Penanganan banjir rob Pantura Jateng diminta jadi prioritas
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 16:35 WIB |
Penanganan banjir rob Pantura Jateng diminta jadi prioritas
Foto udara kondisi banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022). ANTARA FOTO/Aji Styawan

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Hadi Santoso meminta penanganan banjir rob di wilayah Pantura Jateng menjadi prioritas pemerintah.

"Sudah tidak bisa ditunda lagi, sabuk pantai Semarang-Demak sudah mendesak, jangan terlalu lama berdiskusi tentang administrasi status tanah atau lainnya," katanya di Semarang, Jateng, Selasa.

Menurut dia, banjir rob air pasang laut yang melimpas ke daratan Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi alarm bahaya bagi Jateng, terutama wilayah pantura.

"Ini sudah membahayakan masyarakat lokal dan ekonomi nasional karena mengganggu sarana prasarana vital," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Hadi mengungkapkan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak yang juga akan menjadi sabuk pantai terhambat status tanah musnah dalam menentukan besaran tali asih yang akan diberikan pemerintah.

Sebagian besar status tanah pada proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 ruas Kaligawe-Sayung itu, lanjut dia, bersertifikat, tapi kondisinya sudah tidak terlihat karena tergenang rob, sehingga secara regulasi itu harus dimusnahkan dan menjadi tanah negara.

"Proses itu kemarin lama butuh perpres, sekarang perpres katanya sudah keluar, tapi kita belum dapat," katanya.

Ia optimistis jika Jalan Tol Semarang-Demak yang juga akan menjadi sabuk pantai ini selesai, maka akan efektif mengatasi permasalahan banjir rob, tapi nanti harus diikuti dengan perbaikan kondisi tanah agar tidak terus mengalami penurunan permukaan.

"Perbaikan kondisi tanah bisa dilakukan dengan cara pengendalian pengambilan air dalam tanah dan memasukkan air ke dalam tanah melalui biopori, sumur resapan," ujarnya.

Banjir rob atau air pasang yang melimpas ke daratan dengan ketinggian dua meter lebih melanda kawasan pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022), khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Ribuan pekerja dari sejumlah pabrik yang berada di kawasan industri Pelabuhan Tanjung Emas menyelamatkan diri dari peristiwa tersebut.

Selain sepeda motor dan mobil, ribuan unit mesin jahit serta mesin produksi pada sejumlah pabrik juga terendam banjir rob.

Puluhan kontainer atau peti kemas yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas juga tampak terendam banjir rob yang terjadi bersamaan dengan gelombang tinggi, serta diperparah dengan jebolnya tanggul laut di kawasan pelabuhan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Retno Widyaningsih menyebut banjir rob dan gelombang tinggi yang terjadi akibat siklus akhir bulan setelah purnama dan Bumi dengan Bulan dalam posisi terdekat.

Fenomena alam ini juga melanda kawasan pesisir di Kabupaten Rembang, Pati, Demak, Pekalongan hingga Tegal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erick Thohir sebut penyaluran KUR harus diiringi pembinaan kualitas
Minggu, 03 Juli 2022 - 18:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut penyaluran pinjaman permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari ba...
Harga bawang dan cabai masih tinggi karena panen petani minim
Minggu, 03 Juli 2022 - 18:13 WIB
Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Cianjur, Jawa Barat, mencatat harga bawang merah d...
Dinas sebar petugas pastikan kesehatan hewan kurban
Minggu, 03 Juli 2022 - 17:33 WIB
Dinas Perikanan Peternakan dan Kelautan (Disnakanlut) Cianjur, Jawa Barat melibatkan seluruh petugas...
Kementerian Investasi siap gelar pertemuan kedua TIIWG G20 Surakarta
Minggu, 03 Juli 2022 - 17:09 WIB
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan Kementerian Perdagangan...
Sulbar akan optimalkan kredit perbankan bantu pelaku usaha lokal
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:45 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan mengoptimalkan kredit perbankan untuk membantu para pelaku u...
Kuota pertalite untuk Jayawijaya dikurangi
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:19 WIB
Kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite untuk dua Agen Penyalur Premium dan Minyak Solar (APM...
Puluhan rumah warga di Meulaboh Aceh Barat terendam banjir rob
Minggu, 03 Juli 2022 - 15:37 WIB
Puluhan rumah warga di Desa Pasir dan Desa Ujong Kalak, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat sejak Ahad pa...
Kapolda Papua Barat Irjen Daniel Silitonga disambut prosesi adat
Minggu, 03 Juli 2022 - 14:43 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat yang baru Inspektur Jenderal Polisi Daniel Tahi Monang Silitong...
Pemkab siapkan tim dampingi penilai dari UNESCO ke Geopark Merangin
Minggu, 03 Juli 2022 - 11:07 WIB
Pemerintah Kabupaten Merangin Provinsi Jambi menyiapkan tim khusus untuk mendampingi tim asesor dari...
Disnaker Makassar buka seleksi magang ke Jepang
Minggu, 03 Juli 2022 - 10:25 WIB
Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuka pendaftaran Program Magang Luar Negeri y...
InfodariAnda (IdA)