AS: Dunia akan beri tanggapan keras jika Korut menguji senjata nuklir

Elshinta
Selasa, 07 Juni 2022 - 16:47 WIB |
AS: Dunia akan beri tanggapan keras jika Korut menguji senjata nuklir
Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman berbicara kepada media setelah bertemu Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korea Selatan Cho Hyun-dong di Seoul, Korea Selatan, 7 Juni 2022. (ANTARA/Jung Yeon-je/Pool via Reuters/as)

Elshinta.com - Dunia akan menanggapi dengan keras jika Korea Utara menguji coba senjata nuklirnya, kata Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman, Selasa.

Menurut dia, uji coba nuklir melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan akan direspons oleh negara-negara lain.

"Saya percaya bukan hanya ROK dan Amerika Serikat dan Jepang, tapi juga seluruh dunia akan menanggapinya dengan keras dan jelas," kata Sherman.

Dia mengatakan hal itu dalam jumpa pers usai berbicara dengan mitranya dari Korsel, Cho Hyun-dong, di Seoul.

ROK atau Republic of Korea adalah nama resmi Korsel.

"Kami siap dan kami akan melanjutkan diskusi trilateral kami (dengan Korsel dan Jepang) besok," katanya, menambahkan.

Pernyataan Sherman muncul setelah angkatan bersenjata Korsel dan AS meluncurkan delapan rudal darat-ke-darat pada Senin di pantai timur Korsel.

Peluncuran itu dilakukan sebagai respons atas uji coba rudal balistik jarak pendek yang dilakukan Korut pada Minggu.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah AS dan Korsel, serta sejumlah pakar mengatakan bahwa ada tanda-tanda pembangunan konstruksi baru di situs pengujian nuklir Punggye-ri milik Korut.

Mereka juga mengatakan bahwa Pyongyang dapat segera melakukan uji coba bom nuklir. Korut belum menguji lagi bom nuklirnya sejak 2017.

Kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi pada Senin mengatakan proyek perluasan fasilitas nuklir utama milik Korut di Yongbon terus berjalan.

Korut berjuang menghadapi wabah COVID-19 dalam sebulan terakhir. Hingga Senin, tercatat ada sekitar 4,2 juta penduduk di sana yang mengalami gejala demam.

Negara terisolasi itu belum pernah melaporkan berapa banyak orang yang terbukti positif melalui tes COVID.

Para pengamat mengatakan angka yang dilaporkan bisa saja lebih sedikit dari angka sebenarnya.

Korut sejauh ini menolak bantuan dari AS dan Korsel, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan situasi COVID di negara itu terus memburuk.

"...tetapi kami berharap (pemimpin Korut) Kim Jong Un akan fokus membantu rakyatnya mengatasi tantangan COVID-19… dan akan kembali ke meja perundingan ketimbang melakukan tindakan provokatif dan berbahaya serta memicu ketidakstabilan (di kawasan)," kata Sherman.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
China latihan tempur lagi di Taiwan untuk sikapi kunjungan senator AS
Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:31 WIB

China latihan tempur lagi di Taiwan untuk sikapi kunjungan senator AS

Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali mengerahkan pasukan dari berbagai...
Banjir bandang di kota wisata Pengzhou China tewaskan tujuh orang
Minggu, 14 Agustus 2022 - 17:31 WIB

Banjir bandang di kota wisata Pengzhou China tewaskan tujuh orang

Banjir bandang melanda kota wisata Pengzhou di Provinsi Sichuan, China, pada Sabtu (13/8) dan men...
UPI kerja sama pelatihan angklung dengan dua universitas di Jepang
Jumat, 12 Agustus 2022 - 19:01 WIB

UPI kerja sama pelatihan angklung dengan dua universitas di Jepang

Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan Chubu Gakuin University dan Chubu Gakuin Univer...
Indonesia dapat penghargaan dari Arab Saudi terkait layanan haji
Jumat, 12 Agustus 2022 - 06:31 WIB

Indonesia dapat penghargaan dari Arab Saudi terkait layanan haji

Pemerintah Indonesia mendapat penghargaan dari Kerajaan Arab Saudi karena dinilai telah memberikan p...
Eks presiden Sri Lanka diizinkan masuk ke Thailand sementara
Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Eks presiden Sri Lanka diizinkan masuk ke Thailand sementara

Presiden Sri Lanka yang digulingkan, Gotabaya Rajapaksa, bisa memasuki Thailand berdasarkan perminta...
80.000 turis terjebak di Sanya China karena `lockdown`
Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:31 WIB

80.000 turis terjebak di Sanya China karena `lockdown`

Lebih dari 80.000 turis terjebak di Sanya, sebuah kota resor pesisir di Provinsi Hainan, China akiba...
Kota Terlarang Beijing yang (masih) `terlarang`
Minggu, 07 Agustus 2022 - 22:45 WIB

Kota Terlarang Beijing yang (masih) `terlarang`

Juli hingga Agustus merupakan waktu terbaik untuk berwisata ke China karena musim panas yang bertepa...
PM Jepang akan ganti Menteri Pertahanan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 14:01 WIB

PM Jepang akan ganti Menteri Pertahanan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan mengganti Menteri Pertahanan Nobuo Kishi dengan pertimbang...
`Rasa Sayange`jadi lagu favorit peserta lomba nyanyi mahasiswa China
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:01 WIB

`Rasa Sayange`jadi lagu favorit peserta lomba nyanyi mahasiswa China

Lagu daerah yang berasal dari Maluku dengan judul \"Rasa Sayange\" menjadi lagu yang paling difavori...
China panggil para dubes Eropa, petempur PLA terus dekati Taiwan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 10:45 WIB

China panggil para dubes Eropa, petempur PLA terus dekati Taiwan

Wakil Menteri Luar Negeri China Deng Li diperintahkan untuk memanggil para duta besar negara-negara ...

InfodariAnda (IdA)