Polres Boyolali tangkap tiga pelaku pemalsu SIM

Elshinta
Senin, 20 Juni 2022 - 16:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polres Boyolali tangkap tiga pelaku pemalsu SIM
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Tiga orang tersangka pemalsu Surat Ijin Mengemudi (SIM) diamankan Satreskr TVim Polres Boyolali JawaTengah. Kejadian ini berawal saat polisi mendapat laporan warga terkait pembuatan SIM palsu.

Ketiga orang tersebut masing masing Didik Driyanto(44) warga Jebugan Klaten Utara, Klaten, Poniman(35) warga Gayamharjo, Prambanan, Sleman dan Ngatiman (48) alias Heru warga Juruq, Mojosonmgo, Boyolali. 

Dalam gelar perkara kasus ini di Mapolres setempat, Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin melalui Wakapolres Boyolali, Kompol Eko Kurniawan mengatakan, sebelum  kasus pembuatan SIM palsu oleh ketiga tersangka tersebut terbongkar, bermula adanya kecurigaan seoarang  warga berinisial S yang memiliki SIM. 

“Setelah merasa curiga dengan SIM yang dimilikinya, saudara S ini kemudian menghubungi petugas polisi. Kemudian anggota polisi tersebut menduga berbeda dengan SIM yang aslinya,” kata Kompol Eko Kurniawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (20/6).

Dari informasi tersebut, kata dia, Satreskrim Boyolali langsung melakukan penyelidikan dan hasilnya SIM tersebut palsu.

“Hasil pengembangan, saudara S tersebut semula memesan SIM terhadap tersangka  berinisial N. Jadi N ini memesan SIM kepada D dan saudara D ini bekerjasama dengan P,” jelas Wakapolres. 

Dikatakan Wakapolres, bahwa N adalah orang yang bertugas sebagai pencari korban. Lanjut dia, SIM yang ditawarkan tersebut beraneka ragam harganya mulai dari Rp500 ribu sampai Rp700 ribu. 

“Jadi pembuatan SIM palsu ini sudah ada perannya masing masing. Ada yang mencari korban, ada yang membuatnya kemudian ada yang memasarkanya,” jelas Eko.

Sampai saat ini, lanjut Eko, SIM yang sudah beredar sebanyak 22 dan SIM tersebut beredar di wilayah  Boyolali dan sekitarnya. “Ya, menurut pengakuan ketiga tersangka ini katanya baru 22 SIM yang diedarkan,” katanya. 

Eko mengimbau kepada masyarakat, jika melakukan pembuatan SIM untuk tidak melalui calo atau jasa pembuatan SIM yang tidak benar.  “Untuk pembuatan SIM ini, Satlantas sangat terbuka. Silahkan warga langsung datang ke Satlantas Boyolali,” katanya.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sejumlah SIM B I,SIM A, SIM BII, SIM C,  handphone, satu buah laptop warna hitam dan uang sisa penjualan SIM sebesar Rp500.000. Ketiga tersangka ditangkap di wilayah Boyolali dan Klaten tanpa perlawanan.  

Atas perbuatanya ketiga tersangka  dijerat Pasal 263 ayat 1 KUHP Jo Pasa; 55 ayat 1 ke 1e KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman penjara paling lama (6) enam tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Penganiayaan yang tewaskan korban di Kendal berawal dari saling tantang di medsos
Selasa, 16 Agustus 2022 - 17:06 WIB

Penganiayaan yang tewaskan korban di Kendal berawal dari saling tantang di medsos

Dua pelaku pengeroyokan yang menewaskan BP (20), warga Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan, berhasil d...
Pelaku jambret tas milik WNA Perancis ditangkap polisi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Pelaku jambret tas milik WNA Perancis ditangkap polisi

Tim Opsnal unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, berhasil mengamankan seorang terdug...
Polsek Denpasar Selatan tangkap terduga pelaku pencurian uang ATM
Selasa, 16 Agustus 2022 - 15:22 WIB

Polsek Denpasar Selatan tangkap terduga pelaku pencurian uang ATM

Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, berhasil menangkap dan mengamankan tersangka R...
Dit Resnarkoba Polda Kalsel gagalkan peredaran narkoba jaringan Kaltim-Kalsel
Rabu, 10 Agustus 2022 - 09:58 WIB

Dit Resnarkoba Polda Kalsel gagalkan peredaran narkoba jaringan Kaltim-Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnakoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggagalkan pe...
Satreskrim Polresta Denpasar amankan lima pelaku jambret 
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:46 WIB

Satreskrim Polresta Denpasar amankan lima pelaku jambret 

Sejumlah pelaku yang berhasil diamankan 5 orang, masing-masing I Gede Eka Jaya Putra (33), I Ketut R...
Polres Kota Binjai ringkus geng motor bersenjata tajam
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:35 WIB

Polres Kota Binjai ringkus geng motor bersenjata tajam

Tim Jatanras Polres Binjai berhasil membekuk dua tersangka kawanan geng motor yang mencuri sepeda mo...
Kelabui korban, pelaku curanmor menyamar jadi `driver` ojek online
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:14 WIB

Kelabui korban, pelaku curanmor menyamar jadi `driver` ojek online

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat berhasil mengungkap dan mengamanka...
Polda Sumut tangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:07 WIB

Polda Sumut tangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir

Polda Sumut menangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir. Kedua pelaku pembakaran huta...
 Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus
Selasa, 09 Agustus 2022 - 11:56 WIB

Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus

Reza Aditya warga Dukuh Karangpakis RT 2 RW 1 Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Ja...
BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 
Senin, 08 Agustus 2022 - 15:12 WIB

BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dan membongkar jaringan sindikat pe...

InfodariAnda (IdA)