Ada senyum di balik bencana Mamuju

Elshinta
Minggu, 12 Juni 2022 - 20:45 WIB |
Ada senyum di balik bencana Mamuju
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, bersama penjabat Gubernur Sulbar mengunjungi ribuan pengungsi gempa magnitudo 5,8 di Stadion Manakarra Mamuju, Sabtu, (11/6/2022) ANTARA/M Faisal Hanapi

Elshinta.com - Wajahnya tampak penuh tanda tanya menyaksikan kedatangan deretan kendaraan rombongan pejabat yang datang melihat kondisi ribuan pengungsi di Stadion Manakarra, Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) setelah terjadi gempa berkekuatan magnitudo 5,8.

Namun, akhirnya pengungsi paruh baya itu berhasil mendekati kerumunan untuk mendengarkan arahan rombongan pejabat dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Sabtu.

Dengan tersenyum Mahmud (50) merasa senang karena namanya telah terdata di kantor Kelurahan Binanga Kabupaten Mamuju, sebagai penerima bantuan stimulan perbaikan rumah korban gempa pada 15 Januari 2021 lalu, telah memiliki harapan untuk menerima bantuan stimulan gempa tahap II.

"Kami belum menerima bantuan stimulan perbaikan rumah tahap II setelah rumah kami dirusak gempa pada 15 Januari 2021, namun gempa telah kembali melanda," katanya.

Ia bercerita saat gempa melanda Mamuju setahun yang lalu, dia dan keluarga harus mengungsi sejauh 100 kilometer dari Kota Mamuju, ke wilayah Kabupaten Mamuju Tengah, karena selain takut gempa susulan, juga tidak punya tempat tinggal karena dirusak gempa.

Ia senang Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan perbaikan rumahnya yang rusak.

"Mendengarkan penjelasan kepala BNPB pusat, kami sangat senang di tengah bencana gempa yang kembali terjadi ini, karena akan dibantu pemerintah memperbaiki rumah kami yang rusak," katanya.

Beri bantuan
Bantuan stimulan gempa tahap II di Mamuju, sangat diharapkan karena dirinya kesulitan biaya untuk membangun kembali rumahnya yang rusak  apalagi dirinya hanya berprofesi sebagai tukang ojek.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, mengatakan pada gempa 6,2 magnitudo 15 Januari 2021 yang lalu, masih terdapat 16 ribu rumah warga yang rusak, dan akan diberikan bantuan tahap II di Kabupaten Mamuju dan Majene secepatnya.

Ia mengatakan, pada gempa 5,8 magnitudo yang terjadi pada 8 Juni 2022 ini, masyarakat yang rumahnya rusak dan terdampak gempa akan didata sebagai korban terdampak gempa pada tahap III.

Pemerintah Pusat berharap, agar pemerintah Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene juga mempercepat pendataan rumah warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 5,8 magnitudo ini.

Karena rumah warga yang rusak tahap III ini, akan diupayakan penyaluran bantuan perbaikan rumah bersamaan dengan penyaluran bantuan gempa tahap II baik di Kabupaten Mamuju maupun di Kabupaten Majene.

Besarnya bantuan perbaikan rumah yang akan disalurkan pada tahap II dan III untuk setiap rumah korban, untuk kategori berat Rp50 juta, kategori sedang Rp25 juta dan kategori ringan Rp10 juta.

Untuk bantuan gempa tahap I telah dicairkan dan diterima 9.000 warga Mamuju yang rumahnya rusak akibat gempa pada 15 Januari 2021 lalu, dengan total bantuan Rp209 miliar dari BNPB, dan selanjutnya bantuan tahap II juga akan disalurkan.

Kepala BNPB mengatakan bencana gempa di Sulbar yang melanda Kabupaten Mamuju dan Majene, telah melalui tanggap darurat selama satu pekan sejak 8 Juni hingga 14 Juni 2022, dan salah satu fungsinya, mendata rumah rusak akibat gempa agar dapat ditangani dan diberikan bantuan.

BNPB pusat juga memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp1 miliar untuk penanganan bencana gempa di Sulbar. Bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah Sulbar Rp250 juta.

Kemudian untuk Polda Sulbar Rp100 juta, untuk Danrem 142 Tatag Mamuju Rp150 juta, dan pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene masing masing Rp Rp250 Juta.

Perkuat koordinasi
Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik mengatakan kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat Letnan Jendral (Letjend) TNI Suharyanto akan memberikan kekuatan bagi masyarakat Sulbar menghadapi bencana gempa.

"Kehadiran Kepala BNPB pusat yang mengunjungi ribuan pengungsi di Stadion Manakarra Mamuju, akan menjadi kekuatan dan semangat serta harapan bagi masyarakat menghadapi bencana gempa ini," katanya.

Masyarakat Sulbar masih dalam kondisi trauma akibat bencana gempa, yang terjadi pada 15 Januari 2021 yang lalu.

"Masyarakat Sulbar masih dihantui peristiwa gempa 15 Januari 2021, sehingga panik dan mengungsi di ketinggian di Kota Mamuju, ketika terjadi gempa magnitudo 5,8 ini," katanya.

Menurut dia, masyarakat di Sulbar mesti diberikan edukasi dalam menghadapi bencana karena Sulbar merupakan wilayah yang seringkali dilanda bencana seperti gempa banjir dan tanah longsor.

Pemerintah Sulbar telah membentuk satgas penanggulangan bencana gempa 5,8 magnitudo dan satgas tersebut akan bekerja cepat melakukan pendataan rumah warga yang rusak.

Pemerintah Sulbar juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene dalam upaya penanggulangan gempa dan untuk mempercepat pendataan warga yang rumahnya rusak, sehingga mereka cepat mendapatkan bantuan.

"Yang terpenting saat ini adalah menjaga kebersamaan, jaga kekompakan seluruh masyarakat Mamuju bersama pemerintah, menghadapi bencana gempa ini," katanya lagi.

Korban gempa
Pemerintah Sulbar akan terus bersama masyarakat,memberikan yang terbaik dalam membantu penanganan bencana bagi para pengungsi.

Berdasarkan data pemerintah, gempa berkekuatan magnitudo 5,8 mengakibatkan sebanyak 17 warga mengalami luka berat, ringan dan sedang, selain itu 75 rumah warga mengalami kerusakan di Kabupaten Mamuju dan Majene.

Gempa itu juga mengakibatkan 15,659 jiwa mengungsi yakni di Kabupaten Mamuju sebanyak 8,159 jiwa dan di Kabupaten Majene 15,000 jiwa

Selain itu merusak satu unit sarana rumah ibadah dan empat unit bangunan milik pemerintah Sulbar serta kantor PLN Mamuju.

Badan Meteroligi klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis titik gempa Mamuju berlokasi di laut pada jarak 26 kilometer Kota Mamuju pada kedalaman 10 kilometer, episentrum gempa berada pada koordinat 2,77 lintang selatan dan 118,56 bujur timur.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pemkot Bandung upayakan tidak ada kabel udara di jalan utama pada 2023
Jumat, 12 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Pemkot Bandung upayakan tidak ada kabel udara di jalan utama pada 2023

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengupayakan tidak ada lagi kabel udara yang menjuntai di sejumlah...
KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet
Jumat, 12 Agustus 2022 - 17:23 WIB

KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang Lampung melaksanakan deteksi dini virus othopox pa...
Siswi di Jembrana Bali terpilih kembali jadi anggota Paskibraka HUT RI
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:59 WIB

Siswi di Jembrana Bali terpilih kembali jadi anggota Paskibraka HUT RI

Siswi SMA Negeri 1 Negara di Kabupaten Jembrana, Bali, Valentina Dyastika terpilih kembali menjadi ...
Vaksinasi PMK tahap awal ditargetkan rampung September 2022
Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:23 WIB

Vaksinasi PMK tahap awal ditargetkan rampung September 2022

Pemerintah menargetkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap awal pada hewan ternak di Indon...
IDI dukung pemberian label Bisfenol A pada kemasan dari plastik
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:59 WIB

IDI dukung pemberian label Bisfenol A pada kemasan dari plastik

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mendukung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) me...
Kota Tangerang tampilkan sagon bakar di lomba UP2K Banten
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Kota Tangerang tampilkan sagon bakar di lomba UP2K Banten

Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menampilkan lima produk unggulan, s...
Tingkatkan kunjungan wisata,  akses wisata Rahtawu diperlebar
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:23 WIB

Tingkatkan kunjungan wisata,  akses wisata Rahtawu diperlebar

Keindahan alam di desa Rahtawu Kecamatan Gebog  kabupaten Kudus Jawa Tengah tidak kalah dibandingk...
Bappenas prioritaskan konservasi ekosistem Karbon Biru 
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:11 WIB

Bappenas prioritaskan konservasi ekosistem Karbon Biru 

Sebagai negara dengan mangrove terbesar di dunia, yakni 3,3 juta hektar, serta padang lamun terluas ...
755 hewan ternak terinfeksi PMK kembali sembuh
Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:59 WIB

755 hewan ternak terinfeksi PMK kembali sembuh

Terhitung 10 Agustus 2022, 755 ekor hewan ternak terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali di...
BRIN: Indonesia berisiko rendah terdampak aktivitas Matahari
Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:25 WIB

BRIN: Indonesia berisiko rendah terdampak aktivitas Matahari

Peneliti Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Johan Muhammad mengatakan Indonesia...

InfodariAnda (IdA)