkan barang sesuai dengan pasar. Melalui gerakan nasional bangga buatan Indonesia sebenarnya pasarnya sudah ada. Pemerintah juga sudah mengimbau Kementerian dan Lembaga untuk belanja produk lokal.

"Jadi, kebijakan afirmatif ini harus kami sikapi dengan membina IKM nya supaya memenuhi (pasar). Nah, memang tantangan besar adalah bagaimana pasar yang sudah tercipta ini kita harus tingkatkan," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Penghargaan Upakarti ajang apresiasi pelaku IKM Indonesia
Senin, 08 Agustus 2022 - 20:17 WIB

Penghargaan Upakarti ajang apresiasi pelaku IKM Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyelenggarakan penghargaan Upakarti 2022. Ajang ini...
Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 14:31 WIB

Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah

Forum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkenalkan batik khas Kabupaten Bekasi, Jawa Barat...
Menjaga nasib sektor ekonomi kreatif seiring pengesahan PP No. 24/2022
Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:45 WIB

Menjaga nasib sektor ekonomi kreatif seiring pengesahan PP No. 24/2022

Presiden Joko Widodo mengesahkan aturan terkait pembiayaan usaha ekonomi kreatif (ekraf) melalui Per...
UMKM Uleen ubah limbah jadi produk ekspor ke empat negara
Minggu, 24 Juli 2022 - 12:45 WIB

UMKM Uleen ubah limbah jadi produk ekspor ke empat negara

Bumi Kalimantan yang begitu kaya akan sumber daya alam benar-benar menyajikan apapun yang manusia bu...
Cerita perajin bambu dari jualan di trotoar hingga ikut pameran di G20
Selasa, 12 Juli 2022 - 22:11 WIB

Cerita perajin bambu dari jualan di trotoar hingga ikut pameran di G20

Wajah lelaki paruh baya itu berulang kali tersenyum kala menyambut setiap orang yang menghampiri lap...
UMKM suguhkan ragam produk lokal ke delegasi Sherpa G20 di Labuan Bajo
Selasa, 12 Juli 2022 - 09:11 WIB

UMKM suguhkan ragam produk lokal ke delegasi Sherpa G20 di Labuan Bajo

Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menyuguhkan beragam produk lokal unggulan yang dip...
UMKM online dinilai mampu bertahan selama pandemi
Kamis, 23 Juni 2022 - 17:01 WIB

UMKM online dinilai mampu bertahan selama pandemi

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan usaha mikro kecil dan meneng...
Sandiaga Uno nobatkan Asep Hermawan sebagai `Icon Inspiratif AKI Cirebon` 
Selasa, 21 Juni 2022 - 19:05 WIB

Sandiaga Uno nobatkan Asep Hermawan sebagai `Icon Inspiratif AKI Cirebon` 

Seorang pemuda pelaku wirausaha di Kabupaten Majalengka Jawa Barat baru saja dinobatkan menjadi `Ico...
Gelar BBI Lagawi Fest, Kemenperin dorong IKM Lampung go-digital
Selasa, 21 Juni 2022 - 07:57 WIB

Gelar BBI Lagawi Fest, Kemenperin dorong IKM Lampung go-digital

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) akan digelar di Lampung melalui “Lagawi Fest...
Cara memulai bisnis online di Shopee bagi pemula
Jumat, 17 Juni 2022 - 16:32 WIB

Cara memulai bisnis online di Shopee bagi pemula

Memasarkan produk atau jasa secara online bisa dilakukan tidak hanya lewat sosial media tapi juga ma...

InfodariAnda (IdA)