MemoRI 27 Mei
27 Mei 2006: Gempa M 5,9 guncang pagi hari di Yogyakarta
Elshinta
Penulis : Calista Aziza | Editor : Administrator
27 Mei 2006: Gempa M 5,9 guncang pagi hari di Yogyakarta
Titik gempa M5,9 yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006. (BNPB/Istimewa)

Elshinta.com - 27 Mei 2006, gempa kuat mengguncang Yogyakarta dan dirasakan sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ribuan orang meninggal karena gempa yang berpusat di Bantul tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Bantul, Dwi Daryanto menuampaikan, gempa Jogja 2006 terjadi pada pukul 5.53 WIB. Kekuatan gempa M 5,9 mengguncang tanah Yogyakarta dan sekitarnya cukup lama, sampai 57 detik. Kekuatan getaran dan lamanya gempa menghancurkan ratusan ribu rumah dan menyebabkan ribuan orang meninggal.

Dari data BPBD Bantul, jumlah korban meninggal di wilayah Bantul ada 4143 korban tewas, dengan jumlah rumah rusak total 71.763, rusak berat 71.372, rusak ringan 66.359 rumah. Total korban meninggal gempa DIY dan Jawa Tengah bagian selatan, seperti di Klaten, tercatat mencapai 5.782 orang lebih, 26.299 lebih luka berat dan ringan, 390.077 lebih rumah roboh akibat gempa waktu itu.

Dwi menyebut, pusat gempa berada di Sungai Opak di Dusun Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul. Mulai dari pundong dusun potrobayan sebagai titik episentrum dan jalur gempa, sampai ke Klaten.

Berkaca dari fenomena gempa Jogja 2006, para ahli mengingatkan bukan gempa yang membunuh manusia. Namun bangunannya. Korban tewas pada umumnya karena tertimpa bangunan yang roboh. Sementara itu korban luka-luka banyak terjadi karena kepanikan yang luar biasa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Terjadi gempa 234 kali selama Juni 2022 di wilayah Sulawesi
Senin, 04 Juli 2022 - 10:58 WIB
Balai Besar Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mencatat adanya aktivit...
Pemkot imbau warga pesisir Surabaya waspadai banjir rob
Jumat, 01 Juli 2022 - 16:59 WIB
Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengimbau masyarakat di empat wilayah pesisir mewaspadai banji...
Tiga warga terluka akibat longsor Mamuju
Jumat, 01 Juli 2022 - 14:31 WIB
Tiga warga terluka akibat tertimpa material longsor di jalan poros perbatasan Desa Keang dan Desa Uh...
BMKG: Gempa Kendawangan dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah
Jumat, 01 Juli 2022 - 12:22 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa di Kendawangan, Kabupaten Ketap...
28 Juni 2021: Puluhan rumah di Deli Serdang rusak diterjang angin puting beliung
Selasa, 28 Juni 2022 - 06:10 WIB
Sekitar 80 unit rumah di kawasan Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut,...
Banjir genangi sejumlah desa di Kabupaten Cilacap
Senin, 27 Juni 2022 - 10:24 WIB
Bencana banjir menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat yang ...
BPPTKG: Merapi meluncurkan 70 kali guguran lava selama sepekan
Minggu, 26 Juni 2022 - 19:06 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
26 Juni 2017: Ratusan rumah di Desa Kaliakah terendam banjir
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:34 WIB
Ratusan rumah di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana terendam banjir akibat meluapny...
24 Juni 2021: Puluhan rumah rusak diterjang angin puting beliung di Tumaluntung Minahasa Selatan
Jumat, 24 Juni 2022 - 06:24 WIB
Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Tumaluntung, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa ...
BMKG: Gempa M 5,5 Laut Flores miliki mekanisme pergerakan turun
Rabu, 22 Juni 2022 - 15:28 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa dengan parameter pembaruan magn...
InfodariAnda (IdA)