Investor Arab Saudi hadiri sidang dugaan wanprestasi PT Zarindah
Elshinta
Kamis, 26 Mei 2022 - 06:31 WIB |
Investor Arab Saudi hadiri sidang dugaan wanprestasi PT Zarindah
Direktur OSOS Al Masarat International CO, Aldaej Saad Ibrahi (dua kanan) memberikan keterangan usai menghadiri sidang lanjutan atas gugatan perdata wanprestasi oleh tergugat PT Zarindah di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/5/2022). ANTARA

Elshinta.com - Investor asal Arab Saudi, OSOS Al Masarat International CO, melalui Direkturnya, Aldaej Saad Ibrahi, menghadiri langsung sidang lanjutan gugatan perdata atas kasus dugaan wanprestasi oleh pengembang PT Zarindah, di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan.

"Belajar dari sini, kita memastikan berhati-hati lain kali ketika ingin investasi. Sudah 3 tahun bolak-balik ke Indonesia tapi uang kami belum kembali," tutur Aldaej, seperti disampaikan penerjemahnya, usai mengikuti sidang di PN Makassar, Rabu.

Kuasa hukum OSOS Al Masarat Internasional CO, Yoyo Arifardhani, menuturkan sidang lanjutan tersebut dengan agenda mendengar keterangan saksi pelapor. Pihaknya pun meminta keadilan, mengingat kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi.

"Dalam surat pernyataan ada Rp 258 miliar. PT OSOS cuma minta keadilan pada surat pernyataan, itu saja. PT Zarindah membuat pernyataan Rp258 miliar, tapi tidak dilaksanakan. Dasar itulah yang menjadi tuntutan," sebutnya.

Yoyo menjelaskan dari surat pernyataan tersebut sama sekali tidak ada pembayaran. Kendati demikian, pihaknya enggan menyebut secara detail dalam surat itu karena rahasia investasi pribadi. Kedatangan pihak investor juga untuk meminta keadilan.

"Kami tak bisa omong karena itu rahasia investasi pribadi. Tapi pada dasarnya pihak OSOS datang ke sini atas dasar pernyataan ditandatangani sendiri oleh direktur PT Zarindah sebesar Rp258 miliar," katanya.

Menurut dia, pihak tergugat dalam hal ini PT Zarindah sama sekali belum menyetor keuntungan atau deviden dari investasi, padahal seharusnya pembayaran sudah dilakukan sejak tahun 2018 sampai tahun 2020.

"Belum ada (pembayaran), sesudah pernyataan, belum ada. Itu di surat pernyataan akan membayar Rp 258 miliar, tapi itu tidak dilakukan PT Zarindah," paparnya kepada wartawan usai sidang.
 
Tidak terima uang
Sebelumnya, Direktur Utama PT Zarindah Grup M. Sadiq merasa dirugikan sehingga mengklarifikasi atas gugatan tim kuasa hukum investor asal Arab Saudi tersebut yang menggugat kembali pengembalian dana investasi sampai Rp258 miliar.

"Terus terang kami tidak pernah menerima dana itu. Kan 3 tahun lalu sudah pernah diangkat, tapi ditolak gugatannya. Kini digugat lagi," ujar Sadiq kepada wartawan saat memberikan keterangan pers di Makassar.

Ia menjelaskan kasus ini pernah digugat pada tahun 2019. Dalam putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 282/PDT/2020/PT MKS disebutkan gugatan tersebut tidak mengandung unsur pidana.

Bahkan, Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Pemberhentian Penyelidikan (SP3) Nomor B231/III/2020/Dittipidum, begitu pun dari Polda Sulsel dalam surat tertanggal 2 Maret 2020.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku penusukan istri dan anak serahkan diri ke Polres Malang
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:49 WIB
Seorang pelaku penusukan istri dan anak di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Ti...
Polres Sukabumi buru pembunuh pemuda di Palabuhanratu
Minggu, 03 Juli 2022 - 15:23 WIB
Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi memburu pelaku pembunuhan seorang pemuda berinisial S (2...
Polres Bengkulu tangkap pemasok minuman keras Karaoke Ayu Ting Ting
Sabtu, 02 Juli 2022 - 20:01 WIB
Kepolisian Resor Bengkulu menangkap seseorang yang diduga memasok minuman keras oplosan ke Karaoke A...
Polda Kepri gagalkan pengiriman 42 pekerja migran ilegal ke Malaysia
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:05 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan r...
Polres Anambas amankan 36 kilogram kokain terdampar di Pantai Tunjuk
Sabtu, 02 Juli 2022 - 17:59 WIB
Polres Anambas, Polda Kepulauan Riau, mengamankan 36 kilogram narkotika golongan satu jenis kokain y...
Polisi Palembang benarkan ada korban tewas saat gedung sekolah runtuh
Sabtu, 02 Juli 2022 - 15:11 WIB
Kepolisian di Palembang, Sumatera Selatan membenarkan ada satu korban tewas tertimpa gedung sekolah ...
Kejaksaan Rote Ndao tahan tiga tersangka korupsi pembangunan puskesmas
Sabtu, 02 Juli 2022 - 12:39 WIB
Penyidik tindak pidana korupsi Kejaksaan Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan penahanan...
Polisi periksa tiga saksi robohnya gedung sekolah di Palembang
Sabtu, 02 Juli 2022 - 11:39 WIB
Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang, Sumatera Selatan, memeriksa tiga orang s...
 Sidang perdana TSO dimulai, Razman minta DPRD Palas terima tim hukum TSO
Jumat, 01 Juli 2022 - 22:13 WIB
Bupati Padang Lawas (Palas) Nonaktif Ali Sutan Harahap yang disapa Tengku Sutan Oloan (TSO) menghadi...
Polda Banten ungkap sindikat peredaran narkoba internasional
Jumat, 01 Juli 2022 - 18:09 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba jaringan lintas prov...
InfodariAnda (IdA)