Rahmat Effendi didakwa raup Rp7,1 miliar dari setoran ASN Bekasi

Elshinta
Senin, 30 Mei 2022 - 21:11 WIB |
Rahmat Effendi didakwa raup Rp7,1 miliar dari setoran ASN Bekasi
Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi (kanan) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir/tom

Elshinta.com - Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi didakwa menerima setoran uang dengan total Rp7,1 miliar yang berasal dari kantong para pejabat hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi Amir Nurdianto mengatakan uang tersebut diduga diraup oleh Rahmat dari para ASN seolah-olah seperti utang dan uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Rahmat Effendi.

"Padahal diketahui bahwa hal tersebut bukan merupakan utang. Yaitu seolah-olah para pejabat struktural, para lurah, dan para PNS atau ASN di lingkungan Pemkot Bekasi tersebut mempunyai utang kepada terdakwa," kata JPU di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin.

Adapun Rahmat diduga menerima setoran dengan total Rp7,1 miliar itu terdiri atas pemberian sejumlah pejabat struktural sebesar Rp3,4 miliar, dari sejumlah lurah di Kota Bekasi sebesar Rp178 juta, dari sejumlah PNS di Pemkot Bekasi sebesar Rp1,2 miliar, dan dari sejumlah ASN lain sebesar Rp1,4 miliar.

Sebelumnya, KPK pun menduga setoran uang miliaran kepada Rahmat Effendi itu pun berkaitan dengan adanya jual-beli jabatan.

Dalam upaya meminta setoran itu, Rahmat Effendi diduga memerintahkan sejumlah orang dan pejabat untuk meminta uang kepada pejabat dan ASN di Pemkot Bekasi.

Sejumlah orang yang diperintahkan itu, yakni Mulyadi alias Bayong, Yudianto selaku Asda I Pemkot Bekasi, dan Kabid di Dinas Tata Ruang yakni Engkos Koswara. Namun Engkos sedang menjalani pendidikan sehingga perintah itu dijalankan oleh Yudianto dan Mulyadi.

"Meminta uang kepada para pejabat struktural di lingkungan Pemkot Bekasi untuk pembangunan Villa Glamping Jasmine Cisarua, Bogor, milik terdakwa," katanya.

Akibat perbuatan tersebut, Rahmat Effendi dijerat berlapis, di antaranya, Pasal 12 huruf A Jo Pasal 18 UU Tipikor, Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor, Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 UU Tipikor dan Pasal 11 Jo Pasal 17 UU Tipikor.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kejari Mukomuko minta Inspektorat audit korupsi dana desa
Minggu, 14 Agustus 2022 - 20:45 WIB

Kejari Mukomuko minta Inspektorat audit korupsi dana desa

Kejaksaan Negeri Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta bantuan Inspektorat Daerah setempat untuk mela...
Kejagung tangkap buron terpidana korupsi kredit macet Bank NTT
Minggu, 14 Agustus 2022 - 18:31 WIB

Kejagung tangkap buron terpidana korupsi kredit macet Bank NTT

Kejaksaan Agung (Kejagun) RI menangkap terpidana kasus korupsi kredit macet Bank NTT Cabang Kupang L...
Labfor Polri dampingi Komnas HAM cek TKP Duren Tiga
Minggu, 14 Agustus 2022 - 10:45 WIB

Labfor Polri dampingi Komnas HAM cek TKP Duren Tiga

Laboratorium Forensik (Labfor) Polri akan mendampingi Komisi Kepolisian Nasional Hak Asasi Manusia (...
Polisi tangkap Ketua AEKI Lampung karena gelapkan uang Rp1,6 miliar
Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:15 WIB

Polisi tangkap Ketua AEKI Lampung karena gelapkan uang Rp1,6 miliar

Jajaran Subdit 3 Ditreskrimum Polda Lampung menangkap Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Ind...
Lemkapi: Kasus Ferdy Sambo jadi bahan introspeksi jajaran Polri
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 22:03 WIB

Lemkapi: Kasus Ferdy Sambo jadi bahan introspeksi jajaran Polri

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengharapkan, kasus...
Polisi tangkap pembunuh siswa SD dalam kelas
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 21:51 WIB

Polisi tangkap pembunuh siswa SD dalam kelas

Aparat kepolisian menangkap Rahmat (32) atas dugaan sebagai pembunuh keponakannya berinisial SR (10...
Total 16 perwira Polri ditempatkan di Patsus langgar etik
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:41 WIB

Total 16 perwira Polri ditempatkan di Patsus langgar etik

Penyidik Inspektorat Khusus (Itsus) menempatkan 16 perwira Polri di tempat khusus atas dugaan pelang...
Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 09:41 WIB

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat tahan mantan Direktur RSUD

Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat kembali melakukan penahanan terhadap mantan Direktur ...
Bareskrim hentikan laporan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:55 WIB

Bareskrim hentikan laporan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menghentikan laporan dugaan pelecehan terhada...
Polisi tangani 11 pelajar korban robohnya bangunan MIN Banda Aceh
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:17 WIB

Polisi tangani 11 pelajar korban robohnya bangunan MIN Banda Aceh

Polresta Banda Aceh menangani sebanyak 11 dari 13 pelajar korban robohnya balai pengajian Madrasah I...

InfodariAnda (IdA)