200 UMKM di Subang ditargetkan dapat manfaat Program UMKM Juara

Elshinta
Selasa, 14 Juni 2022 - 19:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
200 UMKM di Subang ditargetkan dapat manfaat Program UMKM Juara
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 4.000 pelaku UMKM di Jawa Barat mendapat manfaat Program UMKM Juara sampai akhir 2022. Program ini fokus pada penguatan akses pembiayaan, akses pasar, dan aspek legal UMKM. 

Kordinator Daerah Subang, Wiaty Novita mengatakan, kegiatan ini akan digelar hingga September 2022 berbentuk kegiatan pendampingan, pelatihan, perizinan, promosi, kemitraan dan standarisasi.

“Target hingga 2022, ada 4.000 pelaku UMKM Juara se Jawa Barat. Tahun 2022 ini hususnya untuk Kabupaten Subang diharapkan bisa masuk sebanyak 162 UMKM baru di dalam program Jabar Juara tahun ini," jelas Wiaty seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (14/6).

Program UMKM Juara dengan target dari wirausaha baru di Jawa Barat yang berkomitmen untuk menjadi juara di bidang bisnis.

Manfaat yang didapat oleh UMKM sendiri  adalah penguatan diri dan manajemen usaha UMKM untuk bisa naik kelas dari skala kecil ke menengah, dan menengah ke atas, serta memanfaatkan teknologi dalam berbisnis untuk mencapai pasar Nasional dan Internasional.

"Peran pendamping dalam kegiatan UMKM Juara jadi perhatian utama, diantaranya tugas pendamping UMKM adalah bertanggung jawab kepada Dinas KUK Jabar melalui pendamping kabupaten/kota dan provinsi. "Kita juga akan mensosialisasikan aplikasi Kabayan (Konsultasi Online Akses Pembiayaan). Keberadaan aplikasi ini bisa membantu UMKM untuk mengambil keputusan dan memanfaatkan pembiayaan yang tepat bagi para pelaku UMKM. Aplikasi ini sebagai database dan media komunikasi antara Dinas, UMKM dan stakeholder,” imbuhnya.

"Sementara fungsi pendampingan dapat meningkatkan persentase keberhasilan bisnis hingga 87 persen, atau hampir dua kali lipat lebih tinggi ketimbang bisnis yang tidak didampingi," jelas Wiaty Novita.

Wiaty menegaskan bahwa pendamping merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam melakukan layanan konsultasi bisnis dan pendampingan usaha. "Untuk itu, perlu dilakukan optimalisasi peran dan peningkatan kapasitas tenaga pendamping, termasuk pendamping  UMKM," ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Wiaty menjelaskan KUMKM memiliki peranan penting karena memberikan solusi dan rujukan yang tepat kepada KUMKM, dan merupakan centre for best practise dalam pengembangan KUMKM. Untuk itu, lanjut Wiaty, pelaku UMKM perlu mendapatkan pelatihan dan harus selalu mengupdate ilmunya agar semakin baik dalam produksi agar bisa naik kelas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Bangkitkan perekonomian, 100 UMKM ramaikan `Saya Salatiga Festival UMKM`
Minggu, 07 Agustus 2022 - 16:23 WIB

Bangkitkan perekonomian, 100 UMKM ramaikan `Saya Salatiga Festival UMKM`

Sebanyak 100 stand usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Salatiga, Jawa Tengah turut serta meramaik...
JPM tingkatkan nilai ekonomi UMKM lewat kontes tanaman hias
Rabu, 27 Juli 2022 - 13:11 WIB

JPM tingkatkan nilai ekonomi UMKM lewat kontes tanaman hias

Sebagai negara tropis, Indonesia dianugerahi dengan aneka jenis tanaman. Termasuk juga tanaman hias....
Exit Tol Solo-Jogja dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM
Selasa, 26 Juli 2022 - 18:25 WIB

Exit Tol Solo-Jogja dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM

Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Klaten, Jawa Tengah menangkap peluang keberadaan ex...
 PLN kembangkan inovasi kerajinan bambu di Buleleng 
Sabtu, 23 Juli 2022 - 11:04 WIB

PLN kembangkan inovasi kerajinan bambu di Buleleng 

PT PLN (Persero) melalui Program PLN Peduli kembali menyalurkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Li...
 Hari Koperasi ke-75, Kopti Salatiga jual kedelai murah
Jumat, 22 Juli 2022 - 10:36 WIB

Hari Koperasi ke-75, Kopti Salatiga jual kedelai murah

Dalam memperingati Hari Koperasi ke-75 Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Salatiga, Jawa Tengah ...
Pasar rakyat UMKM BUMN aksi nyata kepedulian sosial di Kabupaten Langkat
Rabu, 20 Juli 2022 - 16:06 WIB

Pasar rakyat UMKM BUMN aksi nyata kepedulian sosial di Kabupaten Langkat

Pasar rakyat dan bazaar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) BUMN merupakan aksi nyata kepedulian s...
HIPMI Medan promosikan UMKM Medan di ajang Apeksi 2022
Senin, 04 Juli 2022 - 16:16 WIB

HIPMI Medan promosikan UMKM Medan di ajang Apeksi 2022

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Medan yang diberikan kepercayaan oleh HIPMI Sumut untuk me...
Pelaku UMKM di Magelang terima bantuan akses internet Fixed Broadband
Jumat, 01 Juli 2022 - 23:07 WIB

Pelaku UMKM di Magelang terima bantuan akses internet Fixed Broadband

Pelaku UMKM di Desa Jayuskauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah bersuka cita, d...
Dikunjungi duta besar negara peserta G-20, Sukoharjo sodorkan tujuh UMKM unggulan
Minggu, 26 Juni 2022 - 18:45 WIB

Dikunjungi duta besar negara peserta G-20, Sukoharjo sodorkan tujuh UMKM unggulan

Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menerima tiga tamu delegasi kedutaan besar negara peserta G20. Duta...
Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`
Minggu, 26 Juni 2022 - 13:28 WIB

Empat tips bagi UMKM yang ingin `go digital`

Masuk platform digital diyakini bisa membantu usaha mikro, kecil dan menengah bertahan pada masa sul...

InfodariAnda (IdA)