Polda Sumut bongkar kasus penipuan modus dijadikan pegawai PDAM Tirtanadi

Elshinta
Rabu, 15 Juni 2022 - 15:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polda Sumut bongkar kasus penipuan modus dijadikan pegawai PDAM Tirtanadi
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut menangkap mantan pegawai PDAM Tirtanadi Medan karena melakukan penipuan dengan modus menjanjikan Korban menjadi pegawai PDAM Tirtanadi. Dari hasil perbuatannya, pelaku berinisial RD meraup keuntungan mencapai miliaran rupiah. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan pelaku yang merupakan pecatan pegawai PDAM Tirtanadi Medan ditangkap atas laporan korban berinisial RH. 

Hadi menjelaskan, modus tersangka warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, membujuk meyakinkan dan menjanjikan para korban bahwa dirinya dapat memasukkan korban maupun keluarga korban menjadi pegawai di PDAM Tirtanadi Medan dan PDAM Tirtabina Asahan. 

"Jadi, modus tersangka membujuk dan menjanjikan korban-korbannyabisa menjadi pegawai PDAM dengan syarat para korbannya menyerahkan uang untuk biaya pengurusan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Rabu (15/6). 

Lanjut Hadi, ada delapan orang yamg menjadi korban untuk dijanjikan jadi pegawai PDAM menggantikan pegawai yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 maupun yang pensiun. "Korban yang sudah kita mintai keterangan sebanyak delapan orang. Kemungkinan korbannya bertambah itu terus didalami oleh penyidik," sebutnya. 

Kabid Humas menyebutkan, para korban mengalami kerugian bervariasi. "Untuk korban RH, mengalami kerugian sebesar Rp 74 juta, YH sebesar Rp162 juta, AES, sebesar Rp 150 juta, AMS sebesar Rp 150 juta, NT sebesar Rp 150 juta, RAMHP sebesar Rp 150 juta, EF sebesar Rp 65 juta dan SS sebesar Rp 200 juta," katanya seraya menyebut total keseluruhan uang yang diserahkan ke delapan korban adalah sebesar Rp1.101.000.000.

"Tersangka juga mengakui telah menerima uang dari dua orang korban lainnya dengan modus operandi yang sama yaitu tersangka meminta uang sebesar Rp. 150.000.000, dari korban LI dan  Rp. 75.000.000 dari GU, Total kerugian dari 10 korban Rp1.326.000.000," ujar mantan Kapolres Biak Numfor, Papua, tersebut.

Hadi menambahkan, uang hasil dari kejahatan tersebut dipakai tersangka untuk keperluan pribadi atau biaya hidup. "Sebagian dipergunakan tersangka untuk membayar utangnya. Polda Sumut menghimbau jika ada korban lain untuk segera melapor dan kami terus mengembangkan kasus ini, apakah ada pelaku-pelaku lainnya," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Satreskrim Polresta Denpasar amankan lima pelaku jambret 
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:46 WIB

Satreskrim Polresta Denpasar amankan lima pelaku jambret 

Sejumlah pelaku yang berhasil diamankan 5 orang, masing-masing I Gede Eka Jaya Putra (33), I Ketut R...
Polres Kota Binjai ringkus geng motor bersenjata tajam
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:35 WIB

Polres Kota Binjai ringkus geng motor bersenjata tajam

Tim Jatanras Polres Binjai berhasil membekuk dua tersangka kawanan geng motor yang mencuri sepeda mo...
Kelabui korban, pelaku curanmor menyamar jadi `driver` ojek online
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:14 WIB

Kelabui korban, pelaku curanmor menyamar jadi `driver` ojek online

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat berhasil mengungkap dan mengamanka...
Polda Sumut tangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir
Selasa, 09 Agustus 2022 - 13:07 WIB

Polda Sumut tangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir

Polda Sumut menangkap dua pelaku pembakaran hutan di Kabupaten Samosir. Kedua pelaku pembakaran huta...
 Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus
Selasa, 09 Agustus 2022 - 11:56 WIB

Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus

Reza Aditya warga Dukuh Karangpakis RT 2 RW 1 Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Ja...
BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 
Senin, 08 Agustus 2022 - 15:12 WIB

BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dan membongkar jaringan sindikat pe...
Kejahatan di Kota Malang meningkat, Jogo Malang unjuk taring 
Minggu, 07 Agustus 2022 - 20:10 WIB

Kejahatan di Kota Malang meningkat, Jogo Malang unjuk taring 

Aksi kejahatan di Kota Malang, Jawa Timur membuat warga kota resah, seperti yang menimpa Fajar Ramad...
Polresta Bandung ungkap kasus dumping limbah di Rancaekek
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:47 WIB

Polresta Bandung ungkap kasus dumping limbah di Rancaekek

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat berhasil mengungkap kasus dugaan t...
Polda Sumut bekuk pelaku curas lintas provinsi
Minggu, 07 Agustus 2022 - 16:06 WIB

Polda Sumut bekuk pelaku curas lintas provinsi

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Polres Tapsel dan Polres Taput menangkap dua pelaku pembun...
 Tujuh bulan tak dapat jatah istri, pelaku eksibionis nekat lancarkan aksi di jalanan 
Minggu, 07 Agustus 2022 - 15:37 WIB

Tujuh bulan tak dapat jatah istri, pelaku eksibionis nekat lancarkan aksi di jalanan 

G (29) warga Desa Temuireng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditetapkan sebagai ter...

InfodariAnda (IdA)