Pemprov Lampung siap geliatkan mocaf kurangi ketergantungan terigu
Elshinta
Rabu, 25 Mei 2022 - 21:47 WIB |
Pemprov Lampung siap geliatkan mocaf kurangi ketergantungan terigu
Ilustrasi- Petani singkong tengah menakar kadar air yang ada di dalam singkong. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap untuk menggeliatkan dan meningkatkan produksi mocaf atau tepung singkong di daerahnya guna mengurangi ketergantungan akan tepung terigu.

"Dampak sekunder atas adanya pemberhentian pengiriman gandum dari India, ataupun dari negara yang sedang konflik tentu mempengaruhi pasokan yang pasti akan berkurang. Ini jadi peluang kita untuk mengembangkan komoditas substitusi," ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, di Bandarlampung, Rabu.

Kusnardi mengatakan, pengembangan komoditas substitusi yang dapat dilakukan di provinsi tersebut yaitu mengembangkan dan menambah produksi mocaf.

"Lampung ini penghasil singkong yang cukup banyak, bahkan 95 persen diolah jadi tapioka. Ini saat yang tepat untuk mengelola potensi itu, agar ada keberagaman dan mengurangi ketergantungan akan tepung terigu," katanya.

Menurutnya, untuk mengimplementasikan hal itu Lampung siap untuk meningkatkan produksi mocaf yang tengah terus dikembangkan di daerahnya.

"Kita giatkan lagi produksi mocaf ini melalui pengembangan industri kecil menengah (IKM) ataupun kelompok wanita tani (KWT). Sebab kualitas dan rasa dari produk olahan mocaf bisa setara dengan olahan tepung terigu," tambahnya.

Selain itu, akan ditingkatkan pula produksi ubi kayu sebagai bahan utama dari pembuatan mocaf di Lampung.

"Produksi petani akan di tingkatkan, lalu petani melalui KWT bisa belajar mengolah ubi kayu jadi mocaf, dan IKM nanti yang mengolah jadi produk makanan seperti jajanan tradisional ataupun kue kering," kata Kusnardi.

Diketahui, Lampung sebagai salah satu daerah penghasil ubi kayu memiliki luasan lahan singkong mencapai 366.830 hektar. Lahan ubi kayu terbesar di Lampung itu berada di Lampung Tengah dengan luas mencapai 121.000 hektare, lalu diikuti dengan Lampung Utara 53.994 hektare, dan Lampung Timur seluas 49.000 hektare.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG sebut Sulawesi Tengah masuk musim pancaroba kemarau
Senin, 04 Juli 2022 - 19:06 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tel...
IDI: Vaksin bagian upaya perlindungan saat masih ada potensi COVID-19
Senin, 04 Juli 2022 - 18:18 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M Adib Khumaidi mengatakan selama terdapa...
Presiden Jokowi minta gaungkan kembali pelaksanan protokol kesehatan
Senin, 04 Juli 2022 - 17:15 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat setingkat m...
Airlangga sebut hanya Jokowi diterima Rusia-Ukraina dalam waktu dekat
Senin, 04 Juli 2022 - 17:08 WIB
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa hanya Presiden Joko W...
NTT masih aman dari kasus PMK
Senin, 04 Juli 2022 - 16:56 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa hingga saat ini NTT masih aman dari penyeba...
LPDP buka pendaftaran beasiswa tahap dua
Senin, 04 Juli 2022 - 16:27 WIB
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran beasiswa tahap dua yang dibuka mulai 4 ...
Menkes: Indonesia lebih baik dari negara lain hadapi gelombang BA4-BA5
Senin, 04 Juli 2022 - 15:22 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa Indonesia jauh lebih baik jika dibandingkan ...
Pemerintah perpanjang PPKM luar Jawa-Bali hingga 1 Agustus
Senin, 04 Juli 2022 - 12:53 WIB
Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali akan d...
Tim SAR berhasil temukan jenazah anak yang terseret banjir
Senin, 04 Juli 2022 - 12:41 WIB
Tim SAR berhasil menemukan Adrison Ngedo anak berusia 13 tahun asal Desa Netutnana, Amanuban Selatan...
Kawasan kota di Indonesia diprakirakan hujan ringan dan disertai petir
Senin, 04 Juli 2022 - 12:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kawasan ...
InfodariAnda (IdA)