Dokter: Penyakit lupus bisa menyerang semua organ tubuh

Elshinta
Jumat, 03 Juni 2022 - 23:21 WIB |
Dokter: Penyakit lupus bisa menyerang semua organ tubuh
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Reumatologi RS Sari Asih Ciputat Tangerang Selatan, dr. Linda Kurniaty Wijaya.

Elshinta.com - Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Reumatologi RS Sari Asih Ciputat Tangerang Selatan, Banten, dr. Linda Kurniaty Wijaya mengatakan semua organ tubuh manusia bisa terserang penyakit lupus dengan efek yang beragam.

Linda dalam keterangannya di Tangerang Selatan, Banten, Jumat, mengatakan penyakit lupus disebut dengan “seribu wajah” merupakan salah satu penyakit rematik autoimun dimana antibodi menyerang sel tubuhnya sendiri. Tingkat keparahannya bisa bervariasi, mulai ringan hingga berat sampai dapat mengancam jiwa.

Setiap orang memiliki keluhan yang tidak sama jika sudah terkena penyakit lupus. Ciri-cirinya adalah di kulit wajah misalnya bisa terlihat kemerahan seperti kupu-kupu. Gejala lain kulit menjadi kemerahan bila terpapar matahari, gejala demam, sakit sendi, kelainan darah, ginjal, jantung hingga menyerang otak.

"Wanita usia muda lebih banyak terserang penyakit ini. Penyebabnya memang belum diketahui pasti dan sampai saat ini penelitian masih terus berlanjut," kata dr Linda Kurniaty Wijaya.

Penyakit lupus juga dapat menyerupai penyakit lainnya sehingga diperlukan pemeriksaan laboratorium lanjutan untuk memastikan agar bisa segera dilakukan langkah-langkah penanganan yang tepat dan cepat.

Diagnosis penyakit di layanan kesehatan perlu dilakukan untuk memastikan seseorang tersebut apakah terkena penyakit lupus atau bukan. Jika memang sudah terkonfirmasi penyakit lupus maka tim medis akan segera melakukan pengobatan yang diberikan sesuai tingkat keparahannya.

Lupus yang terlambat diobati dan lupus yang berat seperti lupus dengan keterlibatan syaraf dan ginjal dapat menimbulkan kematian apabila tidak diobati sejak dini dan tepat.

Meski bisa mengkhawatirkan, Linda memastikan penyakit lupus bukanlah penyakit infeksi. Penyakit ini juga bukan penyakit yang dapat menular. Orang tidak perlu takut berdekatan dengan mereka yang terkena lupus.

“Genetik mempunyai peranan terhadap kejadian lupus, tetapi bukan berarti anak yang terlahir dari seorang ibu lupus akan menderita lupus juga. Mereka juga sering mengalami episode penyakitnya aktif atau kambuh dan episode lupusnya tenang dan remisi,” kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Studi: Jalan kaki dua menit setelah makan turunkan risiko diabetes
Minggu, 14 Agustus 2022 - 20:01 WIB

Studi: Jalan kaki dua menit setelah makan turunkan risiko diabetes

Tujuh studi yang dilakukan para peneliti di University of Limerick di Irlandia menunjukkan bahwa ber...
Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:03 WIB

Nikotin bermanfaat jika dikonsumsi tepat dengan cara rendah risiko

Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidaya...
Dokter: ASI sedikit di hari pertama melahirkan tak perlu dikhawatirkan
Jumat, 12 Agustus 2022 - 19:47 WIB

Dokter: ASI sedikit di hari pertama melahirkan tak perlu dikhawatirkan

Konsultan laktasi dan instruktur pijit bayi RS Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan, dr. Hikmah Kurn...
Dokter Boyke beri tips jaga keperkasaan bagi pria
Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:14 WIB

Dokter Boyke beri tips jaga keperkasaan bagi pria

Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS memberi tips agar para pria dapat menja...
Nihil pasien Covid-19, RSUD-CM alihkan fungsi Gedung RICU
Rabu, 10 Agustus 2022 - 13:23 WIB

Nihil pasien Covid-19, RSUD-CM alihkan fungsi Gedung RICU

Akibat nihilnya pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUD-CM) Aceh Utara mengubah fun...
Nakes RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten lakukan vaksin booster kedua
Rabu, 10 Agustus 2022 - 11:12 WIB

Nakes RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten lakukan vaksin booster kedua

Pelaksanaan booster ke dua tenaga kesehatan (Nakes) RSUP dr Soeradji Tirtonegoro digelar di gedung p...
Sepanjang Tahun 2022, RSUD Cut Meutia Aceh Utara tangani 34 kasus DB
Rabu, 10 Agustus 2022 - 10:14 WIB

Sepanjang Tahun 2022, RSUD Cut Meutia Aceh Utara tangani 34 kasus DB

Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUD CM) Kabupaten Aceh Utara menangani 34 kasus warga terserang...
Satgas Yonif 126/KC edukasikan cara cuci tangan untuk anak Papua
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:57 WIB

Satgas Yonif 126/KC edukasikan cara cuci tangan untuk anak Papua

Menanamkan pola hidup sehat sejak dini, Satgas Yonif 126/KC Pos Waris mengedukasi cara mencuci tanga...
KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 
Senin, 08 Agustus 2022 - 16:27 WIB

KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 

Temuan orang dengan HIV/Aids (ODHA) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sangat mengkhawatirkan. Kasus k...
Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 22:31 WIB

Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien

Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar mengatakan komunitas kanker berperan pent...

InfodariAnda (IdA)