Korlantas: Implementasi ETLE mobile sesuai karakteristik daerah
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:47 WIB |
Korlantas: Implementasi ETLE mobile sesuai karakteristik daerah
Ilustrasi. Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (30/11/2018). Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sejak resmi menerapkan electronic traffic law enforcement atau E-TLE sebagai sarana penegakan hukum lalu lintas per 1 November 2018, telah menjaring 3.624 pelanggar lalu lintas. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Elshinta.com - Kasubdit Penindakan Pelanggaran (Dakgar) Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Korlantas Polri Kombes Polri Made Agus mengatakan implementasi sistem electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile akan berbeda di setiap wilayah, karena disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing.

“Masing-masing daerah punya karakteristik masing-masing,” kata Made saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan ada tiga jenis ETLE yang diterapkan Polri, yakni ETLE statis yang permanen di tempatkan di persimpangan atau titik-titik blackspot (rawan kecelakaan) atau rawan pelanggaran, kemudian ETLE portabel yang bisa dipakai dalam situasi tertentu untuk kepentingan tertentu.

Jenis yang ketiga, yakni ETLE mobile, yang dalam penggunaannya bisa bergerak ke mana saja, berpindah ke mana saja selama menggunakan ponsel.

“Yang sudah mempunyai ETLE mobil yang berada di perangkat kendaraan roda empat mobil patroli itu di Sumatera Selatan, dan di Jawa Timur masih dilakukan riset,” katanya.

Adapun penerapan ETLE mobile menggunakan kamera ponsel ada di Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan Kota Samarinda di Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk Polda Metro Jaya bisa ditanyakan ke Ditlantas Polda Metro Jaya. Karena masing-masing daerah punya karakteristik masing-masing,” katanya.

Menurut dia, dalam penerapan ETLE mobile ini, Korlantas hanya sebagai kebijakan strategis, memberikan asistensi.

“Munculnya ETLE mobile menggunakan telepon genggam (ponsel) itu merupakan hasil riset dari wilayah-wilayah yang sudah memenuhi standar dan izin dari Korlantas Polri sehingga bisa diterapkan terhadap daerah yang memang belum terjangkau ETLE statis,” katanya.

Inovasi ETLE mobile yang dijalankan di setiap daerah akan diaudit dan di asesmen oleh Korlantas Polri sebagai pengendali mutu. Setiap inovasi tersebut harus menggunakan satu rumah aplikasi, yakni ETLE nasional.

“Sehingga mekanismenya sama, standarnya sama, prosedurnya sama dan luarannya juga sama. Jadi intinya adalah ETLE itu bisa digunakan di perangkat mobile atau handphone,” kata Made.

ETLE mobile diterapkan untuk menindak pelanggaran yang bersifat tematik seperti tidak pakai helm, melawan arus, parkir tidak pada tempatnya, dan digunakan secara mobile untuk tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh ETLE statis.

Gambar pelanggaran yang diambil dari ETLE mobile yang menggunakan ponsel diambil secara profesional oleh anggota Lantas yang memiliki kualifikasi. Tidak bisa menggunakan foto yang diambil oleh masyarakat. Karena gambar yang diambil oleh petugas nantinya bisa dijadikan sebagai bukti untuk dipakai di pengadilan.

“Tidak sembarangan anggota Polantas yang bisa memfoto. Jadi anggota itu sudah dididik, dikuatkan kapasitas SDM nya, kalau masyarakat juga enggak boleh. Kan keabsahannya itu dari mana dapatnya. Karena ini akan harus dibuktikan di pengadilan, sebagai bukti elektronik,” jelasnya.

Petugas yang menggunakan perangkat ETLE mobile memiliki kualifikasi sebagai penyidik dan penyidik pembantu.

“Jadi dia (petugas) punya otoritas khusus sesuai dengan sprint (surat perintah) dari Kasatlantasnya untuk melakukan pengambilan gambar menggunakan perangkat elektronik yang memang di dalamnya sudah jelas lokasinya. Kemudian, jam peristiwa pelanggarannya jam berapa, kemudian ada langitude latitudenya (garis lintang-garis bujur) itu jelas semuanya,” kata Made.

Nantinya, kata dia, gambar pelanggaran yang telah diambil petugas dikirim ke back office (admin) atau Command Center yang ada di tingkat polres maupun polda, langsung diproses untuk kemudian diterbitkan surat tilang.

"Jadi nanti tidak ada petugas yang meng-capture itu, mengirim (surat tilang) sendiri. Itu melalui mekanisme kontrol dari back office (admin) atau command center, sehingga tidak ada penyimpangan daripada anggota yang ada di lapangan,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Surat dari anggota DPRD Bandung isi \'titipkan\' siswa ke Disdik beredar
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:53 WIB
Surat berasal dari DPRD Kota Bandung yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat bere...
Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin segera disidang terkait kasus suap
Jumat, 24 Juni 2022 - 23:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan empat tersangka kasus dugaan suap pe...
Kuasa hukum sebut Mardani Maming terima surat penetapan tersangka KPK
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:05 WIB
Ahmad Irawan selaku kuasa hukum Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mardani H. Mami...
Jepang beri penghargaan Ditjen Imigrasi terkait kasus bansos COVID-19
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:53 WIB
Lembaga Kepolisian Nasional Jepang memberikan penghargaan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigra...
KPK eksekusi terpidana korupsi pengadaan mesin PG Djatiroto ke lapas
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:27 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Arif Hendrawan, selaku Direktur PT Wahyu Daya Mandir...
Hakim vonis direktur pelaksana proyek dermaga Gili Air 1 tahun
Jumat, 24 Juni 2022 - 19:03 WIB
Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada direktur perusahaan pelaksana proyek pembangunan dermaga di k...
Polda Bali musnahkan 39 kilogram narkoba
Jumat, 24 Juni 2022 - 18:18 WIB
Kepolisian Daerah Bali memusnahkan 39 kilogram narkoba terdiri atas ganja, sabu-sabu, kokain, psiko...
Polisi tangkap perampok bersenjata api di Jaktim
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:56 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua perampok bersenjata ap...
Penyidik telusuri peran lain kasus pungli di Bendungan Meninting
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:06 WIB
Penyidik Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menelusuri peran orang lain dalam kasus...
KPK duga Rachmat Yasin kondisikan laporan keuangan Pemkab Bogor
Jumat, 24 Juni 2022 - 16:12 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin ikut terlibat dalam pen...
InfodariAnda (IdA)