Sri Mulyani: RI bertanggung jawab tangkap perubahan risiko global
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:01 WIB |
Sri Mulyani: RI bertanggung jawab tangkap perubahan risiko global
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keterangan pers APBN KITA di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (23/5/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki tanggung jawab sebagai Presidensi G20 untuk menangkap perubahan risiko global agar bisa didiskusikan dan tertangani dalam berbagai forum G20.

"Lingkungan global berubah sangat-sangat besar. Pergeseran risikonya itu sekarang semakin membahayakan ekonomi di dunia," ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Mei 2022 di Jakarta, Senin.

Maka dari itu, ia berpendapat agenda pertemuan G20 pada Juli 2022 mendatang pasti akan eskalatif dalam membahas mengenai apa yang terjadi saat ini, terutama karena lonjakan risiko global.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini melihat terdapat tiga potensi krisis yang dihadapi dunia saat ini, yakni terkait pangan, energi, dan keuangan, sehingga membentuk Global Crisis Response Group (GCRG) dengan anggota yang termasuk Indonesia di dalamnya.

Dari potensi tersebut, Sri Mulyani mengatakan PBB berharap negara-negara G20 bisa bersinergi untuk mengantisipasi kemungkinan krisis yang ada.

"Indonesia melaksanakan tanggung jawab sebagai Presidensi G20 untuk juga menjaga agar risiko ekonomi global yang eskalatif ini bisa diturunkan. Itu akan dilakukan dalam forum global," jelasnya.

Di saat yang bersamaan, ia menegaskan Indonesia akan terus menjaga kesehatan ekonomi domestik, yaitu pemulihan daya beli masyarakat dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Oleh karena itu, Indonesia memiliki peran yang luar biasa penting baik di dalam negeri maupun di kancah global, sehingga diharapkan sinergi dan kerja sama pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus berjalan.

"Baik itu dalam pembuatan kebijakan seperti dengan legislatif, dengan dunia usaha, masyarakat secara umum, maupun para akademisi yang selama ini telah memberikan banyak pemikiran mengenai kebijakan yang harus kami lakukan," tutur Sri Mulyani.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Muhaimin Iskandar siap dicalonkan sebagai Presiden 2024
Jumat, 01 Juli 2022 - 23:57 WIB
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar siap dicalonkan sebagai Presiden 2024. PKB akan meyakinkan kepada p...
Suksesi BIAN, Pemkab Cirebon gandeng semua unsur
Jumat, 01 Juli 2022 - 22:56 WIB
Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan, menargetkan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak N...
Kota Cirebon juara I pameran investasi di Blitar
Jumat, 01 Juli 2022 - 22:48 WIB
Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, Jawa Barat meraih juara pertama dalam agenda pameran investa...
Pemkab Kudus dapat 500 dosis vaksin untuk tangkal sebaran PMK
Jumat, 01 Juli 2022 - 22:26 WIB
Antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak di Kabupaten Kudus Jawa Te...
Jelang HUT Bhayangkara ke 76, Kapolda Sumut pimpin upacara ziarah di makam pahlawan
Jumat, 01 Juli 2022 - 21:46 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra S memimpin upacara ziarah rombongan dalam rangka HUT Bhay...
Gubernur Jatim terima penganugerahan pin emas dan penghargaan dari Kapolri
Jumat, 01 Juli 2022 - 21:13 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendapat penganugerahan pin emas dan piagam penghargaa...
Penindakan pelaku illegal mining di Pidie diwarnai aksi penghadangan 
Jumat, 01 Juli 2022 - 21:05 WIB
Situasi pasca penghadangan yang dilakukan warga saat penindakan terhadap pelaku illegal mining di Ja...
Wabup Subang: Momentum Harganas ke-29 untuk turunkan stunting
Jumat, 01 Juli 2022 - 20:44 WIB
Sebanyak 23 penghargaan diberikan kepada perorangan dan kelompok yang telah memberikan kinerja terba...
Pertamina imbau masyarakat tak panik dengan sistem pembelian Pertalite
Jumat, 01 Juli 2022 - 20:16 WIB
PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat tidak panik dengan sistem pembelian bahan bakar Pertalit...
Pulau Jawa punya potensi lahan kering untuk biomassa 916 ribu hektare
Jumat, 01 Juli 2022 - 19:33 WIB
Direktur Pusat Penelitian Bioenergi dan Surfaktan IPB Meika Syahbana Rusli mengatakan Pulau Jawa mem...
InfodariAnda (IdA)