DPRD Kotim harap penerapan DBH kelapa sawit segera terwujud
Elshinta
Kamis, 26 Mei 2022 - 12:47 WIB |
DPRD Kotim harap penerapan DBH kelapa sawit segera terwujud
Ilustrasi - Seorang pekerja kebun kelapa sawit memilah dan mengangkut hasil panen di kawasan Kalidoni Palembang, Sumsel, Rabu (22/3/2022). ANTARA FOTO/Feny Selly/ama/17

Elshinta.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah berharap penerapan Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan kelapa sawit segera terwujud untuk mendukung keuangan daerah dalam peningkatan pembangunan.

"Selama ini pemasukan dari perkebunan kelapa sawit masuk ke pemerintah pusat. Makanya kita tentu berharap DBH itu bisa segera terwujud karena itu akan sangat membantu kita di daerah," kata Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Hairis Salamad di Sampit, Kamis.

Rumusan DBH kelapa sawit merujuk pada Undang-undang (UU) Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Regulasi tersebut telah ditetapkan dan diundangkan pada 5 Januari 2022.

Saat ini pemerintah sedang menggodok aturan turunannya berupa peraturan pemerintah. Salah satu yang sedang dibahas secara rinci adalah mekanisme DBH kelapa sawit.

Kotawaringin Timur sebagai kabupaten dengan luas perkebunan kelapa sawit terbesar, sangat berharap DBH kelapa sawit terlaksana, karena selama ini kabupaten hanya mendapat dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang ada di areal perusahaan.

Gencarnya tuntutan agar daerah juga mendapat DBH kelapa sawit ini wajar karena aktivitas perkebunan berada di daerah. Selain itu, daerah juga merasakan dampak aktivitas perkebunan kelapa sawit seperti laju kerusakan infrastruktur dan dampak ikutan lainnya.

Untuk itu, banyak daerah penghasil sawit di Indonesia menyampaikan tuntutan serupa yaitu diberikannya DBH. Jika itu terwujud, diyakini akan berdampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kotawaringin Timur.

"Kita berharap sektor perkebunan kelapa sawit ini berkontribusi besar secara langsung terhadap daerah sehingga dampaknya secara signifikan juga akan dirasakan oleh masyarakat dan daerah kita," ujar Hairis.

Lebih jauh, politisi ini juga mendorong pemerintah kabupaten menggali potensi PAD lain di sektor perkebunan kelapa sawit. Dia menyakini banyak potensi yang bisa digali untuk penerimaan seperti retribusi maupun kerja sama melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga olahraga tradisional Bali akan tampil saat Presidensi G20
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:45 WIB
Ketua Umum Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Provinsi Bali Ida Ayu Ketut ...
Program kemitraan ubi jalar Jember buka potensi pasar Jepang
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:15 WIB
Program kemitraan bersama petani dari Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Taruna Bhumi,...
Warga Buton tangkap buaya sepanjang 4,3 meter dengan berat 1 ton
Sabtu, 25 Juni 2022 - 23:45 WIB
Warga di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menangka...
Emirates hadirkan kembali penerbangan harian ke Bali
Sabtu, 25 Juni 2022 - 23:31 WIB
Emirates akhirnya menghadirkan kembali penerbangan harian ke Bali seperti saat sebelum pandemi COVID...
Vaksin booster COVID-19 penting untuk kesehatan lansia
Sabtu, 25 Juni 2022 - 23:01 WIB
Vaksinasi penguat (booster) COVID-19 adalah penting bagi warga lanjut usia untuk menjaga kesehatan m...
Kominfo bahas peluang investasi pusat data di Batam
Sabtu, 25 Juni 2022 - 21:15 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate melakukan kunjungan kerja ke Batam, Ke...
PPIH Embarkasi Batam berangkatkan JCH asal Jambi ke Tanah Suci
Sabtu, 25 Juni 2022 - 21:01 WIB
Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, memberangkatk...
Petani cabai rawit hiyung di Kalsel raup untung
Sabtu, 25 Juni 2022 - 20:01 WIB
Petani cabai rawit hiyung di Kabupaten Tapin, meraup untung, antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per Kg,...
Petani program peremajaan sawit rakyat di Muara Enim mulai panen
Sabtu, 25 Juni 2022 - 19:45 WIB
Puluhan petani, yang menjalankan program peremajaan sawit rakyat (PSR) di Kabupaten Muara Enim, Suma...
Kasus PMK ternak di Lampung meluas ke Kota Metro
Sabtu, 25 Juni 2022 - 18:35 WIB
Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Provinsi Lampung meluas ke Kota Metro setelah adanya te...
InfodariAnda (IdA)